alat operasi mata bintitan

Jangan Asal Penanganan, Begini Alat-alat Operasi Mata Bintitan

Mata Bintitan (hordeolum) merupakan sebuah benjolan yang muncul di kelopak mata, bisa muncul di kelopak mata atas maupun bawah. Mata Bintitan sendiri terjadi ketika kelenjar di tepi kelopak mata kita terinfeksi. Bagaimana mengatasi bintitan? Kapan bintitan perlu dioperasi? Apa saja alat operasi mata bintitan yang perlu dipersiapkan? 

Bintitan merupakan infeksi mata yang disebabkan oleh bakteri atau kuman yang bisa saja terbawa karena kurang menjaga kebersihan. Nama bakterinya yaitu Staphylococcus aureus. Selain itu, mereka yang mengenakan lensa kontak, menggunakan kosmetik/riasan mata yang terkontaminasi serta tidak menjaga kebersihan area mata akan lebih mudah pula mengalami Bintitan.

Mereka yang memiliki kondisi mata lain seperti kelopak mata yang meradang atau terinfeksi (Blepharitis) atau memiliki kondisi lain seperti Rosacea, Dermatitis Seboroik, maupun Diabetes diyakini pula cenderung lebih gampang mengidap Bintitan. 

Baca juga: Perbedaan Mata Bintitan dan Kalazion

alat operasi mata bintitan
Bakteri Staphylococcus aureus. Sumber gambar: uchicago.edu.

Gejala mata bintitan

Gejala pada mata bintitan yang perlu diperhatikan, antara lain :

  • Pembengkakan, kemerahan, nyeri, atau nyeri pada kelopak mata.
  • Merasa seperti ada sesuatu di mata Anda.
  • Diganggu oleh cahaya terang.
  • Robek dan pengerasan kulit mata.

Dokter mata atau tenaga kesehatan dari penyedia layanan kesehatan umumnya dapat dengan mudah memastikan bintitan yang kita alami karena adanya diagnosa terhadap Bintitan tersebut

Dalam banyak kasus, bintitan bakal hilang dengan sendirinya tanpa perlu menggunakan alat operasi mata bintitan. Saat mata terkena bintitan, ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan dalam upaya perawatan di rumah, antara lain :

  • Letakkan kain basah yang hangat (kompres) di kelopak mata selama 5 hingga 10 menit. Ini harus dilakukan 3 hingga 5 kali sehari.
  • Sering-seringlah mencuci tangan.
  • Mencuci muka setiap hari, termasuk area mata.
  • Tidak menyentuh daerah bintitan.
  • Tidak memencet Bintitan.
  • Tidak memakai riasan sampai infeksi sembuh.
Alat operasi mata bintitan

Alat operasi mata bintitan

Meskipun Bintitan dapat hilang dengan sendirinya, dalam beberapa kasus, tindakan operasi mungkin dibutuhkan untuk menghilangkan Bintitan. Dokter mata akan merekomendasikan operasi untuk dilakukan jika pasien mengalami hal-hal berikut ini.

  • Bintitan tidak kunjung sembuh meski telah melakukan kompres hangat selama seminggu.
  • Menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.
  • Bintitan mengganggu penglihatan.
  • Berkembang menjadi infeksi serius yang dikenal sebagai selulitis superfisial.
  • Bintitan mempengaruhi bola mata.
  • Kelopak mata terasa berat akibat bintitan terus membesar.
  • Mata robek karena terjadinya iritasi.
  • Bintitan mempengaruhi penampilan wajah.

Baca juga:  4 Cara Mengatasi Kelilipan dengan Aman

Operasi pada mata Bintitan adalah prosedur pembedahan rawat jalan yang dapat dilakukan cepat dan aman dengan risiko minimal. dengan tujuan untuk menghilangkan materi pada benjolan yang terbentuk di kelopak mata dan operasi ini harus dilakukan oleh ahlinya, yaitu dokter mata

Lantas, alat operasi mata bintitan apa saja yang dibutuhkan dalam pelaksanaan operasi mata bintitan?  

Menurut Wildan Nur Asaqawati, A.Md.Kep, dari Klinik Mata KMU Gresik, Jawa Timur, ada beberapa alat operasi mata bintitan yang harus disiapkan, antara lain :

  1. Stab knife 15 derajat. Ini adalah alat operasi mata bintitan utama yang berupa pisau untuk kebutuhan melakukan sayatan tipis pada bintitan, sehingga materi pada benjolan dapat dikeluarkan.
  2. Kuret. Yaitu alat bedah yang dirancang untuk mengikis atau mendebriding jaringan biologis atau puing-puing dalam prosedur biopsi, eksisi, atau pembersihan. Kuret termasuk perangkat tangan kecil, seringkali bentuknya mirip dengan stylus. Umumnya, di ujung kuret ada sekop kecil, pengait, atau gouge.
  3. Forcap/klemp. Alat operasi mata bintitan ini memiliki fungsi untuk mengklem atau menjepit jaringan saat pembedahan dilakukan.
  4. Cotton bud steril. Dibuat dari kapas murni steril sehingga mudah menyerap dan lembut digunakan pada kulit. Untuk membersihkan kotoran di antara mata.
  5. Kasa steril, yang digunakan baik untuk operasi minor maupun operasi mayor. Kasa steril aman digunakan karena disterilisasi dengan iradiasi sinar gamma yang tidak meninggalkan residu bahan kimia pada produk.
  6. Handscoon steril.  Merupakan sarung tangan yang biasa dipakai oleh tenaga medis agar terhindar dari droplet pasien yang sedang ditangani.
  7. Mangkok Cucing berguna sebagai tempat atau sebagai wadah untuk meletakkan sampah seperti bekas kapas/perban atau alat-alat kecil lainnya yang digunakan.
  8. Duk lubang kecil, tak kalah pentingnya sebagai alat operasi mata bintitan yakni kain yang biasa dipakai dalam proses operasi. Digunakan oleh tenaga kesehatan agar operasi yang dilakukan lebih steril dan lebih rapi.

Seperti disebutkan pada penjelasan diatas, bintitan umumnya dapat sembuh dengan sendirinya. Meski demikian, Wildan Nur Asaqawati, A.Md.Kep, menyarankan ketika ada keluhan mata bintitan, segera melakukan pemeriksaan mata. ”Supaya mendapatkan penanganan yang tepat,” cetusnya.

Sahabat KMU, bagi Anda yang ingin melakukan pemeriksaan mata atau ingin melakukan konsultasi dokter mata terkait masalah gangguan penglihatan, seperti Katarak, misalnya,  Anda tak perlu ragu untuk segera menghubungi Klinik Mata KMU terdekat di kota Anda.

Baca juga :

Operasi Katarak

Lasik

Operasi Katarak Gratis

Sumber:
Wildan Nur Asaqawati, A.Md.Kep

Simak dan ikuti pula update informasi terkini seputar kesehatan mata lewat kanal YouTube kami.