Sebagian orang mungkin tidak menyadari pentingnya upgrade kacamata. Upgrade Kacamata penting dilakukan, utamanya bagi penderita gangguan Refraksi seperti Miopi, Astigmatisme, hingga Silinder. Banyak orang yang mengira bahwa satu kacamata saja sudah cukup untuk dipakai dalam jangka waktu yang sangat lama atau bahkan selamanya.
Mengganti atau upgrade kacamata tidak hanya perlu dilakukan pada saat kaca pada kacamata pecah atau frame patah. Upgrade kacamata tidak dilakukan semata-mata untuk mengganti model yang lama dengan model yang baru, melainkan upgrade ini cenderung dilakukan untuk menambah nilai fungsi kacamata untuk kondisi mata tertentu.
Baca juga: Katarak dan Kelainan Refraksi Sembuh Dalam Satu Kali Tindakan
Daftar Isi
Tanda-tanda Saatnya Upgrade Kacamata
Waktu untuk upgrade kacamata pada tiap orang biasanya berbeda-beda. Umumnya seseorang harus upgrade atau ganti kacamata jika sudah mengalami beberapa tanda atau gejala, seperti:
- Kualitas Panda Kurang Jelas
Penderita mata minus, plus, atau bahkan silinder biasanya akan sangat terbantu dengan menggunakan kacamata berlensa sehingga kualitas penglihatannya jadi jelas. Namun, jika kualitas pandangan sudah berubah kabur atau cenderung buram, artinya ada masalah dan kacamata harus segera diupgrade.
- Sakit Kepala dan Mata Tegang
Selain kualitas fungsi kacamata yang mulai tidak jelas, penderita biasanya juga akan mengalami sakit kepala dan mata tegang saat menggunakan kacamata tersebut dalam jangka waktu yang lama.
- Lensa yang Sudah Rusak
Tidak menutup kemungkinan karena sangat lama digunakan, lensa bisa saja mengalami kerusakan. Kerusakan pada lensa biasanya berupa goresan, lapisan anti radiasi yang mulai terkelupas, hingga warna lensa yang berubah kekuningan.
- Sering Menyipitkan Mata
Kebiasaan sering menyipitkan mata meski sudah menggunakan kacamata, bisa saja menunjukkan waktunya untuk upgrade kacamata.
Baca juga:Â
Mata Panda
Mata Merah
Kenapa Kacamata Lama Tidak Lagi Nyaman Digunakan?

Kacamata yang sudah berumur lama, cenderung mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Hal ini juga pastinya memengaruhi tingkat kenyamanan pengguna. Semakin sering digunakan dan semakin lama, maka kenyamanan kacamata juga akan berkurang.
Lensa kacamata yang bisa berubah karena kondisi dan pengaruh lingkungan, dapat mengubah kualitas lensa itu sendiri ketika digunakan. Selain itu, karena beberapa situasi tertentu bisa saja kondisi penglihatan mata juga mengalami perubahan yang cenderung berubah lebih menurun.
Itulah mengapa kacamata lama akan terasa jadi kurang nyaman jika digunakan terus menerus. Maka harus ada upgrade kacamata untuk penglihatan yang tetap jernih.
Baca juga:Â
Katarak
Katarak Lensa Premium
Manfaat Upgrade Kacamata Untuk Penglihatan
Upgrade kacamata tentu tidak hanya sekadar aturan keharusan, namun ada banyak manfaat di baliknya. Apa saja manfaat yang dimaksud? berikut ini beberapa manfaatnya:
- Penglihatan Mata Jadi Lebih Optimal
Penderita mata minus maupun plus saat menggunakan kacamata berlensa pasti akan mendapatkan kualitas penglihatan uang lebih jernih. Namun, jika kacamata yang dipakai sudah mulai berkurang kualitasnya, maka tentu kualitas penglihatan juga jadi berkurang. Untuk itu, perlu dilakukan upgrade kacamata untuk mendapatkan penglihatan yang optimal lagi.
- Perlindungan Sinar Berbahaya
Seiring berjalannya waktu, teknologi yang menciptakan kacamata juga semakin maju dengan berbagai fitur terbaru yang membantu keamanan dan kenyamanan pengguna. Terlindung dari sinar berbahaya merupakan salah satu contoh kemajuan teknologi dalam mengembangkan kualitas kacamata.
Jadi kualitas kacamata yang lama tentu perlindungan dan kualitasnya berbeda dengan edisi terbarunya.
- Mencegah Mata Lelah
Secara umum kacamata Refraksi yang terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi anti reflektif. Teknologi ini memungkinkan pengurangan pantulan cahaya yang sangat silau di mata. Hal ini bermanfaat agar mata tidak cepat lelah.
- Mencegah Resiko Minus Bertambah
Manfaat yang satu ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk penderita mata minus, namun juga berlaku untuk jenis penyakit Refraksi lainnya.
Penggunaan kacamata lama dengan tingkat keakuratan yang pasti sudah menurun, tentu akan menimbulkan resiko gangguan Refraksi makin parah. Jika penderita menderita mata minus, maka tingkat minus mata bisa bertambah.
Baca juga:Â
Terapi Mata Minus AnakÂ
Pentingnya Pemeriksaan Mata Sebelum Mengganti Kacamata

Upgrade kacamata memang penting dilakukan, namun hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Bagi penderita mata minus, plus atau bahkan silinder, mengganti kacamata tanpa konsultasi dokter mata terlebih dulu bisa saja beresiko menambah tingkat keparahan gangguan mata.
Maka sangat penting bagi penderita untuk melakukan pemeriksaan terlebih dulu sebelum akhirnya upgrade kacamata. Mengapa penting? ini dia beberapa alasannya:
- Memastikan apakah ada penambahan tingkat minus, plus atau silinder yang diderita.
- Mendeteksi apakah ada gangguan mata lainnya seperti Katarak, Glaukoma atau penyakit mata lainnya yang bisa dideteksi sejak dini.
- Mencegah komplikasi gangguan mata jika kacamata yang diganti tidak sesuai dengan kondisi mata.
Baca juga:Â
Operasi KatarakÂ
Operasi Katarak Gratis
Tips Memilih Kacamata yang Tepat dan Nyaman
Tidak hanya nilai fungsi, nilai estetika terkadang juga dibutuhkan saat memutuskan untuk upgrade atau mengganti kacamata. Maka memilih kacamata harus dilakukan secara tepat. Bagaimana caranya? ini dia beberapa tips nya:
- Sesuaikan Lensa Dengan Kondisi Mata
Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah memilih lensa yang tepat. Setelah melakukan pemeriksaan ke dokter mata terkait kondisi mata, maka akan lebih mudah memilih lensa mana yang harus digunakan untuk upgrade. Pastikan memilih lensa sesuai dengan kondisi mata terbaru.
- Pilih Bentuk Kacamata Sesuai Bentuk Wajah
Dalam hal ini kesesuaiannya harus diperhatikan dari nilai estetika. Jangan menggunakan frame yang terlalu besar untuk bentuk wajah yang kecil. Setiap bentuk wajah biasanya memiliki kecocokan yang berbeda dengan bentuk frame kacamata.
- Pilih Bahan Ringan
Utamanya bagi pemakai kacamata setiap hari, pemilihan bahan kacamata menjadi hal yang cukup penting. Pilihlah kacamata yang punya bahan ringan agar tidak terlalu menjadi beban mata. Beberapa bahan rekomendasi adalah seperti titanium dan asetat.
- Pastikan Membelinya Secara Langsung
Saat ini memang sudah banyak sekali optik yang menyediakan pengiriman kacamata secara online. Namun, ada baiknya untuk membeli kacamata secara langsung agar bisa mencobanya dan menyesuaikan kecocokan kacamata pada mata sendiri. Membeli kacamata secara online berisiko mendapatkan kacamata yang salah.
Baca juga: Mata Kering Saat Menggunakan Softlens? Ini Cara Mengatasinya
Setiap kacamata yang sudah tidak nyaman dipakai, sebenarnya adalah tanda awal kacamata harus diupgrade. Jangan menyepelekan upgrade kacamata bagi penderita gangguan Refraksi karena memaksa pemakaian kacamata yang sudah tidak sesuai dapat menambah tingkat keparahan gangguan Refraksi.
Jika merasa sudah tidak ingin ketergantungan dengan kacamata, sobat KMU bisa memilih alternatif tindakan Lasik untuk mengganti lensa secara tetap sehingga bisa terbebas dari penggunaan kacamata maupun lensa kontak.
Tonton video menarik lainnya dari KMU:











