Begini Perbedaan Ciri Kanker Mata dan Tumor Mata

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

19 December 2024

Bagikan

ciri kanker mata

Tumor maupun Kanker dapat menyerang berbagai organ tubuh kita. Termasuk organ penglihatan. Namun perlu dicatat tidak semua Tumor adalah Kanker. Kita bisa terserang Tumor Mata, namun belum tentu itu Kanker Mata. Lalu, bagaimana membedakannya? Adakah perbedaan ciri Kanker Mata dan Tumor Mata? Kenapa pula kita perlu mengetahui ciri-ciri Kanker Mata? Simak selengkapnya pada artikel ini.

Apa Itu Kanker Mata  

Secara istilah, Kanker Mata umumnya merujuk pada jenis Kanker apa pun yang dimulai di mata. Kanker muncul ketika sel-sel mulai tumbuh di luar kendali. Berikut beberapa jenis Kanker Mata yang paling umum terjadi:

1) Melanoma Intraokular

Ini jenis Kanker Mata yang paling umum yang menyerang orang dewasa. Kanker mata ini berkembang pada melanosit, sel yang menghasilkan pigmen, dan biasanya terjadi di Uvea, lapisan tengah mata.

2) Retinoblastoma

Jenis Kanker Mata ini lebih sering diidap oleh anak-anak. Retinoblastoma berkembang di Retina, lapisan peka cahaya di bagian belakang mata.

3) Limfoma Mata 

Kanker ini biasanya mempengaruhi limfosit, jenis sel darah putih, dan dapat terjadi di mata, terutama di Vitreous, Retina, atau Uvea. Kanker ini sering pula dikaitkan dengan sistem saraf pusat (SSP).

4) Karsinoma Sel Skuamosa

Ini adalah jenis Kanker Kulit yang dapat terjadi di permukaan mata, terutama pada bagian Konjungtiva, yakni selaput yang menutupi bagian putih mata.

Ciri Kanker Mata

Kanker mata pada anak
Kanker mata pada anak. Foto: eyecancer.com.

Menurut dr.Nurul Fitri Shabrina, Sp.M, M.Ked.Klin, Kanker itu bahasa awamnya adalah Tumor yang ganas. “Tumor itu istilah untuk benjolan dan biasanya jinak. Tumor ganas itu Kanker.  Jadi, Tumor yang pertumbuhannya sangat cepat dan bisa menyebar juga kadang-kadang,” jelas dr. Shabrina.

Beliau menambahkan bahwa Tumor itu tidak semuanya ganas. Dengan kata lain, tidak semua Tumor adalah Kanker. Berdasarkan penjelasan  dr. Shabrina, maka dapat dibuat kesimpulan bahwa Tumor yang menyerang mata terbagi dalam dua kategori, yaitu Tumor jinak dan Tumor ganas. Adapun ciri Kanker Mata dan Tumor Mata dapat dilihat dari aspek pertumbuhan dan risiko kesehatannya, yang mencakup beberapa hal  berikut ini .

Tumor Mata jinak:

1) Pertumbuhan

Tumor Mata jinak tumbuh perlahan dan umumnya tidak menyerang jaringan di sekitarnya atau menyebar ke bagian tubuh lainnya (metastasis).

2) Risiko kesehatan

Tumor Mata jinak biasanya tidak mengancam jiwa dan sering dapat diobati atau diangkat tanpa menyebabkan kerusakan yang signifikan. Meski demikian, Tumor ini tetap dapat menimbulkan masalah jika tumbuh cukup besar hingga mengganggu penglihatan atau fungsi mata.

Tumor Mata Ganas:

1) Pertumbuhan

Tumor Mata ganas bersifat agresif. Ia cenderung tumbuh dengan cepat, dan dapat menyerang jaringan di sekitarnya. Tumor ini berpotensi menyebar ke bagian tubuh lainnya (metastasis).

2) Risiko Kesehatan

Tumor Mata ganas dapat mengancam jiwa sehingga memerlukan perawatan yang cepat dan menyeluruh seperti operasi, radiasi, atau kemoterapi. Ini untuk mencegah penyebaran tumor  dan menjaga penglihatan.

Secara keseluruhan, perbedaan antara ciri Kanker Mata dan Tumor Mata dapat disimpulkan bahwa Tumor Mata jinak adalah Tumor non-Kanker yang umumnya kurang membahayakan. Adapun Tumor Mata ganas adalah Kanker yang sifatnya  agresif, sehingga memerlukan penanganan segera untuk mencegah konsekuensi kesehatan yang lebih serius.

Baca juga:
Cara Menyembuhkan Mata Minus, Nomor 5 Paling Canggih
Katarak
LASIK
Operasi Katarak Gratis

Penyebab Timbulnya Tumor

Apa sesungguhnya penyebab munculnya Tumor maupun Kanker Mata? Hingga saat ini, penyebab pasti sebagian besar Tumor maupun Kanker Mata masih belum diketahui. 

Namun, mengutip informasi di laman cancer.org, para ilmuwan masih terus mempelajari bagaimana perubahan tertentu dalam Deoxyribonucleic acid (DNA) di dalam sel dapat menyebabkan sel-sel tersebut menjadi Kanker. 

DNA sendiri adalah bahan kimia di setiap sel kita yang membentuk gen, yang memberi instruksi tentang bagaimana sel-sel kita berfungsi. DNA mempengaruhi risiko kita untuk mengembangkan penyakit tertentu, seperti beberapa jenis Kanker.

Beberapa gen mengontrol kapan sel-sel kita tumbuh, membelah menjadi sel baru, dan mati. Gen yang membantu sel tumbuh, membelah, atau tetap hidup disebut oncogenes (gen onkogenik). Sedangkan gen yang memperlambat pembelahan sel atau menyebabkan sel mati pada waktu yang tepat disebut Tumor suppressor genes (gen penekan Tumor). Nah, Kanker dapat disebabkan oleh perubahan DNA yang mengaktifkan gen onkogenik atau mematikan gen penekan Tumor.

Sebagian orang pengidap Kanker Mata memiliki perubahan DNA yang mereka warisi dari orang tua mereka. Contohnya, beberapa orang mewarisi mutasi (perubahan) pada gen penekan Tumor BAP1, yang meningkatkan risiko mereka terkena Melanoma Mata dan beberapa kanker lainnya. Ketika gen BAP1 ini bermutasi, gen tersebut tidak berfungsi secara normal, yang memungkinkan sel dengan perubahan ini tumbuh di luar kendali.

Menurut cancer.org, sebagian besar perubahan DNA yang terkait dengan Kanker diperoleh selama hidup seseorang. Jadi, bukan diwarisi sebelum kelahiran. Misalnya, sekitar setengah dari Melanoma Uveal pada mata memiliki perubahan pada salah satu dari dua gen onkogenik terkait, GNA11 atau GNAQ.

Para ilmuwan masih mempelajari perubahan DNA ini dan juga mempelajari lebih lanjut tentang perubahan tersebut guna memastikan bagaimana perubahan-perubahan itu dapat menyebabkan Kanker Mata. Hingga saat ini, masih belum jelas apa yang menyebabkan perubahan tersebut terjadi pada beberapa orang  sementara pada beberapa orang lain justru sama sekali tidak terjadi.

Baca juga:
8 Vitamin Mata dan Sumber Alami Makanan yang Mengandungnya
Operasi Katarak
Retinodiabetik, Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Poli Sore RS KMU, Opsi Periksa Mata setelah Kerja

Mengatasi Tumor Jinak Maupun Tumor Ganas

Melakukan Pemeriksaan Mata_Mencegah Katarak
Rutin melakukan pemeriksaan kesehatan mata guna mengetahui kondisi mata kita.

Dengan menilik pertumbuhan dan risiko kesehatannya, seperti telah dipaparkan di muka, kita dapat segera mengetahui ciri Kanker Mata dan Tumor Mata. Dengan mengetahui ciri Kanker Mata diharapkan kita bisa segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan. Karena itulah, kita sebaiknya mengetahui ciri Kanker Mata dan Tumor Mata.

Melakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata merupakan hal  yang sangat dianjurkan dalam hal ini. Langkah tersebut guna lebih memastikan apakah yang diidap itu Tumor Mata ganas atau Tumor Mata jinak. 

Kepastian diagnosa Tumor Mata ganas dan Tumor Mata jinak akan sangat menentukan tindakan medis yang harus diambil untuk mengatasi Tumor Mata yang diidap.

Meski Tumor Mata jinak umumnya tidak menyebar ke bagian tubuh lain, kondisi ini tetap harus segera diatasi. Terlebih ketika menimbulkan sejumlah gejala, mempengaruhi daya lihat, atau memiliki potensi menjadi ganas.  Jika Tumor kecil dan tidak menyebabkan gejala, dokter mungkin menyarankan pemantauan secara berkala untuk memastikan Tumor tidak tumbuh atau berubah. Namun, jika Tumor mempengaruhi penglihatan atau menyebabkan masalah lain, maka Tumor mungkin perlu diangkat melalui operasi. Selain itu, bisa juga dilakukan terapi laser untuk mengecilkan jenis Tumor jinak tertentu atau untuk mencegahnya tumbuh semakin besar.

Salah satu ciri Kanker Mata ganas yaitu Kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lain, sehingga pengobatan harus segera dilakukan. Meski demikian, opsi pengobatan untuk Tumor Mata atau Kanker Mata ganas ini tergantung pada jenis, ukuran, dan stadium Tumornya.

Untuk langkah operasi, mungkin saja dilakukan pengangkatan Tumor sambil berusaha mempertahankan sebanyak mungkin bagian mata. Tapi, dapat pula dilakukan seluruh mata. Ini dilakukan jika Tumor membesar atau telah menyebar luas di dalam mata. 

Mungkin juga dilakukan eksenterasi orbital. Dalam hal ini, dokter mata melakukan  pengangkatan mata dan jaringan di sekitarnya mengingat Kanker telah menyebar ke luar mata.

Selain operasi, terapi radiasi dan kemoterapi bisa juga dilakukan. Radiasi digunakan untuk menghancurkan sel-sel Kanker sambil mempertahankan sebanyak mungkin jaringan normal. Sedangkan kemoterapi dapat digunakan dalam kasus di mana Kanker telah menyebar ke luar mata atau ketika pengobatan lain tidak efektif. 

Sahabat, demikian uraian tentang perbedaan ciri Kanker Mata dan Tumor Mata. Sebaiknya kita mengenali dan memahami dengan baik soal ciri Kanker Mata dan Tumor Mata ini. Pengenalan dan pemahaman yang baik terkait ciri-ciri Kanker Mata akan turut menentukan opsi pengobatan yang sebaiknya diambil.

Bagi Anda yang masih penasaran atau memiliki pertanyaan seputar ciri kanker mata khususnya dan kesehatan mata umumnya, jangan pernah sungkan untuk menghubungi kami.

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Untuk mendapatkan update terkini informasi dan edukasi kesehatan mata, simak dan ikuti terus kanal-kanal media sosial kami.

Sumber: dr. Nurul Fitri Shabrina, Sp.M., M.Ked.Klin

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218