Anatomi Iris Mata: Kenali Cara Kerja Serta 3 Fungsinya

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

19 December 2024

Bagikan

Anatomi Iris Mata

Iris mata atau yang sering disebut sebagai selaput pelangi adalah bagian mata yang memainkan peran penting dalam penglihatan kita sehari-hari. Bagian ini tak hanya memberi warna pada mata, tetapi juga mengontrol jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata, sehingga kita bisa melihat dengan jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan. Bayangkan bagian pada mata yang satu ini seperti pintu otomatis yang selalu sigap menyesuaikan diri, memastikan cahaya yang masuk tidak terlalu banyak atau terlalu sedikit. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang fungsi Iris dan bagaimana cara kerjanya untuk menjaga penglihatan kita tetap optimal.

Apa Itu Iris ?

Pengertian iris mata

Iris mata adalah bagian penting dari mata yang terletak di depan lensa dan di belakang kornea. Secara ilmiah, iris merupakan struktur melingkar, tipis, dan berwarna yang berfungsi untuk mengatur jumlah cahaya yang masuk ke dalam mata dengan cara mengontrol ukuran pupil.

Iris juga bertanggung jawab atas warna mata, yang dipengaruhi oleh jumlah melanin, pigmen alami yang menentukan warna kulit dan rambut. Semakin banyak melanin pada iris, semakin gelap warna mata, sementara sedikit melanin menghasilkan warna yang lebih terang.

Iris mata normal berfungsi dengan baik untuk menjaga kualitas penglihatan. Ketika cahaya sangat terang, iris akan menyempit untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk. Sebaliknya, dalam kondisi cahaya redup, iris melebar untuk memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke mata. Mekanisme ini membantu mata beradaptasi dengan perubahan kondisi pencahayaan, memastikan penglihatan tetap optimal.

Baca juga: Vitamin Mata

Apa Fungsinya Iris?

Fungsi iris mata secara singkat

Fungsi Iris mata sendiri yaitu untuk mengatur seberapa banyak cahaya yang diteruskan ke mata. Cara kerjanya yaitu dengan mengubah apertura pupil, jadi fungsinya adalah untuk mengatur seberapa besar pupil terbuka.

Pada rangsangan cahaya terang, serat saraf parasimpatis merangsang otot polos sirkular untuk berkontraksi dan menyempitkan ukuran pupil (konstriksi). Pada cahaya redup, serat saraf simpatis merangsang otot polos radial untuk berkontraksi dan memperbesar ukuran pupil (dilatasi).

Bagian selaput pelangi atau iris mata ini juga dapat mempengaruhi warna pada mata. Selain itu umumnya pada saat ini, bagian ini bisa menjadi identitas pengenal manusia dengan akurasi tingkat tinggi, karena warna pada bagian mata bisa berbeda pada tiap orang. Bagian mata yang satu ini bersifat unik karena tekstur dan warnanya bisa berbeda, bahkan antara mata kanan dan kiri pun juga bisa berbeda.

Bagian mata yang satu ini bisa berwarna karena jumlah pigmen melanin yang diproduksi tubuh dan gen tertentu. Melanin merupakan zat warna alami yang juga menentukan warna kulit serta rambut. Semakin banyak melanin yang terdapat pada iris, semakin gelap warnanya. Warna mata biasanya sama pada kedua mata, seperti coklat tua, hitam, biru, coklat muda, atau abu-abu.

Jadi, secara singkat, ada 3 fungsi antara lain :

  1. Mengatur besar kecilnya pupil.
  2. Berfungsi untuk memberikan warna pada mata.
  3. Sebagai identitas pengenal manusia.

Baca juga: Operasi Katarak

Terkait fungsi ketiga ini, identifikasi iris (iris recognition) terkadang disalahartikan sebagai identifikasi Retina. Padahal keduanya berbeda. Identifikasi pada selaput pelangi adalah metode identifikasi biometrik yang menggunakan pengenalan pola matematis data video dari selaput pelangi mata seseorang. Bagian ini memiliki pola yang kompleks dan unik pada setiap orang, yang dapat dilihat dari jarak tertentu.

Sedangkan identifikasi Retina menggunakan pengenalan pola pembuluh darah retina yang unik pada setiap orang. Namun, perlu hati-hati dalam menggunakan identifikasi Retina ini. Sebab akurasinya bisa berkurang pada beberapa penyakit atau gangguan mata seperti Katarak dan Astigmatisme berat.

Dibandingkan metode biometrik yang lain, identifikasi pada selaput pelangi ini dinilai lebih ideal karena bagian tersebut adalah organ internal yang terproteksi oleh Kornea. Bandingkan dengan identifikasi sidik jari yang sulit dicocokkan jika kulit mengalami kerusakan. Umumnya, kondisinya akan stabil dan datar. Konfigurasi geometriknya dikontrol oleh otot sfingter pupil dan dilator pupil.

Identifikasi pada bagain selaput pelangi juga lebih stabil daripada identifikasi biometrik lain seperti pengenalan wajah yang mudah berubah karena banyak otot yang mempengaruhi perubahannya.

Bila mana anda mengalami gangguang pada mata segera lakukan konsultasi dokter mata

Baca juga: Mata Bengkak

Anatomi

Anatomi Mata

Selaput pelangi adalah bagian yang mengelilingi pupil di tengah mata Anda. Bayangkan bola mata Anda seperti lapisan bawang yang saling bertumpuk. Nah, iris adalah salah satu lapisan luar tersebut, terletak di bawah Kornea dan di atas lensa mata. Dalam anatomi iris mata, ada tiga lapisan utama yang perlu kita kenali. Berikut penjelasannya:

Lamina Anterior

Lamina anterior adalah struktur yang melipat serta membentuk rigi dan kripta. Terdiri dari fibroblas, melanosis, dan kolagen.

Stroma Iris

Stroma iris adalah lapisan bagian tengah yang mengandung fibroblas, melanosis, dan kolagen. Permukaannya tertutupi oleh lapisan sel-sel jaringan ikat yang tergabung dengan badan siliar.

Lamina Posterior

Lamina Posterior mengandung epitel pigmen serta otot dilator. Permukaan posterior ini tampak halus dan uniform.

Baca juga:
Cara Menyembuhkan Mata Minus
Lasik
Operasi Katarak Gratis 2025

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Penyakit Atau Kelainan Pada iris Mata

Penyakit Atau Kelainan Pada iris Mata

Ketika mendengar tentang kelainan pada iris mata, mungkin banyak dari kita yang tidak terlalu familiar dengan istilah-istilah tersebut. Padahal, kelainan iris mata ini bisa terjadi pada siapa saja, termasuk kita atau orang terdekat.

Ada beberapa jenis penyakit iris mata yang perlu kita waspadai, meskipun mungkin belum banyak dikenal.Berikut adalah tiga jenis kelainan yang paling umum terjadi:

1. Iritis

Penyakit ini merupakan peradangan pada selaput pelangi yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cedera pada mata, infeksi, atau penyakit bawaan. Iritis sering terjadi akibat benturan benda tumpul, luka bakar dari zat kimia, atau infeksi virus seperti sifilis yang mempengaruhi iris.

2. Sindrom Horner

Kondisi ini biasanya terjadi sebagai efek samping dari masalah kesehatan serius seperti stroke, cedera tulang belakang, atau tumor. Meskipun sindrom Horner tidak secara langsung menyerang selaput pelangi mata, salah satu dampaknya adalah perubahan warna pada bagian selaput pelangi yang memudar dan bahkan dapat menyebabkan kebutaan.

3. Uveitis

Penyakit ini terjadi karena inflamasi yang menyebabkan pembengkakan pada mata, termasuk selaput pelangi. Uveitis bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti penyakit autoimun, efek samping setelah operasi mata, atau infeksi.

Memahami lebih dalam tentang kelainan pada iris mata bisa membantu kita untuk lebih waspada dan cepat mengambil tindakan jika ada tanda-tanda masalah pada mata kita.

Cara Kerja Iris

Cara Kerja Iris

Pergerakan pada bagian ini menyebabkan perubahan ukuran pupil. Selama midriasis (pelebaran pupil), iris tampak memiliki banyak tonjolan dan lipatan. Sedangkan pada saat pupil menyempit (pupil constriction), permukaan anterior iris relatif datar.

Apa hubungannya dengan bagian mata yang lain? Singkatnya, cahaya akan  melewati Kornea. Kornea  mengatur masuknya cahaya ke mata. Kemudian cahaya akan melewati pupil. Namun sebelumnya, iris  bertugas mengontrol jumlah cahaya yang masuk ke pupil.

Cahaya yang masuk ke pupil kemudian melewati bagian lensa mata. Lensa akan bekerja sama dengan Kornea untuk memfokuskan cahaya ke Retina mata. Pada mata normal, cahaya akan jatuh tepat pada Retina. Pada mata yang mengalami mata minus (miopia), cahaya jatuh di depan Retina. Sedangkan pada mata hipermetropi, cahaya jatuh di belakang rekonsultina.

Ketika cahaya mengenai Retina, sel-sel reseptor akan mengubah cahaya tersebut menjadi sinyal yang kemudian dikirim ke otak melalui saraf-saraf optik. Otak pun mengubah sinyal tersebut menjadi gambar yang kita lihat.

Jika kalian mulai merasakan gangguan terhadap penglihatan, sebaiknya segeralah lakukan pemeriksaan ke klinik mata atau dokter mata terdekat. Kalian bisa memeriksakan mata di RS & Klinik Mata KMU. Disana kalian akan ditangani oleh dokter mata profesional guna mendapatkan diagnosis serta penanganan yang tepat. Tidak hanya itu, di RS & Klinik Mata KMU kalian juga bisa melakukan tes mata KMU maupun periksa mata KMU dengan cepat dan mudah.

Ingat untuk selalu menjaga kesehatan mata kita dengan baik ya Sahabat KMU!

Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata lainnya di bawah ini :

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218