Bintitan sering kambuh bisa menjadi problem yang sangat mengganggu, terutama jika muncul berulang kali dalam rentang waktu yang singkat. Kondisi ini bisa terjadi ketika kelenjar minyak di kelopak mata tersumbat dan terinfeksi, menyebabkan benjolan merah yang terasa nyeri.
Jika kalian sering mengalami bintitan, mungkin ada beberapa faktor penyebab yang perlu kalian perhatikan, mulai dari kebersihan mata hingga kebiasaan sehari-hari diri kalian.ย Lantas, bagaimana cara ampuh mengatasi bintitan agar bintitan tidak sering kambuh? Yuk, simak selengkapnya lewat artikel berikut ini.
Daftar Isi
Apa Itu Bintitan
Bintitan, atau dalam istilah medis disebut Hordeolum, pada dasarnya adalah infeksi pada kelenjar minyak di kelopak mata yang menyebabkan munculnya benjolan merah kecil mirip jerawat.
Infeksi ini umumnya disebabkan oleh bakteri bernama Staphylococcus aureus. Bakteri ini dapat masuk ke kelenjar minyak akibat sejumlah kebiasaan buruk. Misalnya, menyentuh mata dengan tangan kotor atau tidak membersihkan makeup dengan benar.
Bintitan dapat muncul di bagian luar atau dalam kelopak mata. Jika benjolan muncul di bagian luar, istilah medisnya adalah Hordeolum eksternal. Adapun jika berada di dalam kelopak mata, diistilahkan sebagai Hordeolum internal.
Mengapa Bintitan Sering Kambuh?
Kembali ke topik awal kita, kenapa bintitan sering kambuh? Adakah kondisi khusus yang membuat bintitan sering kambuh?
Menurut dr. Karina Rakhma Meutia, Sp.M, dokter mata dari RS & Klinik Mata KMU, sebenarnya mata bintitan atau Hordeolum memang kambuh-kambuhan.
โMuncul lagi kenapa? Kita harus mengevaluasi apakah kebersihan tangan kita itu benar-benar dijaga apa tidak. Jadi, kita memang harus evaluasi dari faktor kebersihan tangan kita. Kita evaluasi kebersihan area mata kita. Kemudian apabila misalnya teman-teman ada alergi, nah itu juga bisa menjadi salah satu pemicunya,โ jelasnya.
Ditambahkan dr. Karina, alergi disini maksudnya adalah alergi yang menyebabkan area pada kelopak mata itu menjadi gatal. โNah, Ketika gatal, kadang-kadang otomatis tangan kita tidak sengaja akan menyentuh area-area kelopak mata. Inilah yang menyebabkan terjadinya infeksi dan terjadinya Hordeolum,โ paparnya.
Jika bintitan sering kambuh berulang-ulang, sambung dr. Karina, maka kita harus pula waspada. โBisa jadi itu adalah suatu keganasan. Makanya kalau, misalnya, Hordeolum yang berulang terus menerus itu, segera periksa ke dokter mata untuk pemeriksaan apakah ini suatu keganasan apa tidak,โ sebut dr. Karina.
BACA JUGA:
Obat Tetes Mata Terasa Pahit Batalkan Puasa?
5 Cara Cegah Miopia pada Anak, Orangtua Wajib Tahu
Katarak
Bintitan Sering Kambuh Terus Menerus Pertanda Apa?
Seperti disinggung di muka, salah satu biang kerok bintitan sering kambuh adalah kebersihan mata yang kurang terjaga. Menyentuh mata dengan tangan yang kotor, menggunakan kosmetik yang sudah kedaluwarsa, atau tidak membersihkan lensa kontak dengan benar dapat meningkatkan risiko infeksi. Selain itu, kebiasaan buruk seperti sering menggosok mata juga dapat memicu iritasi dan memperburuk kondisi bintitan.
Selain faktor kebersihan, bintitan sering kambuh bisa pula menjadi indikasi adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh kalian. Kondisi seperti Diabetes, ketidakseimbangan hormon, atau defisiensi vitamin tertentu dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri, termasuk pada kelopak mata.
Seperti disarankan dr. Karina, jika kalian mengalami bintitan sering kambuh, pemeriksaan medis lebih lanjut sangat dianjurkan untuk mengetahui kemungkinan penyakit yang mendasarinya dan memastikan apakah hal ini menunjukkan adanya keganasan atau tidak.
Faktor lain yang ternyata bisa memicu bintitan sering kambuh adalah kondisi Blefaritis. Ini adalah peradangan kronis pada kelopak mata yang disebabkan oleh infeksi bakteri atau gangguan kelenjar minyak.
Blefaritis sering kali membuat mata terasa gatal, berair, dan muncul kerak di sekitar bulu mata. Jika tidak ditangani dengan baik, Blefaritis dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya bintitan sering kambuh berulang-ulang.
BACA JUGA:
Perbedaan LASIK dan Pre-LASIK, Yuk Simak Perbedaannya
11 Cara Pemakaian Obat Tetes Mata untuk Kesehatan Mata
Operasi Katarak
Cara Mengatasi Bintitan Sering Kambuh
Tentu saja, bintitan sering kambuh bisa sangat mengganggu. Terutama jika menimbulkan rasa sakit dan mengganggu aktivitas sehari-hari kalian. Untuk mengatasi masalah ini, langkah pertama yang perlu kalian lakukan adalah menjaga kebersihan area mata.
Biasakan cuci tangan secara rutin sebelum menyentuh wajah, terutama sebelum mengucek mata atau memasang lensa kontak. Selain itu, pastikan untuk selalu membersihkan kelopak mata dengan kapas yang dibasahi air hangat atau larutan pembersih khusus mata agar kotoran dan minyak berlebih tidak menumpuk.
Jika bintitan kadung muncul, kompres hangat adalah salah satu cara yang efektif untuk meredakannya. Gunakan kain bersih yang telah direndam air hangat. Lalu, tempelkan pada kelopak mata selama 10โ15 menit. Lakukan 3โ4 kali sehari untuk membantu melancarkan aliran minyak yang tersumbat dan mempercepat penyembuhan.
Hindari memencet atau mencoba memecahkan bintitan karena hal ini justru dapat memperburuk infeksi dan menyebabkan peradangan lebih parah.
Selain soal aspek kebersihan, jika bintitan sering kambuh, ada baiknya untuk memperhatikan pola makan dan gaya hidup. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan mata.
Selain itu, kurangi konsumsi makanan berminyak yang dapat memicu produksi minyak berlebih pada kelopak mata. Pastikan juga untuk cukup tidur dan mengelola stres, karena kelelahan dan stres bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
Penggunaan obat tetes mata atau salep antibiotik yang diresepkan oleh dokter juga bisa menjadi solusi jika bintitan tidak kunjung sembuh atau sering kambuh.
Cara Mencegah Bintitan pada Mata
Bintitan sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri pada kelenjar minyak di kelopak mata. Oleh karena itu, perlu ditekankan sekali lagi bahwa menjaga kebersihan mata dan area sekitarnya adalah langkah utama dalam mencegah bintitan sering kambuh.
Pastikan untuk selalu mencuci tangan sebelum menyentuh wajah, terutama saat ingin mengucek mata atau menggunakan lensa kontak. Selain itu, hindari berbagi handuk, kosmetik, atau alat rias mata dengan orang lain untuk mencegah penyebaran bakteri.
Membersihkan kelopak mata secara rutin juga sangat penting dalam mencegah bintitan. Gunakan kapas atau kain bersih yang dibasahi air hangat untuk mengusap area kelopak mata, terutama jika sering mengalami Mata Kering atau produksi minyak berlebih.
Jika kalian rutin menggunakan kosmetik seperti maskara atau eyeliner, pastikan untuk menghapus riasan sebelum tidur agar tidak menyumbat pori-pori di sekitar mata. Pilih produk kosmetik yang hipoalergenik dan ganti secara berkala untuk menghindari pertumbuhan bakteri.
Pola makan yang sehat juga berperan dalam menjaga kesehatan mata dan mencegah bintitan. Konsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, C, dan E, seperti wortel, bayam, dan jeruk, untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan kulit di sekitar mata.
Tak lupa, minum cukup air juga penting untuk menjaga kelembaban mata dan mencegah produksi minyak berlebih yang dapat menyebabkan penyumbatan pada kelenjar kelopak mata.

Selain itu, hindari kebiasaan buruk seperti sering menggosok mata dengan tangan kotor atau tidur dengan wajah menyentuh bantal yang tidak bersih. Jika bintitan sering kambuh, pertimbangkan untuk menggunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan berdebu atau terkena polusi udara.
Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sehat ini, diharapkan risiko terkena bintitan dapat dikurangi secara signifikan. Dengan begitu, mata kalian tetap sehat dan terhindar dari infeksi yang mengganggu.
BACA JUGA:
LASIK
Alasan Pentingnya Penderita Diabetes Periksa Mata
Operasi Katarak Gratis
Kesimpulan
Bintitan atau Hordeolum adalah infeksi umum pada kelopak mata yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Meskipun sering kali tidak berbahaya, bintitan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan pembengkakan yang mengganggu penglihatan walau sementara.
Pencegahan terbaik adalah menjaga kebersihan mata, menghindari menyentuh mata dengan tangan kotor, serta mengganti/membersihkan kosmetik secara berkala.
Jika terserang bintitan dan tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari atau malah membesar hingga menimbulkan rasa nyeri berlebihan, sebaiknya segera lakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata guna mendapatkan penanganan dan perawatan yang tepat.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah bintitan menular?
Tidak, bintitan sendiri tidak menular, tetapi bakteri penyebabnya bisa menyebar melalui tangan atau benda yang terkontaminasi. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan tangan dan barang pribadi.
2. Berapa lama bintitan biasanya sembuh?
Bintitan biasanya sembuh dalam rentang 3โ7 hari dengan melakukan perawatan di rumah seperti dengan cara kompres hangat. Jika lebih dari seminggu tidak membaik, konsultasikan dengan dokter.
3. Apakah boleh memencet bintitan?
Tidak dianjurkan. Memencet-mencet bintitan dapat memperburuk infeksi dan menyebabkan bakteri menyebar ke area lain di mata. Sebaiknya biarkan bintitan pecah dengan sendirinya atau segera kunjungi dokter mata jika bintitan tidak kunjung sembuh.
4. Bagaimana cara mencegah bintitan agar tidak kambuh?
Menjaga kebersihan mata, menghindari menyentuh mata dengan tangan yang kotor, membersihkan makeup sebelum tidur, dan mengganti lensa kontak secara teratur dapat membantu mencegah bintitan sering kambuh.
5. Kapan harus pergi ke dokter?
Segera periksa ke dokter jika bintitan sangat besar, tidak sembuh setelah seminggu, menyebabkan gangguan penglihatan, atau disertai serangan demam dan nyeri hebat.
Tonton video edukasi kesehatan mata lainnya disini











