Iritis Mata : Peradangan Iris Mata yang Perlu Diwaspadai

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

16 October 2025

Bagikan

iritis mata

Ada berbagai macam penyakit mata, salah satunya adalah Iritis. Apa Itu Iritis mata? Iritis merupakan salah satu penyakit mata yang menyerang pada bagian Iris. Penyakit ini berupa peradangan hingga pembengkakan. 

Penyakit Iritis pada mata ini juga sering dikenal dengan istilah Uveitis Anterior. Penyakit ini tidak bisa dianggap enteng karena efeknya bisa menyerupai Katarak, yaitu kehilangan penglihatan atau mengalami kebutaan. Agar bisa lebih berhati-hati terhadap kondisi ini, yuk simak penjelasannya berikut. 

Baca juga: 
Katarak Lensa Premium
Penyakit Pada Iris Mata

Penyebab Iritis

Iritis mata tentu tidak muncul begitu saja tanpa adanya penyebab tertentu. Secara garis besar ada dua jenis faktor penyebab munculnya penyakit Iritis, yaitu berdasarkan penyebab umum itu sendiri dan penyebab dari faktor resiko. Berikut ini penjelasan tiap jenisnya: 

  1. Penyebab Umum

Pada dasarnya penyebab spesifik Iritis mata belum bisa dipastikan. Namun secara umum saat seseorang mengalami cedera seperti luka bakar, trauma tumpul dan lain-lain pada mata, maka sangat berkemungkinan seseorang menderita Iritis. 

Selain karena cedera, Infeksi juga bisa menjadi penyebab umum terjadinya Iritis pada mata. Infeksi yang dimaksud adalah seperti infeksi akibat luka pada wajah, baik luka dingin maupun herpes.  

Infeksi yang bisa memicu Iritis mata juga bisa disebabkan oleh infeksi virus karena parasit pada makanan mentah, Sifilis, Tuberculosis, hingga Histoplasmosis. 

  1. Faktor Resiko

Tidak hanya penyebab umum, seseorang sangat mungkin terkena Iritis jika mengalami kondisi penyakit tertentu sehingga resikonya semakin besar. Seseorang yang mengalami autoimun sangat rentan terjangkit beberapa penyakit seperti Artritis Psoriatik, Artritis Reaktif, Ankylosing Spondylitis hingga radang usus. 

Selain itu ada juga faktor resiko untuk penderita Artritis Reumatoid Juvenil yang umumnya diderita anak-anak dan Sarkoidosis yang juga menambah tingkat resiko terkena Iritis mata. 

Baca juga: 
Mata Panda
Terapi Mata Minus Anak

Gejala Iritis yang Harus Diwaspadai

Sama halnya dengan jenis penyakit mata lainnya, Iritis juga menimbulkan beberapa gejala yang bisa terjadi dan berkembang secara cepat dan ada juga yang lambat. Beberapa gejala yang cukup umum muncul pada penderita Iritis adalah: 

  • Penglihatan menjadi kabur. Gejala ini sering disalahkan artikan karena mirip dengan gejala pada penyakit Miopi
  • Penderita bisa kehilangan penglihatan dalam kondisi Iritis yang sudah sangat parah. Gejala ini mirip dengan gejala Katarak maupun Glaukoma pada tingkat paling parah. 
  • Mata merah hingga terasa nyeri dan sakit. 
  • Sakit kepala yang tidak biasa.
  • Pada lapang pandang muncul bintik-bintik hitam sehingga sangat mengganggu fungsi penglihatan. 
  • Bentuk pupil tidak normal, bisa sangat mengecil namun bisa juga berbentuk aneh. 
  • Sensitif terhadap cahaya matahari maupun lampu. 

Semua gejala di atas tidak bisa dianggap remeh. Bahkan hingga gejala sudah mengganggu penglihatan seperti pandangan kabur yang mirip dengan mata minus, segeralah untuk periksa ke dokter agar mendapatkan diagnosa yang tepat. 

Baca juga: 
Lasik

Diagnosis Iritis di NEC

Untuk mendapatkan diagnosa Iritis yang tepat, Sobat KMU bisa mengandalkan layanan di NEC yang tentunya sudah menggunakan prosedur yang aman dan hasil diagnosa yang tepat. 

Saat periksa ke dokter mata NEC pasien akan melalui beberapa tahapan, yaitu: 

  • Proses dimulai dengan pemeriksaan mata secara lengkap dan menyeluruh. 
  • Selanjutnya dokter akan menggunakan lampu celah atau Slit-Lamp yang diaplikasikan pada mata bagian depan untuk mendeteksi adanya Iritis mata. 
  • Pemeriksaan dilanjutkan dengan menguji ketajaman penglihatan menggunakan alat dan metode tes khusus. 
  • Tekanan intraokular juga akan diperiksa untuk mengantisipasi munculnya Glaukoma. 
  • Kemudian akan dilakukan pemeriksaan fundus dengan menggunakan obat tetes khusus agar dokter bisa melihat mata bagian dalam dengan lebih detail. 
  • Pada beberapa kasus dokter juga akan menggunakan tes tambahan menggunakan sinar-X atau tes darah. 

Baca juga: Bahaya Kortikostiroid pada Obat Tetes Mata

Pengobatan Iritis

Dalam hal pengobatan Iritis mata, sobat KMU tidak boleh asal dalam melakukannya. Sangat dibutuhkan konsultasi dokter mata untuk menentukan pengobatan yang tepat pada penyakit Iritis ini. Secara umum ada tiga jenis pengobatan yang bisa dilakukan, yakni: 

  1. Obat Tetes Mata

Pengobatan pertama bisa dilakukan dengan menggunakan obat tetes mata khusus. Biasanya obat yang digunakan adalah sejenis obat tetes Steroid atau Sikloplegik. 

Obat tetes Steroid digunakan untuk meminimalisir peradangan. Sedangkan obat tetes Sikloplegik digunakan untuk mengatasi rasa nyeri pada mata dan melindungi pupil dari resiko komplikasi. 

  1. Terapi Penyebab Dasar

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya, Iritis bisa disebabkan oleh berbagai penyebab umum maupun faktor resiko. Dalam hal ini penyebab utamanya harus diketahui terlebih dulu. 

Selanjutnya penderita bisa berkonsultasi pada dokter untuk melakukan terapi penyembuhan yang sesuai dengan penyebab utama tersebut. Sehingga penyebab utamanya harus sembuh terlebih dulu sebelum secara signifikan mengatasi Iritis. 

  1. Tindakan Darurat

Selain obat tetes dan terapi medis, kondisi Iritis bisa saja membutuhkan penanganan yang lebih intensif seperti tindakan darurat. Adapun tindakan darurat ini akan didasarkan pada kondisi pasien. Untuk itu sangat penting untuk melakukan pemeriksaan rutin pada mata dan juga konsultasi pada dokter jika memang sudah mengalami gejala Iritis. 

Baca juga: Anatomi Iris Mata

Komplikasi Iritis yang Tidak Ditangani 

Iritis bukan sekedar penyakit mata ringan seperti mata minus dan sejenisnya. Iritis termasuk penyakit mata serius yang harus segera mendapat penanganan karena sangat beresiko menimbulkan komplikasi pada mata

Jika tidak segera mendapatkan penanganan, Iritis mata bisa menimbulkan berbagai kondisi komplikasi seperti: 

  • Retinitis atau Radang Retina
  • Vitreous Body atau Vitreous Humor
  • Perlekatan Iris ke lensa
  • Penumpukan kalsium dalam Kornea
  • Edema Makula atau pembengkakan belakang mata
  • Katarak
  • Glaukoma
  • hingga saraf optik yang rusak

Jika Iritis mata mengalami komplikasi berupa Katarak, kemungkinan hal tersebut masih bisa diatasi dengan operasi Katarak. Namun jika komplikasi sudah sampai tahap Glaukoma dan merusak saraf optik, maka pengobatannya akan lebih rumit. 

Baca juga: Operasi Katarak Gratis

Untuk itu jangan pernah sepelekan gejala apapun yang mengganggu mata, segera periksa ke klinik mata secara rutin. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Simak video menarik KMU lainnya hanya di channel KMU:

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218