Mata lelah adalah keluhan yang kerap kali dirasakan oleh setiap orang, sehingga tak jarang banyak pasien mata bertanya tentang cara mengatasi mata lelah yang efektif dan aman untuk kondisi kesehatan mata.
Bekerja di depan laptop, scrolling media sosial di smartphone, hingga menatap layar monitor komputer selama berjam-jam kini sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Sehingga banyak orang yang mengalami keluhan mata lelah atau dalam istilah medis dikenal juga dengan Astenopia.
Keluhan seperti pandangan mulai kabur, mata terasa perih, hingga sakit kepala sering kali menjadi sinyal bahwa mata Anda butuh istirahat. Jangan abaikan kondisi ini demi produktivitas. Yuk, simak panduan lengkap mengenai gejala, penataan ruang kerja, hingga cara mengatasi mata lelah menurut rekomendasi dokter mata berikut ini!
Daftar Isi
Apa Itu Mata Lelah (Astenopia)

Sebelum membahas mengenai cara mengatasi mata lelah secara efektif dan sesuai dengan anjuran dokter mata, Anda perlu tahu terlebih dahulu tentang gambaran umum apa itu mata lelah.
Secara medis, mata lelah dikenal dengan istilah Astenopia atau sering juga disebut Digital Eye Strain (ketegangan mata digital). Kondisi ini bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah kelompok gejala yang timbul akibat penggunaan otot-otot mata secara intensif dalam jangka waktu lama tanpa jeda yang cukup.
Saat Anda menatap layar digital, secara tidak sadar frekuensi berkedip akan menurun drastis dari yang normalnya 15 hingga 20 kali per menit menjadi hanya 5–7 kali saja. Penurunan frekuensi berkedip inilah yang memicu penguapan air mata lebih cepat, membuat mata menjadi kering dan juga pada akhirnya bisa memicu kondisi mata lelah (Astenopia).
Baca juga:
– Lasik
– Katarak
– Operasi Katarak
Gejala Mata Lelah

Keluhan mata lelah ini memiliki beberapa ciri khusus, namun jarang orang yang memperhatikan gejalanya. Berdasarkan rujukan medis dan dokter spesialis mata, berikut ini beberapa gejala mata lelah:
- Mata Terasa Sepet dan Kering
Sensasi kesat, perih, atau seperti berpasir saat kelopak mata dipejamkan. - Mata Merah dan Berair
Sebagai respons alami, mata yang kering terkadang justru memicu produksi air mata berlebih yang tidak berkualitas untuk melumasi permukaan kornea. - Pandangan Kabur atau Ganda
Fokus penglihatan mendadak buram atau membayang saat melihat tulisan di layar setelah bekerja beberapa jam. - Sakit Kepala dan Nyeri Leher
Ketegangan pada otot mata menjalar ke otot pelipis, dahi, hingga menyebabkan kaku pada area leher dan bahu akibat posisi tubuh yang tegap menatap layar. - Sensitif Terhadap Cahaya (Fotofobia)
Mata terasa silau dan tidak nyaman saat melihat lampu ruangan atau layar dengan tingkat kecerahan tinggi.
Apabila Anda mengalami gejala tersebut, sebagai langkah awal segeralah untuk mengistirahat mata selama beberapa menit. Langkah tersebut dilakukan bertujuan untuk menghindari keluhan yang lebih serius pada mata.
Baca juga:
– Operasi katarak gratis 2026
– Biaya pemeriksaan mata 2026
– Biaya Operasi katarak 2026
Cara Mengatasi Mata Lelah secara Instan
Apabila Anda diharuskan untuk bekerja di di depan layar, Anda perlu tahu beberapa cara mengatasi mata lelah secara instan dan sesuai dengan rekomendasi dari dokter spesialis mata. Berikut ini beberapa langkah yang harus Anda lakukan, meliputi:
1. Terapkan Rumus Rumus 20-20-20 (Terapi Mata Lelah Paling Efektif)
Setiap 20 menit Anda menatap layar, alihkan pandangan untuk melihat objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama minimal 20 detik. Langkah ini sangat efektif untuk mengistirahatkan dan merilekskan otot siliaris mata yang tegang.
2. Gunakan Air Mata Buatan (Artificial Tears)
Sediakan selalu obat tetes mata berupa air mata buatan (artificial tears) yang sesuai dengan anjuran dokter mata di meja kerja Anda. Teteskan saat mata mulai terasa sepet atau kering untuk memberikan hidrasi instan dan mengembalikan kelembaban alami mata.
3. Lakukan Kompres Hangat
Saat jam istirahat makan siang, sempatkan untuk mengompres mata menggunakan kain bersih atau handuk kecil yang telah direndam air hangat selama 5 sampai 10 menit. Rasa hangat ini akan melancarkan sirkulasi darah di sekitar kelopak mata dan merangsang kinerja kelenjar minyak agar mata tidak mudah kering.
4. Pijat Ringan Area Sekitar Mata
Gunakan ujung jari yang bersih untuk memijat lembut area tulang pelipis, dahi, dan tulang pipi di bawah mata secara melingkar guna mengurangi ketegangan otot wajah dan perlu Anda ingat jangan menekan bola mata secara langsung.
Cara Mengatur Lingkungan Kerja agar Mata Tidak Cepat Lelah
Selain mengetahui cara mengatasi mata lelah secara efektif, Anda juga perlu tahu tentang tata cara mengatur lingkungan kerja agar mata tidak cepat lelah. Berikut ini tips mengatur lingkungan kerja yang nyaman dan aman untuk kesehatan mata, antara lain:
- Atur jarak layar monitor komputer atau laptop dengan mata Anda minimal 50–65 cm dari mata Anda. Bagian atas layar sebaiknya sejajar atau sedikit di bawah level ketinggian mata (membentuk sudut pandang sekitar 15–20 derajat ke bawah).
- Pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang pas dan hindari bekerja dalam ruangan yang gelap gulita dengan layar monitor yang sangat terang.
- Sesuaikan tingkat kecerahan layar agar sama dengan intensitas cahaya di sekitar ruangan Anda, serta pastikan ukuran huruf atau objek di layar tidak terlalu kecil sehingga tidak perlu memicingkan mata untuk melihatnya.
- Jika Anda menghabiskan waktu lebih dari 8 jam di depan layar, pertimbangkan penggunaan kacamata dengan lensa khusus anti blue light untuk mengurangi paparan radiasi sinar biru.
Baca juga:
– Waspadai Glaukoma di Usia Muda Sebelum Terlambat
– Bahaya Sinar Biru untuk Mata? Ini Penjelasan Medisnya
– Penyebab Mata Buram Saat Puasa? Waspadai Mata Kering!
Kapan Mata Lelah Menjadi Pertanda Masalah Serius?

Pada umumnya, keluhan mata lelah akan mereda setelah Anda mengistirahatkan mata atau tidur yang cukup di malam hari. Namun, apabila cara mengatasi mata lelah yang Anda lakukan masih belum bisa meredakan keluhan pada mata, Anda perlu waspada terhadap ciri-ciri kondisi berikut:
- Keluhan mata lelah, pusing, dan pandangan kabur tetap terjadi meskipun Anda sudah mengurangi screen time dan beristirahat.
- Anda mencurigai adanya gangguan penglihatan seperti mata minus (miopi), silinder (astigmatisme), atau rabun dekat (presbiopi) yang belum terkoreksi oleh kacamata yang tepat.
- Muncul rasa nyeri yang menusuk di dalam bola mata atau kelopak mata membengkak secara tiba-tiba.
Bila Anda mengalami kondisi tersebut segera untuk konsultasi dokter mata di RS & Klinik mata KMU secepatnya demi mencegah kondisi yang lebih serius terjadi pada mata!
Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini!











