Nyeri mata seringkali dianggap sepele, apalagi jika masih bisa ditahan atau muncul sesekali. Padahal, nyeri mata bisa menjadi tanda adanya gangguan serius pada kesehatan mata, termasuk risiko Glaukoma yang dapat menyebabkan kebutaan permanen. Banyak orang mengira mata merah dan terasa sakit hanyalah akibat kelelahan atau kurang tidur, padahal di balik itu bisa tersimpan masalah tekanan bola mata yang tinggi. Karena itu, penting bagi kita untuk lebih peka terhadap tanda atau gejala yang diberikan mata sebelum terlambat ditangani.
Daftar Isi
Nyeri Mata Hebat yang Dialami Pasien Katarak

Salah satu contoh nyata datang dari pengalaman Ibu Jimah, pasien RS Mata KMU Lamongan, yang merasakan nyeri mata hebat pada mata kanan. Rasa sakitnya bukan nyeri biasa, melainkan seperti migren yang menyerang separuh kepala dan disertai sensasi bola mata seperti ingin keluar. Kondisi ini tentu sangat mengganggu aktivitas dan menimbulkan kekhawatiran bagi pasien maupun keluarga.
Awalnya, keluhan tersebut masih coba untuk ditangani dengan pengobatan sementara. Namun setelah dua hingga tiga hari, nyeri mata yang dirasakan justru tak kunjung membaik. Inilah yang sering terjadi di masyarakat, ketika rasa sakit pada mata ditahan terlalu lama dengan harapan akan sembuh sendiri. Padahal, nyeri hebat yang menetap merupakan tanda bahwa mata sedang mengalami tekanan atau gangguan serius.
Baca juga:
– Operasi Katarak Gratis 2025
– Penyebab Mata Buram Sebelah & Kapan Harus Ke Dokter Mata
– Penyakit Tanpa Gejala pada Mata: Glaukoma & Katarak yang Bisa Menyerang Kapan Saja
Tekanan Bola Mata Tinggi Akibat Katarak

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata di RS Mata KMU, diketahui bahwa kondisi yang dialami Ibu Jimah bukanlah bola mata yang keluar, melainkan tekanan bola mata yang sangat tinggi. Tekanan inilah yang memicu rasa nyeri luar biasa, mata merah, dan sensasi tidak nyaman seperti mau copot.
Pada beberapa kasus, Katarak yang sudah cukup matang dapat mengganggu sirkulasi cairan di dalam mata. Akibatnya, cairan menumpuk dan meningkatkan tekanan bola mata. Kondisi ini sering kali memicu nyeri mata hebat yang disertai pandangan kabur, silau, hingga mata terasa penuh. Jika tidak segera ditangani, tekanan tinggi ini bisa berkembang menjadi Glaukoma.
Risiko Glaukoma dan Kerusakan Saraf Penglihatan
Glaukoma merupakan penyakit mata serius yang terjadi akibat kerusakan saraf penglihatan, biasanya karena tekanan bola mata yang tinggi dalam jangka waktu tertentu. Inilah mengapa nyeri mata tidak boleh dianggap remeh, terutama jika disertai mata merah, penglihatan menurun, atau sakit kepala berat.
Menurut penjelasan dokter mata KMU, kondisi Katarak yang disertai nyeri hebat seperti yang dialami Ibu Jimah harus segera ditangani. Jika dibiarkan, tekanan tinggi pada bola mata dapat merusak saraf penglihatan secara permanen. Kerusakan ini bersifat irreversible, artinya penglihatan yang hilang tidak dapat dikembalikan.
Dalam kasus Ibu Jimah, tindakan operasi dilakukan sebanyak dua kali, termasuk Operasi Katarak, untuk mengatasi sumber masalah dan menurunkan tekanan bola mata. Penanganan yang tepat dan cepat menjadi kunci utama untuk mencegah risiko kebutaan akibat Glaukoma.
Baca juga:
– Poli Spesialis Penyakit Dalam Menjadi Layanan Baru Di RS KMU!
– Penting! Cara Bebas Dari Katarak Tahun 2026 Paling Ampuh!
– Apa Itu Fotokeratitis? Kenali Gejala “Mata Terbakar” dan Cara Mengatasinya!
Keluhan Nyeri Mata Perlu Segera Diperiksa Dokter Spesialis Mata

Banyak orang baru memeriksakan mata ketika penglihatan sudah sangat terganggu. Padahal, nyeri mata adalah sinyal awal yang seharusnya langsung mendapatkan penanganan medis. Apalagi jika nyeri disertai mata merah, rasa tertekan, pandangan kabur, atau sakit kepala yang tidak biasa.
Pemeriksaan oleh dokter spesialis mata sangat penting untuk mengetahui penyebab pasti nyeri tersebut, apakah akibat Katarak, infeksi, peningkatan tekanan bola mata, atau gangguan lainnya. Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat menentukan penanganan yang sesuai sebelum terjadi komplikasi serius seperti Glaukoma.
Alhamdulillah, setelah mendapatkan penanganan yang tepat di RS Mata KMU, kondisi Ibu Jimah kini sudah membaik dan penglihatannya kembali seperti semula. Kisah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa nyeri mata tak boleh diabaikan, karena bisa menjadi awal dari masalah mata yang jauh lebih serius.
Jika kamu atau orang terdekat mengalami nyeri mata yang tidak kunjung membaik, jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi dokter mata. Deteksi dan penanganan dini adalah langkah terbaik untuk menjaga kesehatan mata dan mencegah kebutaan di masa depan.
Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!











