Bagaimana Cara Menggunakan Aksesoris Mata Yang Benar?

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

3 July 2025

Bagikan

aksesoris mata

Aksesoris mata merupakan alat yang memiliki nilai estetika maupun fungsional untuk membuat mata tampak lebih indah. Terkadang aksesoris mata yang dipakai ini juga bertujuan untuk memperbaiki fungsi mata tanpa menghilangkan sisi estetikanya. Salah satu contohnya ada softlens atau lensa kontak. 

Pemakaian aksesoris mata sebenarnya sah-sah saja digunakan asalkan harus disesuaikan dengan aturan keamanan mata. Hal ini karena mata merupakan salah satu indera yang cukup sensitif, sehingga pemakaian aksesoris juga sebisa mungkin harus selalu mendapatkan kontrol dari dokter mata. 

Jenis Aksesoris Mata

Secara umum ada dua jenis aksesoris mata, yaitu kacamata dan lensa kontak atau yang biasa disebut dengan softlens. Kacamata maupun softlens pun memiliki beberapa jenis berdasarkan fungsi penggunaannya. 

Berikut ini beberapa jenis aksesoris mata berdasarkan fungsinya: 

Kacamata Miopi

Kacamata jenis ini memiliki lensa minus yang cocok digunakan pada penderita Miopi atau mata minus.

Baca juga: 
Fakta Tipisnya Retina Sama Dengan Besarnya Minus
Pakai Kacamata Bikin Pusing, Benarkah Bisa Menambah Minus? Simak Faktanya!

Kacamata Hipermetropi 

Kacamata ini digunakan pada penderita gangguan Refraksi plus atau rabun dekat dengan lensa khusus sesuai jumlah plus yang diderita pasien. 

Kacamata Silinder

Sama seperti dua jenis kacamata di atas, kacamata Silinder ini juga aksesoris mata yang memiliki lensa khusus. Bedanya lensa yang digunakan khusus untuk penderita Silinder. 

Softlens

Selanjutnya aksesoris mata yang cukup populer saat ini adalah softlens. Sebenarnya Softlens ini secara fungsi hampir sama dengan kacamata Refraksi karena secara khusus dibuat untuk penderita Refraksi yang tidak ingin menggunakan kacamata. 

Namun softlens memiliki nilai estetika dan fleksibiltasnya tersendiri sehingga lebih banyak dipilih.

Aksesoris mata

Selain beberapa aksesoris di atas sebenarnya ada juga aksesoris mata lain seperti kacamata anti radiasi make up area mata dan masih banyak lagi. 

Baca juga: 
Lasik

Resiko Penyakit Akibat Salah Penggunaan Aksesoris Mata

Aksesoris mata selain digunakan karena nilai fungsional nya juga karena mempertimbangkan nilai estetikanya. Namun tentu ada aturan yang harus dipenuhi ketika menggunakan aksesoris mata ini. 

Jika pemakaian aksesoris tersebut tidak sesuai dengan aturan maka bisa menimbulkan permasalahan terhadap kesehatan mata. 

Beberapa di bawah ini adalah resiko yang bisa terjadi apabila pemakaian aksesoris mata tidak sesuai aturan yang benar: 

Terjadi Infeksi 

Infeksi bisa terjadi pada penggunaan softlens, eyeliner atau maskara yang tidak sesuai. Penggunaan softlens memiliki batas waktu tertentu dalam pemakaiannya. Selain itu perawatan kebersihannya juga harus diperhatikan dengan baik. 

Jika pemakaian softlens melebihi batas waktu dan softlens tidak dalam kondisi steril ketika dipakai, maka hal tersebut dapat memicu terjadinya Infeksi.

Alergi Hingga Iritasi

Baik kacamata, softlens, hingga aksesoris mata lainnya bisa berdampak alergi hingga iritasi jika penggunaan aksesorisnya tidak sesuai. Biasanya yang menyebabkan alergi dan Iritasi pada aksesoris mata adalah bahan dari aksesoris tersebut. 

aksesoris mata

Distorsi Penglihatan

Distorsi penglihatan merupakan gangguan kesehatan mata yang umumnya disebabkan oleh buruknya kualitas lensa pada kacamata. 

Abrasi Kornea

Kondisi lebih buruk yang bisa terjadi saat penggunaan aksesoris mata tidak sesuai adalah terjadinya Abrasi Kornea. Dampak Abrasi Kornea bisa mirip dengan Katarak, yaitu penglihatan menjadi kabur. 

Umumnya Abrasi Kornea terjadi saat adanya kondisi gesekan lensa kontak yang ukurannya tidak sesuai dengan mata. Cara pemakaian yang tidak sesuai juga bisa menyebabkan Abrasi Kornea. 

Baca juga: 
Operasi Katarak
Operasi Katarak Gratis

Ulkus Kornea

Selain Abrasi Kornea, ada juga resiko penggunaan aksesoris mata tidak tepat yang bahkan bisa menyebabkan hilangnya penglihatan alias buta. Resiko ini sering dikenal dengan Ulkus Kornea. 

Ulkus Kornea sendiri merupakan kondisi Infeksi mata yang sudah sangat parah. Infeksi tersebut bisa disebabkan karena banyak hal, seperti penggunaan lensa kontak terlalu lama, hingga kondisi lensa kontak yang tidak steril dan asal pakai pada mata. 

Cara Penggunaan Aksesoris Mata

Semua resiko penggunaan aksesoris pada mata yang tidak sesuai memang dapat memicu terjadinya permasalahan serius pada mata. Maka agar tidak terjadi berbagai resiko tersebut, sobat KMU bisa simak lebih dulu cara tepat penggunaan aksesoris pada mata berikut ini: 

  • Pada aksesoris kacamata, pastikan ukuran dan bahannya pas terlebih dulu. Utamanya bahan frame nya, pastikan saat digunakan nyaman pada kulit agar tidak terjadi iritasi. Lensa yang digunakan juga harus pas dan sesuai dengan keluhan. 
  • Bersihkan selalu kacamata dari debu yang sangat mungkin menempel saat dipakai maupun dilepas. Simpan di tempat khusus agar tetap steril. 

Baca juga: 
Perlukah Pakai Kacamata Saat Mendung?
Cara Bebas Dari Kacamata Silinder

  • Pada penggunaan lensa kontak, pastikan mengetahui waktu yang pas untuk memakai maupun melepas. Biasanya setiap lensa kontak memiliki batas waktu pemakaian. Seperti saat akan tidur atau mandi, pastikan untuk melepasnya. 
  • Saat melepas atau akan memakai Lensa kontak, pastikan kondisi lensa nya bersih dan steril terlebih dulu. Umumnya pembelian lensa kontak sudah dilengkapi dengan cairan pembersihnya. 
  • Pastikan tangan selalu dalam kondisi bersih saat akan memakai maupun melepas aksesoris mata agar mata tidak terkena bakteri dari tangan yang bisa menyebabkan iritasi. 
  • Sedangkan untuk aksesoris mata sejenis make up seperti maskara dan eyeliner, pastikan dulu bahan dari make up tersebut cocok dengan kulit sobat KMU. Jangan tidur sebelum membersihkan make up mata hingga benar-benar bersih. 

Periksa Rutin Kesehatan Mata

Pemeriksaan mata secara rutin bisa menjaga sobat KMU dari semua resiko gangguan kesehatan mata, termasuk resiko buruk dari penggunaan aksesoris mata yang tidak tepat. 

Saat melakukan pemeriksaan rutin, sobat KMU bisa sekaligus konsultasi dokter mata terkait aksesoris yang akan digunakan. Dengan begitu dokter juga bisa memberikan saran terbaik agar pemakaian aksesoris bisa tepat tanpa meninggalkan resiko. 

Pemeriksaan mata secara rutin juga akan membantu sobat KMU untuk mengatasi resiko yang mungkin sudah terlanjur dialami. Dokter mata akan memberikan alternatif penyembuhan sesuai dengan gejala yang timbul. 

Jadi pastikan agar sobat KMU selalu melakukan pemeriksaan mata rutin, minimal 6 bulan sekali atau sesuai dengan saran dokter ya. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Yuk tonton video tentang kesehatan mata lainnya melalui channel KMU seperti di bawah ini: 

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218