Gangguan penglihatan tidak hanya mata buram, gangguan lapang pandang juga merupakan masalah serius pada mata. Ada banyak kondisi di mana luas jangkauan pandangan Anda menyempit tanpa disadari. Untuk mengetahui keadaan lapang pandang Anda normal atau tidaknya ini perlu dilakukan pemeriksaan perimetri.
Pemeriksaan perimetri ini penting untuk dilakukan secara rutin oleh dokter mata, khususnya pada orang-orang yang telah mengalami gangguan lapang pandang. Tujuan dilakukan pemeriksaan perimetri ini untuk deteksi dini gejala gangguan Glaukoma pada mata.
Yuk, kenali lebih dalam mengenai apa itu pemeriksaan perimetri, fungsinya bagi kesehatan mata, hingga perannya dalam mencegah kebutaan permanen yang diakibatkan oleh Glaukoma atau dikenal dengan “Si Pencuri Penglihatan”. Mari silahkan simak informasi selengkapnya pada penjelasan berikut ini!
Daftar Isi
Apa Itu Pemeriksaan Perimetri?

Pemeriksaan perimetri (atau sering disebut juga dengan tes lapang pandang) adalah sebuah metode pemeriksaan medis non-invasif yang digunakan untuk mengukur dan mengevaluasi luas serta sensitivitas bidang pandang seseorang. Lapang pandang sendiri merupakan seluruh area yang dapat dilihat oleh mata Anda dalam satu waktu (termasuk penglihatan sentral dan penglihatan perifer/samping) saat mata berfokus pada satu titik diam di tengah.
Prosedur tes perimetri ini dilakukan menggunakan bantuan mesin digital khusus yang berbentuk seperti mangkuk besar yang melengkung. Selama tes berlangsung, pasien akan diminta untuk menatap satu titik fokus di bagian tengah mesin, lalu menekan sebuah tombol genggam setiap kali mendeteksi adanya kilatan atau titik cahaya kecil yang muncul di area perifer (samping, atas, atau bawah). Hasil dari tes ini berupa peta digital yang menggambarkan jangkauan penglihatan Anda secara akurat.
Baca juga:
– Katarak
– Adakah Obat Katarak Selain Operasi? Ini Penjelasan Medisnya
– Penting! Ketahui 4 Gangguan Mata Karena Kolesterol Tinggi
Fungsi Pemeriksaan Perimetri untuk Kesehatan Mata
Tes lapang pandang memiliki fungsi diagnostik yang sangat luas dalam dunia ophtalmologi. Alat ini tidak hanya sekedar mengukur seberapa luas jarak pandang Anda, tetapi juga berfungsi untuk:
- Mendeteksi Adanya Blind Spot (Titik Buta)
Mengidentifikasi area mana saja pada jangkauan penglihatan pasien yang sudah kehilangan sensitivitas terhadap cahaya. - Memetakan Kerusakan Saraf Mata
Hasil peta lapang pandang dapat memberikan petunjuk visual bagi dokter mata mengenai bagian saraf optik mana yang mengalami kerusakan atau tekanan. - Mendeteksi Gangguan Neurologis
Karena jalur saraf mata terhubung langsung ke otak, tes ini juga efektif membantu mendeteksi masalah kesehatan sistem saraf pusat, seperti adanya tumor otak, dampak stroke, atau cedera kepala yang menekan saraf penglihatan. - Evaluasi Keberhasilan Terapi
Digunakan sebagai data pembanding berkala untuk melihat apakah pengobatan yang diberikan berhasil menahan laju penyempitan pandangan pasien atau tidak.
Baca juga:
– LASIK
– Katarak
– Penting! Ketahui 4 Gangguan Mata Karena Kolesterol Tinggi
Pemeriksaan Perimetri untuk Deteksi Dini Gangguan Glaukoma

Salah satu urgensi terbesar dari dilakukannya pemeriksaan perimetri adalah untuk mendeteksi dini penyakit Glaukoma.
Penyakit mata Glaukoma sendiri adalah kondisi medis serius di mana terjadi kerusakan pada saraf optik, yang biasanya dipicu oleh peningkatan tekanan intraokular (tekanan di dalam bola mata).
Glaukoma sering dijuluki sebagai “Si Pencuri Penglihatan” (The Sneak Thief of Sight). Hal ini dikarenakan pada stadium awal, Glaukoma sama sekali tidak menimbulkan rasa nyeri dan tidak mengurangi ketajaman penglihatan sentral (pasien tetap bisa membaca dengan jelas). Namun secara perlahan, penyakit ini merusak saraf tepi dan mempersempit lapang pandang dari arah luar ke dalam.
Jika tidak terdeteksi sejak dini lewat tes perimetri, pasien baru akan menyadari masalah ini ketika lapang pandangnya sudah menyempit drastis seperti melihat dari dalam terowongan (tunnel vision). Melalui skrining perimetri, dokter mata dapat mendeteksi kerusakan akibat Glaukoma jauh sebelum pasien merasakan gejalanya, sehingga tindakan pencegahan kebutaan permanen dapat segera dilakukan.
Baca juga:
– Operasi katarak gratis 2026
– Biaya pemeriksaan mata 2026
– Biaya Operasi katarak 2026
Pemeriksaan Perimetri di RS Mata KMU Lamongan

Bagi masyarakat Lamongan dan sekitarnya yang ingin memastikan kondisi lapang pandang atau memiliki faktor risiko Glaukoma seperti faktor usia, riwayat keluarga, atau menderita diabetes, Anda bisa melakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan perimetri di RS Mata KMU Lamongan.
Sebagai pusat layanan kesehatan mata terpadu, RS Mata KMU Lamongan telah dilengkapi dengan teknologi fasilitas diagnostik perimetri terkini yang memiliki tingkat akurasi tinggi. Didukung oleh tim dokter spesialis mata yang berpengalaman serta staf medis yang kompeten, proses pemeriksaan akan berjalan secara nyaman dan aman.
Jangan abai terhadap perubahan sekecil apa pun pada jangkauan pandangan Anda. Melakukan deteksi dini melalui konsultasi dan pemeriksaan rutin di klinik mata atau RS Mata KMU Lamongan adalah investasi terbaik untuk mempertahankan fungsi penglihatan yang utuh hingga masa tua nanti!
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini!











