Strabismus atau Mata Juling perlu mendapatkan penanganan yang tepat. Selain mengganggu estetika, membiarkan Mata Juling dikhawatirkan dapat menghambat kemampuan untuk menilai jarak dengan akurat, yang dapat mempengaruhi aktivitas seperti mengemudi atau bermain olahraga. Belum lagi dikhawatirkan terjadi komplikasi seperti seperti penglihatan ganda atau gangguan visual lainnya. Lantas, terapi seperti apa yang paling pas untuk Mata Juling? Apakah Mata Juling dipijat cukup efektif untuk mneyembuhkan?
Daftar Isi
Klasifikasi, Risiko, dan Gejala Mata Juling
Mata Juling, sebagian orang menyebutnya juga sebagai Mata Teleng, adalah kondisi di mana kedua mata tidak melihat ke arah yang sama pada waktu yang sama. Kondisi Ini biasanya terjadi pada individu yang memiliki kontrol otot mata yang buruk atau juga mengidap rabun jauh yang sangat parah.
Mata Juling biasanya berkembang pada bayi dan anak-anak kecil, paling sering sebelum usia 3 tahun. Kendati begitu, anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa juga dapat mengidap Mata Juling.
Berdasarkan arah putaran mata, Mata Juling terbagi ke dalam empat kategori sebagai berikut.
- Esotropia: mata berputar ke dalam.
- Eksotropia: mata berputar ke luar.
- Hiperotropia: mata berputar ke atas.
- Hipotropia: mata berputar ke bawah.
Mata Juling ini dapat disebabkan oleh masalah pada otot mata, saraf yang mentransmisikan informasi ke otot, atau pusat kontrol di otak yang mengarahkan gerakan mata. Selain itu, bisa juga akibat kondisi kesehatan umum lainnya atau cedera mata.

Menurut dr. Irma Suryani Sp.M, dokter mata dari RS & Klinik Mata KMU, Mata Juling dapat terkait dengan faktor genetik atau dari lahir, atau bisa karena Kelainan Refraksi
Sementara itu, gejala Mata Juling sendiri mencakup hal-hal sebagai berikut.
- Mata yang terlihat tidak selaras.
- Mata yang tidak bergerak bersama.
- Sering berkedip atau menyipitkan mata, terutama di bawah sinar matahari yang terang.
- Memiringkan kepala untuk melihat sesuatu.
- Persepsi kedalaman yang salah.
- Penglihatan ganda.
Baca juga:
Prosedur LASIK, Risiko hingga Biaya
9 Tanda Kalian Mengalami Mata Kering
Katarak
Mata Juling Dipijat, Mitos Atau Fakta?
Apakah pijat dapat menjadi opsi dalam penanganan Mata Juling? Dengan kata lain, Mata Juling dipijat apakah cukup efektif dalam mengatasi Mata Juling?
Harus diakui, pijat menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan. Itu fakta. Pijak dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi secara keseluruhan. Selain itu, pijat juga dapat meredakan nyeri dan meningkatkan aliran darah.
Terkait organ penglihatan, pijat dapat meredakan ketegangan mata, meningkatkan aliran darah ke mata maupun turut merangsang merangsang produksi air mata sehingga bermanfaat untuk menjaga kelembaban mata.
Bagaimana dengan manfaat pijat untuk Mata Juling? Apakah Mata Juling Dipijat merupakan langkah tepat dan efektif?
Faktanya, sejauh ini, pijat tidak dianggap sebagai pengobatan yang efektif untuk Mata Juling, yang notabene merupakan kondisi yang terkait dengan koordinasi dan penyelarasan otot mata.
Mata Juling dipijat dengan cara menekan-nekan matanyanya, takutnya justru nanti mengenai lensa mata. “Nanti kena lensa, lensa jatuh, malah komplikasi,” demikian diutarakan oleh dr. Irama Suryani, Sp.M.
Dari apa yang diutarakan dr. Irma, jelas, bahwa Mata Juling dipijat bukan opsi yang tetap dan efektif untuk mengatasi masalah Mata Juling.
Jadi, meskipun pijat lembut di sekitar mata antara lain dapat membantu meredakan ketegangan mata, tetap saja Mata Juling dipijat tidak akan mengatasi penyebab utama Mata Juling.
Maka, penting untuk melakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata untuk diagnosis dan opsi pengobatan yang tepat ketimbang terus memaksakan Mata Juling dipijat.
Baca juga:
Ini Efek Penggunaan Vaseline untuk Bulu Mata
Tip Sehat pada Mata yang Melihat Monitor Terlalu Lama
Operasi Katarak
Alternatif Penanganan Mata Juling yang Dianjurkan
Karena Mata Juling dipijat bukan solusi efektif untuk mengatasi problem Mata Juling, maka alternatif penanganan Mata Juling perlu diupayakan.
Sebetulnya, jika terdeteksi dan ditangani lebih awal, Mata Juling dapat dikoreksi dengan hasil yang sangat baik. Sejauh ini, solusi efektif untuk Mata Juling mencakup beberapa opsi terapi, dengan fokus utama yaitu untuk memperbaiki penyelarasan dan koordinasi mata.
Salah satunya dengan menggunakan kacamata. “Kalau memang karena Kelainan Refraksi, bisa diterapi dengan pemakaian kacamata rutin,” jelas dr. Irma.
Opsi lainnya yaitu terapi visual. Dokter mata mungkin meresepkan program terstruktur aktivitas visual untuk meningkatkan koordinasi mata dan fokus mata. Terapi visual ini untuk melatih mata dan otak agar mampu bekerja sama secara lebih efektif.

Terapi visual dapat membantu mengatasi masalah dengan gerakan mata, fokus mata, dan kerja sama mata, serta memperkuat hubungan antara mata dan otak.
Adapun opsi lainnya yaitu operasi otot mata. Operasi dapat mengubah panjang atau posisi otot di sekitar mata, agar terlihat lurus. Tak jarang, pasien yang telah menjalani operasi otot mata juga memerlukan terapi visual untuk meningkatkan koordinasi mata dan mencegah mata menjadi tidak selaras lagi.
Baca juga:
Kacamata atau Softlens, Mana yang Lebih Baik
LASIK
Operasi Katarak Gratis
Konsultasikan Keluhan Anda dengan Dokter
Apa pun faktor penyebab Mata Juling, untuk memastikan terapi yang sebaiknya dipilih perlu terlebih dahulu melakukan konsultasi dokter mata. Jangan sampai malah memutuskan sendiri terapinya tanpa berkonsultasi dengan dokter. Contohnya, dmemutuskan tindakan Mata Juling dipijat, yang justru dapat membahayakan lensa mata.
Untuk melakukan konsultasi dokter mata, kalian dapat memilih RS & Klinik Mata KMU terdekat di kota kalian. Memiliki fasilitas lengkap dan modern, serta didukung dengan para dokter mata berpengalaman, RS & Klinik Mata KMU menawarkan berbagai layanan dan solusi untuk beragam keluhan serta permasalahan mata.
Untuk itu, tak perlu ragu atau menunda-nunda melakukan konsultasi dokter mata di RS & Klinik Mata KMU, yang selalu siap memberi solusi tepat serta efektif apa pun keluhan dan permasalahan mata kalian.











