Orang Tua Wajib Tahu! Bayi Prematur Ternyata Berisiko Terkena Retinopathy of Prematurity Lho

Ditinjau oleh

dr. Tania Rahmania Maulani, SpM

Terakhir diperbaharui pada

28 February 2026

Bagikan

Orang Tua Wajib Tahu! Bayi Prematur Ternyata Berisiko Terkena Retinopathy of Prematurity Lho

Halo sahabat KMU, menyambut kelahiran sang buah hati tentu merupakan momen yang sangat membahagiakan bukan. Namun jika sang buah hati lahir sebelum waktunya (bayi prematur) mungkin bisa saja menjadi momen penuh kebahagiaan sekaligus tantangan tersendiri bagi para orang tua. Bayi prematur cenderung memiliki resiko kesehatan yang perlu mendapat perhatian khusus, salah satunya adalah Retinopathy of Prematurity (RoP). Kondisi ini dapat mempengaruhi perkembangan mata bayi, dan meskipun kasus ringan bisa pulih dengan sendirinya, RoP yang parah bisa berujung pada gangguan penglihatan permanen bahkan kebutaan. Yuk, pahami lebih dalam tentang ROP agar kesehatan mata buah hati Anda tetap terjaga!

Mengenal Retinopathy Of Prematurity (RoP)

Mengenal Retinopathy Of Prematurity (RoP) - Bayi Prematur

Retinopathy of Prematurity (RoP) adalah gangguan kesehatan mata yang sering terjadi pada bayi prematur. Kondisi ini muncul akibat Retina mata belum berkembang secara sempurna karena usia kelahiran yang terlalu dini. Pada bayi yang lahir cukup bulan, perkembangan Retina biasanya berlangsung optimal sejak usia kehamilan 16 minggu hingga minggu ke-38. Namun, bayi prematur menghadapi tantangan ini karena pembuluh darah di Retina mereka belum terbentuk sepenuhnya.  

Meskipun RoP pada tahap awal seringkali dapat membaik seiring waktu, kondisi ini tidak boleh diabaikan. Pada kasus yang parah, gangguan ini bisa memicu pelepasan Retina hingga menyebabkan kebutaan permanen. Penting bagi orang tua untuk memahami bahwa resiko ini dapat diminimalkan dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat. Dengan informasi yang cukup, Anda dapat melindungi kesehatan mata si buah hati agar mereka tumbuh dan berkembang dengan penglihatan yang optimal.

Baca juga:
Operasi Katarak Gratis 2025
KMU Hadirkan Tes Mata Online Gratis dalam Rangka Perayaan World Sight Day 2024
LASIK

Resiko RoP Pada Bayi Prematur

Resiko RoP Pada Bayi Prematur

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya ya Sahabat KMU, bayi prematur memiliki resiko lebih tinggi terkena Retinopathy of Prematurity (RoP) karena Retina mereka belum berkembang secara sempurna saat lahir. Proses pembentukan pembuluh darah Retina biasanya dimulai pada usia kehamilan 16 minggu dan terus berlanjut hingga bayi lahir cukup bulan. Namun, jika bayi dilahirkan sebelum usia kehamilan 31 minggu atau dengan berat badan yang kurang dari 1500 gram, pertumbuhan pembuluh darah ini dapat terganggu atau berkembang secara tidak normal.

Yang membuat RoP sulit dideteksi oleh orang tua adalah tidak adanya gejala yang terlihat pada tahap awal. Oleh karena itu, satu-satunya cara untuk memastikan kondisi ini adalah melalui pemeriksaan mata secara rutin oleh dokter spesialis mata. Deteksi dini dapat menjadi langkah penting untuk mencegah resiko lebih serius, seperti gangguan penglihatan permanen. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang resiko ini, orang tua dapat memberikan perhatian ekstra pada bayi prematur agar tumbuh sehat dan optimal.

Baca juga:
Operasi Katarak
Cara Atasi Mata Sulit Dibuka Akibat Benda Asing
Katarak

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Pentingnya Pemeriksaan Mata Sejak Dini

Pentingnya Pemeriksaan Mata Sejak Dini - Bayi Prematur

Pemeriksaan mata sejak dini memiliki peran penting, terutama untuk bayi prematur, dalam mencegah berbagai gangguan mata seperti Retinopathy of Prematurity (RoP). Dengan deteksi dini, resiko perkembangan RoP yang dapat berujung pada kebutaan bisa diminimalkan. Teknologi medis yang semakin maju telah meningkatkan angka kesintasan bayi prematur dan bayi dengan berat lahir rendah, tetapi disisi lain juga membuat resiko gangguan mata seperti RoP menjadi lebih nyata. Inilah sebabnya, pemeriksaan mata oleh dokter spesialis sangat penting dilakukan untuk memastikan kesehatan mata si kecil tetap terjaga.

RoP telah menjadi salah satu penyebab utama kebutaan bilateral pada anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Namun kabar baiknya, kondisi ini sebenarnya dapat dicegah dengan penanganan yang tepat sejak dini. Dengan pemeriksaan rutin dan melakukan konsultasi dokter mata, orang tua dapat memantau perkembangan mata anak dan mengambil langkah yang diperlukan jika ditemukan masalah.  

Ayo jadikan pemeriksaan mata sebagai prioritas kesehatan bagi buah hati Anda! Dengan memeriksakan mata secara rutin, Anda tidak hanya melindungi penglihatan si kecil dari resiko RoP, tetapi juga memastikan mereka tumbuh dengan kualitas hidup yang lebih baik. Jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter mata untuk mendapatkan saran terbaik bagi kesehatan mata buah hati Anda.

Tonton juga video menarik lainnya seputar edukasi kesehatan mata disini!

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218