Adakah Obat Katarak Selain Operasi? Ini Penjelasan Medisnyaย 

Ditinjau oleh

Terakhir diperbaharui pada

3 May 2026

Bagikan

Adakah Obat Katarak Selain Operasi? Ini Penjelasan Medisnyaย 

Katarak adalah penyebab kebutaan pertama di dunia sehingga banyak orang yang mengalami penurunan kualitas hidup ketika mengalami mata Katarak. Tidak sedikit orang yang mencari alternatif, seperti obat Katarak. Namun, penggunaan obat-obatan belum terbukti efektif untuk sembuhkan Katarak. 

Secara medis, tidak ada obat Katarak (baik tetes maupun minum) yang dapat menghilangkan kekeruhan pada lensa mata selain melalui prosedur operasi Katarak. Obat-obatan yang tersedia saat ini umumnya hanya berfungsi untuk meredakan gejala sementara, menurunkan tekanan bola mata, atau mempercepat pemulihan setelah operasi Katarak.

Untuk informasi lebih detail mengenai obat mata Katarak, Anda bisa simak penjelasan berikut ini! 

5 Jenis Obat Katarak

5 Jenis Obat Katarak

Banyak obat Katarak yang beredar atau diperbincangkan di masyarakat. Tiga di antara obat kimia yang sering dibincangkan adalah Lanosterol tetes mata, N-acetylcarnosine, dan Cyclopentolate dan atropin. Selain itu, obat-obat herbal juga sangat banyak jumlahnya dengan berbagai merek berbeda. Secara umum di sini akan disebutkan sebagai obat herbal saja.

1. Lanosterol

Lanosterol adalah obat tetes mata yang dipercaya ampuh sebagai obat Katarak, terutama untuk Katarak ringan. Disebutkan, obat ini bisa meluruhkan gumpalan protein pada lensa mata.

Sayangnya, penelitian di laboratorium yang membuktikan bahwa lanosterol bisa menyembuhkan Katarak baru dilakukan pada hewan. Obat tetes mata ini memang berhasil menyembuhkan Katarak pada anjing tua. Percobaan juga dilakukan pada kelinci. Jurnal Nature melaporkan, lanosterol bisa mencairkan Katarak yang terjadi di lensa mata kelinci.

Jadi, efektivitas lanosterol sebagai obat Katarak masih belum terbukti secara klinis. Pun dengan dampak atau efek sampingnya pada manusia. Uji coba masih terbatas pada hewan dan masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut.

Baca Juga:
Biaya Operasi Katarak 2026
Operasi Katarak Gratis 2026
Biaya Pemeriksaan Mata 2026

2. N-acetylcarnosine (NAC)

N-acetylcarnosine (NAC) juga diklaim dapat mencegah katarak semakin parah, bahkan bisa menyembuhkan katarak. Obat katarak ini juga berbentuk tetes mata seperti lanosterol. Bedanya, obat ini mengandung protein L-carnosine sintetik yang memiliki sifat antioksidan.

Salah satu faktor penyebab katarak adalah paparan radikal bebas dalam jangka panjang di lensa mata. N-acetylcarnosine (NAC) dengan sifat antioksidannya diyakini bisa menghentikan proses penggumpalan protein pada lensa mata.

Namun, penelitian yang dipublikasikan Cochrane Database of Systematic Reviews menyimpulkan tidak ada bukti bahwa N-acetylcarnosine (NAC) bisa menyembuhkan katarak. Senyawa kimia tersebut juga tidak terbukti bisa mencegah perkembangan katarak.

Kesimpulannya, N-acetylcarnosine (NAC) tidak terbukti efektif sebagai obat katarak selain operasi. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menunjukkan kemanjuran obat tetes mata ini.

3. Cyclopentolate & Atropin

Terkadang, cyclopentolate dan atropin diyakini sebagai obat katarak. Padahal, kedua tetes mata ini adalah obat untuk melebarkan pupil mata dan melemaskan otot mata untuk sementara waktu. Biasanya, cyclopentolate digunakan sebelum pasien melakukan pemeriksaan mata. Sedangkan atropin digunakan sebagai obat tetes mata bagi penderita mata malas.

Memang cyclopentolate dan atropin sering diresepkan untuk pasien yang baru saja menjalani operasi Katarak. Sebab keduanya bisa mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan pada mata pasca operasi. Namun, keduanya bukan obat untuk menyembuhkan Katarak.

4. Matovit

Menjaga penglihatan tetap tajam kini lebih mudah dengan Matovit, suplemen kesehatan yang dirancang khusus untuk membantu menghambat progresi Katarak. Berkat sinergi ekstrak buah bilberry, betakaroten, retinol (Vitamin A), serta Vitamin E, produk ini kaya akan antioksidan esensial yang menangkal radikal bebas pada sel mata.

 Untuk hasil optimal, Anda cukup mengkonsumsi 1 tablet dengan dosis 2 hingga 3 kali sehari. Matovit tersedia bebas di apotek terdekat, sehingga Anda bisa mendapatkannya dengan praktis tanpa perlu resep dokter.”

5. Cendo Noncort

Untuk mempercepat proses pemulihan setelah tindakan bedah, dokter sering kali meresepkan Cendo Noncort sebagai bagian dari perawatan pasca operasi Katarak. Mengandalkan zat aktif Sodium Diclofenac, obat tetes mata ini bekerja efektif sebagai agen anti-inflamasi untuk meredakan rasa nyeri serta meminimalisir pembengkakan pada area mata.

Mengingat profilnya yang termasuk dalam golongan obat keras (G), penggunaan Cendo Noncort wajib berada di bawah pengawasan medis dan sesuai dengan instruksi resep dokter.”

Baca juga:
6 Fakta Operasi Katarak Modern Phacoemulsification
LASIK
PLAFON KACAMATA BPJS KESEHATAN BERDASAR KELAS 1 HINGGA 3

Metode Operasi Katarak

Metode Operasi Katarak

Hingga saat ini, satu-satunya cara untuk menyembuhkan katarak yang terbukti aman dan efektif adalah melalui tindakan operasi. Katarak adalah keruhnya lensa, tidak bisa dikoreksi dengan kacamata sebagaimana kelainan refraksi (Miopi atau mata minus, Hipermetropi, Astigmatisme) . Demikian pula, obat-obatan baik kimia maupun herbal juga belum terbukti secara klinis bisa menyembuhkan Katarak.

Satu-satunya cara menyembuhkan katarak adalah dengan mengganti lensa mata melalui Operasi Katarak. Secara umum, ada tiga pilihan teknik operasi, berikut diantaranya:

1. ECCE (Extra Capsular Cataract Extraction)

Pada prosedur ECCE, dokter mata mengeluarkan lensa melalui sayatan selebar 8-10mm. ECCE merupakan teknik operasi konvensional yang membutuhkan waktu penyembuhan dan pemulihan cukup lama.

2. SICS (Small Incision Cataract Surgery)

SICS merupakan teknik operasi menggunakan jahitan dengan sayatan 6 โ€“ 10 mm. Proses operasinya membutuhkan waktu 15-30 menit. Waktu penyembuhan dan pemulihanya juga lebih singkat daripada ECCE.

3. Phacoemulsification

Operasi Phacoemulsification ini merupakan tenik operasi katarak tanpa jahitan. Proses operasinya singkat, hanya sekitar 10-15 menit. Waktu penyembuhan dan pemulihan juga jauh lebih cepat.

Selain itu, phacoemulsification mampu mengurangi rasa nyeri, ngeres atau ketidaknyamanan setelah operasi. Pasca operasi, pasien bisa Langsung pulang. Penyembuhannya hanya butuh waktu dua pekan hingga satu bulan. Namun sebaiknya lakukan konsultasi dokter mata terlebih dahulu untuk memastikan metode apa yang cocok untuk kondisi mata kalian.

Menjaga kesehatan mata adalah investasi penting untuk kualitas hidup Anda. Jika Anda mengalami keluhan seperti penglihatan buram, silau berlebihan, atau gejala lainnya, jangan ragu untuk segera melakukan pemeriksaan. Dengan periksa mata KMU, Anda dapat memastikan kondisi mata Anda ditangani oleh tenaga medis profesional dengan teknologi terkini. RS Mata KMU juga menyediakan layanan tes mata KMU yang lengkap dan nyaman untuk mendeteksi masalah mata secara dini. Yuk, lindungi kesehatan mata Anda dengan pemeriksaan rutin di RS Mata KMU!

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218