Amblyopia, atau yang biasa dikenal sebagai mata malas adalah kondisi yang sering terjadi pada masa kanak-kanak dan dapat berdampak serius pada perkembangan penglihatan. Mata malas terjadi ketika satu mata tidak digunakan sebagaimana mestinya atau terdapat gangguan yang menghalangi proses penglihatan normal. Akibatnya, penglihatan pada mata yang terpengaruh menjadi kabur, dan ketidakseimbangan pergerakan bisa terlihat jelas. Meski berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan permanen jika tidak ditangani, ada berbagai pilihan pengobatan yang bisa membantu memulihkan fungsi penglihatan. Dalam artikel kali ini, kita akan mengupas secara lengkap tentang gejala, penyebab, hingga 6 opsi pengobatan efektif untuk mengatasi Ambliopia. Yuk, simak informasi lengkapnya!
Daftar Isi
Apa Itu Amblyopia?
Pengertian

Amblyopia, atau yang memiliki nama keren lazy eye adalah kondisi penglihatan di mana otak lebih memilih untuk terhubung dengan satu mata yang lebih kuat, sementara mengabaikan sinyal dari mata yang lebih lemah. Kondisi lazy eye atau mata malas ini merujuk pada mata yang cenderung tidak terlibat secara optimal dalam proses melihat, sehingga otak tidak mendapatkan bayangan yang jelas dari mata tersebut. Akibatnya, perkembangan visual pada mata tersebut tidak maksimal, yang bisa mengganggu persepsi kedalaman dan mengakibatkan penglihatan buram.
Namun yang perlu kalian perhatikan adalah, kondisi mata malas ini jika tidak segera ditangani bisa berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan yang parah atau bahkan kebutaan. Mata malas sendiri bisa muncul sejak masa kanak-kanak, dan meski tidak selalu tampak berbeda secara fisik, kadang mata yang lemah terlihat seperti “berkeliaran” atau bergerak ke arah yang berbeda.
Pada umumnya, kasus mata malas sendiri sangat jarang ditemui pada orang dewasa, kebanyakan terjadi pada anak-anak. Sebenarnya kondisi ini sangat berbeda dengan mata juling atau Strabismus, meskipun Strabismus dapat menjadi pemicu Mata Malas jika mata yang juling kurang digunakan. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jika tidak diobati, Mata Malas dapat menyebabkan kehilangan penglihatan sementara atau bahkan permanen, termasuk hilangnya persepsi kedalaman dan kemampuan melihat tiga dimensi.
Baca juga:
Operasi Katarak Gratis
Lasik
Mata Belekan Pada Anak, Kapan Harus Ke Dokter ?
Jenis
Secara singkat, Amblyopia sendiri terbagi menjadi 3 jenis, berikut diantaranya:
- Amblyopia refraktif
– Amblyopia Isoametropic mengenai kedua mata, diakibatkan oleh Kelainan Refraksi yang berat pada kedua mata anak yang tidak dikoreksi.
– Amblyopia Anisoametropic merupakan kondisi yang hanya mengenai satu mata saja, disebabkan karena perbedaan refraksi mata kanan dan kiri yang besar.
- Amblyopia Strabismus
- Amblyopia Deprivatif
Penyebab Amblyopia

Penyebab mata malas pada anak umumnya berawal dari pengalaman visual yang tidak normal di masa kanak-kanak, yang dapat mempengaruhi koneksi saraf antara Retina dan otak. Ketika satu mata menerima lebih sedikit sinyal visual, kemampuan mata tersebut untuk bekerja sama dengan mata yang lain jadi menurun, sehingga otak cenderung mengabaikan input dari mata yang lebih lemah. Beberapa penyebab lain dari kondisi ini meliputi:
- Ketidakseimbangan Otot (Strabismus Amblyopia): Ketidakseimbangan pada otot-otot yang mengatur posisi mata dapat menyebabkan mata menjulur ke dalam atau ke luar, sehingga menghambat kerja sama antara mata dan otak.
- Perbedaan Tajam Penglihatan (Amblyopia Refraktif): Perbedaan signifikan dalam ketajaman penglihatan antar mata, seringkali terkait dengan rabun jauh atau lekukan permukaan mata yang tidak rata, dapat menjadi pemicu Amblyopia. Penggunaan alat bantu penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak dapat membantu memperbaiki kelainan refraksi ini.
- Kombinasi Strabismus dan Masalah Refraksi: Pada beberapa anak, Amblyopia dapat disebabkan oleh kombinasi strabismus dan Kelainan Refraksi. Kacamata atau lensa kontak dapat menjadi solusi untuk mengatasi kedua masalah ini.
- Masalah Mata Individual (Amblyopia Deprivasi): Masalah seperti Katarak yang menyebabkan area keruh pada lensa mata juga dapat menghambat penglihatan dengan jelas. Amblyopia deprivasi pada masa bayi memerlukan perawatan segera untuk mencegah kehilangan penglihatan permanen, dan seringkali merupakan jenis mata malas yang paling parah.
Dengan mengetahui serta memahami penyebab dari kondisi ini sangatlah penting untuk dapat menentukan pengobatan yang sesuai. Jika kalian curiga si kecil mengalami Amblyopia, segeralah lakukan konsultasi dokter mata agar mendapatkan diagnosa serta penanganan yang tepat.
Baca juga:
Waspada! 3 Penyebab dan Pengobatan Mata Malas Yang Sering Terjadi Pada Anak
Pengobatan Mata Juling โ Tidak Bisa Sembuh Sendiri
Operasi Katarak
Tanda dan Gejala Amblyopia
Tanda dan gejala dari mata malas sendiri mungkin sulit untuk dikenali pada awalnya, tetapi sebagai orangtua, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Salah satu gejala paling umum adalah kesulitan anak dalam menilai seberapa dekat atau jauh sesuatu yang dilihat, mungkin juga disertai dengan kesulitan melihat dengan jelas. Beberapa tanda dan gejala yang dapat menjadi petunjuk adanya Amblyopia atau lazy eye meliputi:
- Mata yang mengarah kedalam atau ke Luar: Perubahan posisi mata yang mencolok seperti mengarah ke dalam atau ke luar, dapat menjadi indikasi adanya Mata Malas.
- Mata yang tidak bekerja sama: Ketidakmampuan mata untuk bekerja sama dengan baik adalah salah satu gejala Mata Malas.
- Menyipitkan atau menutup salah satu sisi mata: Anak mungkin cenderung menyipitkan atau menutup sebagian mata, mencoba untuk fokus atau mengurangi gangguan penglihatan.
- Mata juling atau menutup: Kondisi ini dapat menciptakan tampilan mata juling atau cenderung tertutup.
- Melihat dengan memiringkan kepala: Anak mungkin terbiasa melihat dengan memiringkan kepala untuk menciptakan sudut pandang yang lebih baik.
- Kelopak mata yang turun: Kelopak mata yang tampak turun bisa menjadi tanda Amblyopia.
Penting untuk diingat bahwa terkadang kondisi mata malas tidak terlihat tanpa pemeriksaan mata yang khusus. Meskipun ada kemiripan dengan mata juling, Amblyopia bukanlah mata juling, meskipun mata juling dapat menyebabkan mata malas. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan mata secara berkala dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter mata jika kamu memiliki kekhawatiran atau melihat gejala tertentu pada si kecil.
Baca juga:
Pasca Operasi Transplantasi Selaput Bening Mata, Pastikan Perawatannya Tepat
Benarkah BPJS Kesehatan Menanggung Operasi Katarak? Ini 4 Syaratnya
Mata Minus
Pengobatan atau Cara Mengatasi Amblyopia

Pengobatan atau cara mengatasi Amblyopia dapat bervariasi tergantung pada jenis dan tingkat keparahan kondisi tersebut. Pada kasus Ambliopia refraktif, mencapai penglihatan normal seringkali memerlukan koreksi Kelainan Refraksi pada kedua mata menggunakan kacamata atau lensa kontak. Pemasangan tambal pada mata yang normal juga sering diterapkan untuk merangsang aktivitas visual dan mendukung perkembangan penglihatan normal.
Sementara itu, pengobatan Amblyopia Strabismus sering melibatkan pembedahan Strabismus untuk meluruskan gerakan mata yang tidak sejalan. Proses ini sering dikombinasikan dengan penggunaan penutup mata dan beberapa sesi terapi penglihatan guna memastikan kedua mata dapat bekerja secara sinergis.
Adapun pilihan pengobatan lainnya yang dapat dipertimbangkan, antara lain:
- Kacamata Korektif: Untuk memperbaiki gangguan penglihatan mata.
- Penutup Mata: Digunakan untuk merangsang mata yang lebih lemah, biasanya dengan waktu penggunaan 2 hingga 6 jam sehari.
- Filter Banger: Sebagai salah satu opsi terapi penglihatan.
- Obat Tetes Mata: Dapat digunakan untuk merangsang aktivitas mata yang lebih lemah.
- Terapi Mata Malas: Terapi mata malas sendiri dirancang untuk meningkatkan keseimbangan dan kerjasama antara kedua mata.
- Operasi: Meskipun tidak menyembuhkan sepenuhnya, operasi dapat membantu meningkatkan sinkronisasi dan ketajaman penglihatan mata.
Jika si kecil menunjukkan gejala mata malas atau gangguan penglihatan lainnya, jangan ragu untuk segera memeriksakannya. Periksa mata KMU secara rutin adalah langkah penting untuk menjaga kesehatan mata anak sejak dini. Di RS Mata KMU, Anda bisa melakukan tes mata KMU yang menyeluruh dan mendapatkan rekomendasi perawatan yang tepat, termasuk jika diperlukan alat bantu seperti kacamata. Pemeriksaan rutin ini membantu memastikan penglihatan si kecil tetap optimal dan mendukung mereka dalam beraktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman. Yuk, berikan perhatian terbaik bagi kesehatan mata si kecil!
Sumber: dr. Irma Cholidah, Sp.M
Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!











