Selama ini kasus Katarak memang umumnya dialami oleh para lansia. Namun tidak menutup kemungkinan anak-anak hingga remaja mengalami Katarak dini. Salah satu sobat KMU yang menerima penanganan IOL Exchange menjadi bukti bahwa Katarak dini memang benar adanya.
Kemunculan Katarak dini bisa dipengaruhi oleh gaya hidup yang tidak sehat atau bahkan dari faktor internal lainnya. Katarak dini maupun umum memang bisa ditangani dengan jalan operasi. Namun apakah semua operasi Katarak bisa menjamin kesembuhan secara total?
Baca juga:ย
Operasi Katarak Gratis
4 Solusi Bebas Kacamata Minus dan Silinder
Daftar Isi
Katarak Dini Bisa Terjadi pada Anak
Sebagaimana yang telah dijelaskan sekilas di atas, Katarak memang bisa terjadi pada usia dini hingga remaja. Katarak yang menyerang anak-anak bisa disebut dengan Katarak Kongenital.
Tidak seperti Katarak tua yang disebabkan karena faktor usia, Katarak Kongenital lebih banyak disebabkan karena faktor genetik dan adanya dampak infeksi kehamilan.
Selain itu anak-anak hingga remaja yang terdiagnosa diabetes dini pun sangat berpotensi terkena Katarak Kongenital.
Baca juga:ย
Katarak Lensa Premium
Terapi Mata Minus Anak
Katarak dini atau Kongenital ini juga dialami oleh salah satu sobat KMU, yaitu Noval yang sempat mengalami Katarak dan telah mendapatkan tindakan operasi. Namun pasca operasi masih ada kendala penglihatan mata buram sehingga harus menjalani tindakan lanjutan. Lebih detailnya bisa simak kisahnya berikut.
Kisah Pasien Katarak Dini

Salah satu sobat KMU yang bernama Noval pernah mengalami Katarak Dini saat duduk di bangku SMP. Setelah terdiagnosa Katarak dini, Noval melakukan operasi Katarak dengan penanaman lensa baru agar fungsi penglihatan mata kembali jernih.
Operasi Katarak yang dilakukan oleh Noval pada kedua matanya yang Katarak saat itu memang berhasil. Namun beberapa tahun setelah penglihatan Noval kembali, terjadi gangguan penglihatan.
Baca juga:ย
Mata Panda
Mata Merahย
Noval merasa penglihatannya kadang buram, kadang jernih hingga akhirnya matanya benar-benar buram. Kondisi mata buram pada Noval ini berlangsung cukup lama, yaitu sekitar 5 tahunan.

Tentu saja hal ini dirasa sangat mengganggu aktivitas harian Noval. Noval memutuskan untuk terus mencari dokter mata terbaik yang bisa menangani keburamannya tersebut.
Setelah itu Noval menemukan iklan KMU Trenggalek melalui media sosial Instagram yang menyediakan penanganan IOL Exchange untuk pasien yang pernah mendapatkan penanganan operasi Katarak.
Solusi IOL Exchange di KMU Trenggalek

IOL Exchange sendiri merupakan salah satu tindakan yang diberlakukan untuk hasil Katarak yang tidak optimal seperti yang dialami oleh Noval.
Lensa tanam yang digunakan oleh Noval setelah operasi Katarak mengalami kekeruhan sehingga kondisi matanya tidak stabil hingga benar-benar buram saat melihat objek.
Baca juga:ย
Kenalan Dengan Operasi RLE
Teknologi Sembuhkan Mata Minus Berbagai Usia
IOL Exchange dilakukan untuk mengganti lensa keruh dengan lensa yang baru dan kondisinya bagus. Tindakan IOL Exchange yang dilakukan oleh RS dan Klinik Mata KMU Trenggalek tergolong canggih dengan teknologi terbaik, sehingga pasien tidak perlu merasakan sakit selama proses operasi.
Tindakan IOL Exchange hanya berlangsung sekitar 25 menit. Hasil yang didapatkan pada h+1 mata masih menyisakan efek buram. Namun pada hari ke-4 setelah operasi kondisi penglihatan Noval sudah mulai jelas hingga kini.
Saat ini mata Noval sudah dipastikan sembuh dan bisa melihat lagi dengan penglihatan yang sangat jelas.
IOL Exchange memang sangat perlu dilakukan untuk kasus-kasus kerusakan lensa mata. Tindakan ini berbeda dengan Lasik yang umumnya digunakan untuk membebaskan mata dari kacamata atau lensa kontak pada pasien gangguan Refraksi.
Nah bagi sobat KMU yang mungkin merasakan kondisi sama dengan Noval, segera konsultasi dokter mata di KMU dan dapatkan penanganan IOL Exchange yang tepat.
Baca juga:ย
Miopi
Mata Minus











