Kolesterol Tinggi Tidak Hanya Berbahaya untuk Jantung, Mata Juga Bisa Terdampak

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

31 July 2026

Bagikan

Kolesterol Tinggi Tidak Hanya Berbahaya untuk Jantung, Mata Juga Bisa Terdampak

Kolesterol seringkali dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan stroke. Namun, tahukah Anda bahwa kolesterol tinggi juga dapat berdampak pada kesehatan mata? Banyak orang tidak menyadari bahwa kondisi ini dapat mempengaruhi pembuluh darah yang berperan penting dalam menjaga fungsi penglihatan. Akibatnya, gangguan pada mata sering berkembang secara perlahan tanpa gejala yang jelas di tahap awal. Karena itu, penting untuk memahami hubungan antara kolesterol dan kesehatan mata agar risiko gangguan penglihatan dapat dicegah sejak dini.

Bagaimana Kolesterol Tinggi Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mata?

Bagaimana Kolesterol Tinggi Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mata

Ketika kadar kolesterol dalam darah terlalu tinggi, lemak dapat menumpuk pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak. Kondisi ini dikenal sebagai Aterosklerosis, yaitu penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang dapat menghambat aliran darah ke berbagai organ tubuh, termasuk mata.

Di dalam mata terdapat Retina, lapisan saraf yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak. Retina membutuhkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup melalui pembuluh darah yang sehat. Jika pembuluh darah mengalami penyempitan akibat penumpukan kolesterol, aliran darah menuju Retina dapat terganggu sehingga fungsi retina ikut menurun. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan penglihatan yang berkembang secara bertahap.

Menurut dr. Raditya Rahma Fatih, Sp.PD, penumpukan lemak pada pembuluh darah Retina dapat memicu Aterosklerosis yang menghambat suplai darah ke Retina. Akibatnya, jaringan Retina tidak mendapatkan nutrisi secara optimal dan dapat menimbulkan berbagai masalah penglihatan. Yang perlu diwaspadai, kondisi ini seringkali tidak menimbulkan keluhan pada tahap awal sehingga banyak penderita tidak menyadarinya.

Pada kasus yang lebih berat, plak atau endapan lemak dapat menyumbat pembuluh darah Retina. Penyumbatan ini berisiko menyebabkan berkurangnya penglihatan secara mendadak hingga kehilangan penglihatan pada area tertentu apabila tidak segera ditangani.

Baca juga:
– Operasi Katarak Gratis
– LASIK
– Katarak

Tanda-Tanda pada Mata yang Bisa Berkaitan dengan Kolesterol Tinggi

Tanda-Tanda pada Mata yang Bisa Berkaitan dengan Kolesterol Tinggi

Karena kondisi ini seringkali tidak menimbulkan gejala, pemeriksaan mata dapat menjadi salah satu cara untuk mendeteksi tanda-tanda awal yang berkaitan dengan kondisi tersebut. Beberapa perubahan pada mata yang dapat ditemukan antara lain:

  1. Penglihatan kabur
    Aliran darah yang tidak optimal ke Retina dapat menyebabkan penglihatan menjadi buram atau tidak sejelas biasanya. Keluhan ini dapat muncul secara perlahan dan sering dianggap sebagai gangguan mata biasa.
  1. Muncul lingkaran putih atau keabu-abuan pada kornea
    Pada sebagian orang, penumpukan lemak dapat menyebabkan terbentuknya cincin berwarna putih atau keabu-abuan di tepi Kornea yang dikenal sebagai arcus senilis. Meski tidak selalu mengganggu penglihatan, kondisi ini dapat menjadi tanda adanya kadar kolesterol yang tinggi.
  1. Timbunan kekuningan di sekitar kelopak mata
    Endapan lemak berwarna kekuningan yang muncul di sekitar kelopak mata atau dekat hidung disebut xanthelasma. Kondisi ini sering dikaitkan dengan gangguan metabolisme lemak dan kadar kolesterol yang tidak terkontrol.
  1. Gangguan penglihatan mendadak
    Jika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah Retina, penderita dapat mengalami penurunan penglihatan secara tiba-tiba. Kondisi ini memerlukan pemeriksaan dan penanganan segera oleh dokter mata.

Baca juga:
–
Penting! Ketahui 4 Gangguan Mata Karena Kolesterol Tinggi
– Operasi Katarak
– Xanthelasma: Tanda Colesterol Tinggi Pada Mata 

Siapa yang Berisiko Mengalami Kolesterol Tinggi?

Siapa yang Berisiko Mengalami Kolesterol Tinggi

Setiap orang dapat mengalami kolesterol tinggi, tetapi terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risikonya. Salah satunya adalah pola makan yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, seperti kebiasaan mengonsumsi gorengan, makanan cepat saji, atau makanan olahan secara berlebihan.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik juga dapat menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) meningkat. Risiko semakin tinggi pada individu yang mengalami obesitas, memiliki riwayat keluarga dengan kolesterol tinggi, menderita diabetes, hipertensi, atau berada pada usia yang lebih lanjut.

Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan juga dapat memperburuk kondisi pembuluh darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi akibat kolestrol. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko tersebut.

Cara Menjaga Kolesterol dan Kesehatan Mata Tetap Optimal

Menjaga kadar kolesterol tetap normal merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan jantung sekaligus menjaga fungsi penglihatan. Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan:

  • Mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans.
  • Memperbanyak konsumsi sayur, buah, ikan, dan makanan tinggi serat.
  • Berolahraga secara rutin minimal 150 menit per minggu.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Menghindari kebiasaan merokok.
  • Mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah secara berkala.

Selain menerapkan pola hidup sehat, pemeriksaan kesehatan secara rutin juga tidak kalah penting. Jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi, sebaiknya lakukan kontrol secara berkala ke dokter spesialis penyakit dalam untuk memantau kadar kolesterol dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Di sisi lain, pemeriksaan mata rutin dan juga konsultasi dokter mata juga sangat dianjurkan. Melalui pemeriksaan Retina, berbagai perubahan pada pembuluh darah mata dapat terdeteksi lebih dini sebelum menimbulkan gangguan penglihatan yang serius. Sesuai penjelasan dr. Raditya Rahma Fatih, Sp.PD, deteksi dini menjadi kunci penting karena banyak kasus gangguan Retina akibat kolesterol tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Jangan menunggu hingga penglihatan terasa terganggu. Jika Anda memiliki kolesterol tinggi, sering mengonsumsi makanan berlemak, atau mulai merasakan pandangan kabur dan tidak nyaman pada mata, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis mata. Dengan penanganan yang tepat sejak dini, kesehatan mata dan kualitas penglihatan dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218