Meski Glaukoma Tetap Semangat Jalani Hidup, Pak Ladri Bagikan Tipsnya

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

19 December 2024

Bagikan

Glaukoma tetap semangat

Glaukoma sudah dikenal sebagai salah satu penyakit mata yang sangat bahaya efeknya karena bisa menyebabkan kebutaan permanen. Para penderitanya butuh dukungan kuat dari orang-orang di sekitarnya sehingga para penderita Glaukoma tetap semangat selama menjalani pengobatan dan tentunya menjalani hidup. 

Glaukoma sendiri tidak bisa disembuhkan meski dengan jalan operasi. Hal ini sangat berbeda dengan penyakit Katarak yang masih ada harapan penyembuhan dengan jalan operasi. Meski tidak bisa disembuhkan, namun tingkat keparahan Glaukoma bisa ditekan atau ditunda dengan pengobatan rutin agar tidak lekas menyebabkan kebutaan permanen.ย 

Pengalaman Pak Ladri dan Tips Penderita Glaukoma Tetap Semangat Berobat

Pak Ladri merupakan salah satu pasien RS dan Klinik Mata KMU yang menderita Glaukoma. Pak Ladri sendiri saat ini telah berusia 43 tahun, yang mana resiko Glaukoma sangat mungkin terjadi di usia lanjut tersebut. Pada November 2020 Pak Ladri yang mulanya merupakan pemakai kacamata karena gangguan penglihatan refraktif berniat mengganti kacamata. 

Beliau berpikir bahwa penglihatannya yang semakin menyempit dikarenakan harus mengganti kacamatanya. Namun pada saat proses pemeriksaan mata oleh dokter Danti yang merupakan salah satu dokter mata di RS dan Klinik Mata KMU, Pak Ladri justru didiagnosis menderita Glaukoma. 

Kesadaran dan wawasan yang kurang terkait Glaukoma ini, mendorong Pak Ladri untuk mencari tahu lebih lanjut tentang penyakit mata pencuri penglihatan ini. Menurut pak Ladri, meski menderita Glaukoma tetap semangat menjalani proses pengobatan sehingga resiko terburuk Glaukoma bisa ditekan. 

Baca juga:
Program Operasi Katarak Gratis
Tindakan Lasik Solusi Gangguan Refraktif
3 Metode Sembuhkan Mata Minus 

Sebagai salah satu pasien Glaukoma, Pak Ladri juga memberikan sedikit tips agar para penderita Glaukoma tetap semangat saat divonis menderita penyakit tersebut. Sedikit tipsnya adalah: 

  • Rutin Konsumsi Obat

Glaukoma memang tidak bisa disembuhkan secara total layaknya Katarak yang bisa disembuhkan total dengan operasi Katarak. Hanya ada cara untuk menekan resiko Glaukoma sehingga penglihatan tidak hilang permanen atau buta, yaitu dengan rutin mengkonsumsi obat dari dokter.

Itulah mengapa sangat penting mengenali gejala gangguan mata yang merujuk pada penyempitan penglihatan mata agar Glaukoma bisa lekas ditangani di awal dan tidak memperparah keadaan pasien. 

  • Rutin Kontrol atau Periksa Mata

Baik sudah terjangkit maupun belum terjangkit Glaukoma, sebenarnya periksa mata harus dilakukan setidaknya sekali dalam 6 bulan. Hal ini dilakukan agar gejala gangguan mata yang mungkin tidak mudah dikenali bisa teratasi sejak dini. Glaukoma sendiri termasuk gangguan mata yang tidak memiliki gejala mudah dikenali. 

Kebanyakan orang hanya berpikir terkena gangguan refraksi seperti minus padahal itu adalah gejala Glaukoma. Untuk itu pastikan rutin periksa mata ke dokter mata dan bagi penderita Glaukoma, lakukan kontrol juga secara rutin demi keberlanjutan penanganan Glaukoma. 

  • Gabung Komunitas Glaukoma 

RS dan Klinik Mata KMU telah mendirikan komunitas khusus penderita Glaukoma. Komunitas Glaukoma ini dibuat untuk memberikan banyak manfaat bagi penderitanya. Salah satu manfaatnya terbesar dan utama dari adanya komunitas ini adalah edukasi dan sharing mengenai penyakit Glaukoma. 

Para penderita Glaukoma tetap semangat menjalani hidup dengan saling memberi support dalam berbagai kegiatan komunitas untuk bertahan dalam kondisi tersebut yang tentunya didukung dengan pengobatan yang tepat. 

Baca juga:
Himmah Sofiana (Perjuangan Melawan Glaukoma)
4 Fakta Glaukoma Tak Terdeteksi dan Menyebabkan Kebutaan
5 Gejala Mata Tegang, Jangan Diabaikan!

Cegah dan Rawat Glaukoma Dengan Rutin Periksa Mata

Sebagaimana pengalaman Pak Ladri yang telah dipaparkan di atas, pemeriksaan mata rutin punya peran yang sangat penting dilakukan sejak dini. Pasalnya orang dengan usia muda pun tidak menutup kemungkinan bisa terkena Glaukoma. Untuk itu mari cegah Glaukoma dengan rutin periksa mata. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Bagi penderita Glaukoma yang sudah terdiagnosa, rawat Glaukoma dengan terus minum obat sesuai hasil konsultasi dokter mata dan lakukan kontrol sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan. Tidak perlu menunggu adanya gejala parah segera periksa ke RS dan Klinik Mata KMU terdekat, bila perlu bergabunglah juga dengan komunitas Glaukoma untuk mendapatkan edukasi sejak dini. 

sumber: Pak Ladri (Pasien Glaukoma RS dan Klinik Mata KMU)

Tonton juga video berikut untuk edukasi periksa mata sobat KMU:

Testimoni Salah Satu Pasien RS dan Klinik Mata KMU

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218