Bahaya! 6 Akibat Penderita Mata Silinder Tidak Memakai Kacamata

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

25 September 2025

Bagikan

Bahaya! 6 Akibat Penderita Mata Silinder Tidak Memakai Kacamata

Halo sahabat KMU, apakah kalian tahu bahaya akibat penderita mata silinder tidak memakai kacamata? Risiko bahaya terbesarnya adalah bisa akibat kecelakaan, mengapa bisa seperti itu? 

Untuk mengetahui jawabannya, pada kesempatan kali ini akan membahas 6 akibat penderita mata silinder tidak memakai kacamata. Yuk, simak penjelasan lengkapnya disini! 

Akibat Penderita Mata Silinder Tidak Memakai Kacamata 

Akibat Penderita Mata Silinder Tidak Memakai Kacamata 

Astigmatisme atau lebih dikenal dengan silinder adalah sebuah kondisi di mana permukaan Kornea atau Lensa Mata memiliki kelengkungan yang tidak merata. Buntutnya, penderita Mata Silinder kerap mengalami penglihatan buram atau terdistorsi. 

Salah satu  opsi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan kacamata khusus yang dirancang untuk mengoreksi kelainan penglihatan akibat Mata Silinder. Maka, jika penderita Mata Silinder memilih untuk tidak memakai kacamata, berbagai masalah pun dapat muncul dan berdampak pada kualitas hidup mereka.

Berikut adalah beberapa kemungkinan yang dapat terjadi akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata, meliputi:

1. Sering sakit kepala

Salah satu risiko akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata yaitu otak dan mata penderita bakal bekerja lebih keras untuk mencoba memfokuskan penglihatan. Upaya ini sering kali menyebabkan ketegangan pada otot mata, yang pada gilirannya dapat memicu sakit kepala. Biasanya sakit kepala terasa di area dahi atau pelipis dan dapat berlangsung sepanjang hari, terutama setelah aktivitas yang membutuhkan konsentrasi visual seperti membaca atau bekerja di depan layar komputer.

2. Mata cepat lelah

Akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata dapat pula berupa kelelahan mata. Kondisi ini terjadi karena mata terus-menerus berusaha untuk menyesuaikan fokus terhadap objek-objek yang dilihat. Kelelahan mata ditandai antara lain dengan rasa berat pada kelopak mata, penglihatan kabur setelah melihat layar terlalu lama, atau bahkan mata yang terasa kering.

3. Mata tegang

Ketegangan mata adalah masalah umum lainnya yang sering dialami akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata. Gejala mata tegang meliputi rasa perih, sensasi terbakar, atau mata yang terasa tegang. Ketegangan ini sering diperburuk oleh aktivitas yang membutuhkan penglihatan jarak dekat, seperti membaca buku atau menggunakan perangkat elektronik.

4. Penglihatan yang kian buruk

Meskipun Mata Silinder tidak selalu memburuk jika tidak memakai kacamata, ketidakmampuan untuk melihat dengan jelas dapat mempengaruhi kemampuan penderita untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Misalnya, membaca rambu jalan, bekerja, atau mengenali wajah orang lain menjadi lebih sulit akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata. Hal ini bukan saja dapat menurunkan produktivitas, tetapi juga menurunkan rasa percaya diri.

5. Risiko kecelakaan

Penglihatan yang buram atau terdistorsi akibat Mata Silinder dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata saat berkendara atau melakukan aktivitas yang membutuhkan ketelitian. Ketidakmampuan untuk melihat dengan jelas akibat penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata dapat menghambat respons terhadap situasi di sekitar, sehingga bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

6. Gangguan konsentrasi

Ketika penglihatan tidak optimal, konsentrasi menjadi sulit untuk dipertahankan. Penderita Mata Silinder mungkin merasa sulit untuk fokus pada tugas tertentu karena mata terus-menerus mencoba menyesuaikan fokus sebagai akibat Penderita Mata Silinder tidak memakai kacamata. Tentu saja, hal ini dapat mempengaruhi kinerja dalam hal bekerja maupun belajar.

Untuk mencegah hal-hal tersebut, sangat penting bagi penderita Mata Silinder untuk selalu memakai kacamata yang sesuai dengan yang diresepkan dokter mata. Kacamata tidak hanya membantu meningkatkan kualitas penglihatan, tetapi juga mengurangi beban kerja mata dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Baca juga : 
Operasi katarak gratis 2025
Biaya pemeriksaan mata 2025 
Biaya Operasi katarak 2025

Solusi & Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Solusi & Cara Menyembuhkan Mata Silinder

Meskipun mengetahui bahaya akibat penderita mata silinder tidak memakai kacamata, tak jarang banyak orang penderita mata silinder tetap mengabaikan penggunaan kacamata. Alasan utamanya adalah ribet memakai kacamata saat beraktivitas. 

Solusi efektif untuk terhindar dari bahaya mata silinder tanpa perlu menggunakan kacamata adalah dengan LASIK mata. Selain menjadi solusi, LASIK juga dapat sembuhkan bahaya dan efek mata silinder secara permanen dan bebaskan dari kacamata untuk selamanya. 

LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) adalah prosedur laser vision correction (LVC) untuk mengoreksi mata silinder, mata minus atau mata plus. Cara kerja LASIK adalah dengan memperbaiki struktur Kornea mata dan membuat cahaya jatuh tepat di Retina mata, sehingga penglihatan dapat kembali jelas. 

Menurut dokter mata, ada 3 metode LASIK yang populer saat ini yaitu ZEISS SMILE, Femto LASIK, dan PRK. Berikut penjelasan singkatnya: 

1. ZEISS SMILE

ZEISS SMILE adalah metode paling canggih untuk saat ini, metode ini minim rasa sakit dan prosesnya cepat serta pemulihannya sangat singkat. Metode ini minim sayatan dan tanpa perlu membuat flap pada mata. 

2. Femto LASIK

Femto LASIK adalah metode yang hampir sama dengan metode SMILE, perbedaannya metode ini memerlukan flap untuk memperbaiki struktur Kornea. Namun biaya Femto LASIK umumnya lebih murah dari metode SMILE. 

3. PRK

PRK (Photorefractive Keratectomy) adalah metode konvensional yang juga masih efektif untuk mengoreksi mata minus atau silinder. Metode ini sangat cocok bagi pasien yang memiliki Kornea tipis. 

BACA JUGA:
Bisakah Biaya LASIK Ditanggung BPJS Kesehatan?
Operasi Katarak
Biaya Operasi Mata Minus 2025: Dengan Semua Metode LASIK!

LASIK Mata di National Eye Center

LASIK Mata di National Eye Center

Jika sahabat KMU ingin mendapatkan layanan LASIK lengkap dengan 3 metode ZEISS SMILE, Femto LASIK, dan PRK. National Eye Center adalah tempat yang cocok untuk menjalani prosedur operasi LASIK. Adapun beberapa keunggulannya, meliputi: 

  1. Teknologi canggih Jerman untuk hasil yang lebih optimal.
  2. Dokter mata tersertifikasi khusus LASIK dan memiliki pengalaman tinggi. 
  3. Mendapatkan pelayanan nyaman dan ramah saat konsultasi dokter mata, baik saat operasi atau pasca operasi. 

Nah, bagi kalian yang berniat melakukan LASIK, kalian perlu memastikan beberapa persyaratan umum sebagai berikut:

  • Berusia di atas 18 tahun.
  • Tidak memiliki perubahan signifikan pada resep kacamata atau lensa kontak selama setahun terakhir.
  • Tidak memiliki penyakit mata tertentu seperti Glaukoma atau Katarak.

Operasi LASIK di NEC dengan ZEISS SMILE bisa dilakukan dengan biaya LASIK sebesar 38 juta saja. Untuk dapatkan potongan harga sahabat KMU bisa pantau event dan promo menarik di NEC melalui sosial media atau website resmi NEC. 

Ayo segera ambil tindakan pasti untuk bebaskan mata silinder kalian, segera lakukan periksa mata di KMU sekarang juga! 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218