Kenapa Katarak Pada Bayi Bisa Terjadi?

Halo sahabat KMU, mungkin beberapa dari kalian beranggapan bahwa Katarak akan terjadi saat lansia, namun faktanya Katarak pada bayi juga bisa terjadi karena faktor tertentu. Mungkin beberapa dari kalian pasti bingung kenapa bayi baru lahir bisa divonis mengidap atau mengalami penyakit Katarak. Katarak sendiri terbagi menjadi beberapa jenis dan untuk Katarak yang terjadi pada bayi atau anak – anak disebut dengan Katarak Kongenital. 

Katarak sendiri merupakan penyakit tergolong kedalam penyakit darurat mata karena bisa menyebabkan kebutaan. Di Indonesia Katarak merupakan penyebab kebutaan yang paling utama. Apabila terjadi Katarak pada bayi maka sangat berpotensi bayi tersebut akan mengalami kebutaan jika tidak segera di tangani. 

Maka pada kesempatan saat ini akan mengulas terkait penyakit Katarak pada bayi (Katarak Kongenital) yang akan di bantu oleh salah satu dokter spesialis mata bernama dr. Danti Ayu Irawati, SpM. Bagi sahabat KMU yang ingin tahu informasinya secara lengkap, simak penjelasan berikut ini !

Baca Juga:
Terima Kasih Telah Memilih Operasi Katarak Berbayar di KMU

1 Operasi Katarak Berbayar Sama Dengan Memberi 1 Operasi Katarak Gratis

Apakah Operasi Katarak Ditanggung BPJS Kesehatan?

Katarak pada bayi

Mengapa Katarak Pada Bayi Bisa Terjadi?

Sebelum menuju ke pembahasan penyakit Katarak pada bayi, sahabat KMU atau pasien mata KMU perlu tahu mengenai Katarak itu sendiri. Secara umum penyakit Katarak dapat diartikan sebagai kelainan yang terjadi pada lensa mata manusia. 

Menurut dokter dr. Danti Ayu Irawati, SpM, Katarak akan membuat lensa mata menjadi keruh karena terbentuknya protein yang mengubah strukturnya. Kekeruhan pada lensa mata akibat Katarak ini terjadi karena beberapa faktor, misalnya karena faktor usia yang sudah lanjut (Lansia), faktor penyakit penyakit penyerta, faktor trauma mata. 

Seperti yang dijelaskan dokter mata Danti Ayu, Katarak Kongenital adalah Katarak pada bayi yang terjadinya masalah pada saat kehamilan. Menurutnya, Katarak kongenital terjadi karena pada saat hamil/mengandung, ibu hamil mengalami infeksi seperti Toksoplasma (TORCH) , Rubella, dll. Hal ini, membuat perkembangan bayi terganggu, sehingga janin mengalami kekeruhan pada lensa dan menderita Katarak saat dilahirkan.

Karena itu, penting bagi Sahabat KMU untuk terus menjaga kesehatan diri khususnya bagi ibu hamil. Karena gizi dan kondisi tubuh saat hamil sangat berpengaruh pada perkembangan janin, bagi ibu hamil harus memastikan nutrisi yang masuk harus cukup supaya tidak terjadi kelainan pada janin seperti terjadinya Katarak sejak dilahirkan. 

Baca juga : 
Operasi Katarak Gratis
Lasik

Katarak pada bayi

Jenis-Jenis Katarak yang perlu diketahui

Ada berbagai jenis Katarak yang bisa terjadi pada mata manusia serta penyakit Katarak pada bayi memiliki jenis yang berbeda dari jenis Katarak yang terjadi pada orang lansia. Berikut ini beberapa jenis Katarak yang perlu sahabat KMU ketahui, antara lain : 

  • Katarak Kongenital : Katarak yang hadir saat lahir atau berkembang selama masa bayi, faktor penyebabnya adalah genetik, infeksi selama kehamilan, atau kondisi metabolik
  • Katarak Senilis : Katarak yang terjadi sebagai bagian dari proses penuaan alami, Katarak ini terjadi karena faktor serta penurunan fungsi organ mata
  • Katarak juvenil : Jenis Katarak yang terjadi pada anak-anak atau remaja, Katarak ini terjadi karena faktor mutasi genetik, trauma mata, Kondisi metabolik seperti galaktosemia
  • Katarak Komplikata : Katarak yang berkembang sebagai komplikasi dari kondisi medis lain, trauma, atau penyakit mata yang mendasarinya. 

Apabila sahabat KMU atau orang terdekat mengalami salah satu dari jenis Katarak tersebut maka disarankan untuk segera mengambil tindakan minimal konsultasi dokter mata atau periksa di fasilitas kesehatan terdekat. 

Katarak pada bayi

Lakukan Periksa Mata 

Bagi sahabat KMU atau pasien mata mengalami Katarak maka sebaiknya segera lakukan periksa mata, serta perlu diingat bahwa tidak ada pengobatan yang efektif untuk menyembuhkan Katarak selain operasi Katarak. Untuk Katarak pada bayi disarankan konsultasi dokter mata terlebih dahulu sebelum mengambil tindakan. 

Teruntuk pasien mata klinik KMU yang mengalami masalah mata, seperti mata minus, mata silinder, Glaukoma dan lain sebagainya, maka langkah awal yang harus dilakukan adalah dengan mengambil layanan periksa mata KMU atau tes mata KMU untuk dilakukan diagnosa terlebih dahulu. 

Jadi, bagi kalian yang mengalami masalah pada kesehatan mata ayo untuk segera periksakan kondisi mata kamu di klinik mata KMU terdekat di kota kamu !

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Sumber : dr. Danti Ayu Irawati, SpM

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *