Upgrade Kacamata untuk Penglihatan Lebih Jelas dan Nyaman

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

5 May 2026

Bagikan

upgrade kacamata

Sebagian orang mungkin tidak menyadari pentingnya upgrade kacamata. Upgrade Kacamata penting dilakukan, utamanya bagi penderita gangguan Refraksi seperti Miopi, Astigmatisme, hingga Silinder. Banyak orang yang mengira bahwa satu kacamata saja sudah cukup untuk dipakai dalam jangka waktu yang sangat lama atau bahkan selamanya. 

Mengganti atau upgrade kacamata tidak hanya perlu dilakukan pada saat kaca pada kacamata pecah atau frame patah. Upgrade kacamata tidak dilakukan semata-mata untuk mengganti model yang lama dengan model yang baru, melainkan upgrade ini cenderung dilakukan untuk menambah nilai fungsi kacamata untuk kondisi mata tertentu. 

Baca juga: Katarak dan Kelainan Refraksi Sembuh Dalam Satu Kali Tindakan

Tanda-tanda Saatnya Upgrade Kacamata

Waktu untuk upgrade kacamata pada tiap orang biasanya berbeda-beda. Umumnya seseorang harus upgrade atau ganti kacamata jika sudah mengalami beberapa tanda atau gejala, seperti: 

  1. Kualitas Panda Kurang Jelas

Penderita mata minus, plus, atau bahkan silinder biasanya akan sangat terbantu dengan menggunakan kacamata berlensa sehingga kualitas penglihatannya jadi jelas. Namun, jika kualitas pandangan sudah berubah kabur atau cenderung buram, artinya ada masalah dan kacamata harus segera diupgrade. 

  1. Sakit Kepala dan Mata Tegang

Selain kualitas fungsi kacamata yang mulai tidak jelas, penderita biasanya juga akan mengalami sakit kepala dan mata tegang saat menggunakan kacamata tersebut dalam jangka waktu yang lama. 

  1. Lensa yang Sudah Rusak

Tidak menutup kemungkinan karena sangat lama digunakan, lensa bisa saja mengalami kerusakan. Kerusakan pada lensa biasanya berupa goresan, lapisan anti radiasi yang mulai terkelupas, hingga warna lensa yang berubah kekuningan. 

  1. Sering Menyipitkan Mata

Kebiasaan sering menyipitkan mata meski sudah menggunakan kacamata, bisa saja menunjukkan waktunya untuk upgrade kacamata.

Baca juga: 
Mata Panda
Mata Merah

Kenapa Kacamata Lama Tidak Lagi Nyaman Digunakan?

Kacamata yang sudah berumur lama, cenderung mengalami perubahan seiring berjalannya waktu. Hal ini juga pastinya memengaruhi tingkat kenyamanan pengguna. Semakin sering digunakan dan semakin lama, maka kenyamanan kacamata juga akan berkurang. 

Lensa kacamata yang bisa berubah karena kondisi dan pengaruh lingkungan, dapat mengubah kualitas lensa itu sendiri ketika digunakan. Selain itu, karena beberapa situasi tertentu bisa saja kondisi penglihatan mata juga mengalami perubahan yang cenderung berubah lebih menurun. 

Itulah mengapa kacamata lama akan terasa jadi kurang nyaman jika digunakan terus menerus. Maka harus ada upgrade kacamata untuk penglihatan yang tetap jernih. 

Baca juga: 
Katarak
Katarak Lensa Premium

Manfaat Upgrade Kacamata Untuk Penglihatan

Upgrade kacamata tentu tidak hanya sekadar aturan keharusan, namun ada banyak manfaat di baliknya. Apa saja manfaat yang dimaksud? berikut ini beberapa manfaatnya: 

  1. Penglihatan Mata Jadi Lebih Optimal

Penderita mata minus maupun plus saat menggunakan kacamata berlensa pasti akan mendapatkan kualitas penglihatan uang lebih jernih. Namun, jika kacamata yang dipakai sudah mulai berkurang kualitasnya, maka tentu kualitas penglihatan juga jadi berkurang. Untuk itu, perlu dilakukan upgrade kacamata untuk mendapatkan penglihatan yang optimal lagi. 

  1. Perlindungan Sinar Berbahaya

Seiring berjalannya waktu, teknologi yang menciptakan kacamata juga semakin maju dengan berbagai fitur terbaru yang membantu keamanan dan kenyamanan pengguna. Terlindung dari sinar berbahaya merupakan salah satu contoh kemajuan teknologi dalam mengembangkan kualitas kacamata. 

Jadi kualitas kacamata yang lama tentu perlindungan dan kualitasnya berbeda dengan edisi terbarunya. 

  1. Mencegah Mata Lelah

Secara umum kacamata Refraksi yang terbaru sudah dilengkapi dengan teknologi anti reflektif. Teknologi ini memungkinkan pengurangan pantulan cahaya yang sangat silau di mata. Hal ini bermanfaat agar mata tidak cepat lelah. 

  1. Mencegah Resiko Minus Bertambah

Manfaat yang satu ini sebenarnya tidak hanya berlaku untuk penderita mata minus, namun juga berlaku untuk jenis penyakit Refraksi lainnya. 

Penggunaan kacamata lama dengan tingkat keakuratan yang pasti sudah menurun, tentu akan menimbulkan resiko gangguan Refraksi makin parah. Jika penderita menderita mata minus, maka tingkat minus mata bisa bertambah. 

Baca juga: 
Terapi Mata Minus Anak 

Pentingnya Pemeriksaan Mata Sebelum Mengganti Kacamata 

Upgrade kacamata memang penting dilakukan, namun hal ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Bagi penderita mata minus, plus atau bahkan silinder, mengganti kacamata tanpa konsultasi dokter mata terlebih dulu bisa saja beresiko menambah tingkat keparahan gangguan mata. 

Maka sangat penting bagi penderita untuk melakukan pemeriksaan terlebih dulu sebelum akhirnya upgrade kacamata. Mengapa penting? ini dia beberapa alasannya: 

  • Memastikan apakah ada penambahan tingkat minus, plus atau silinder yang diderita. 
  • Mendeteksi apakah ada gangguan mata lainnya seperti Katarak, Glaukoma atau penyakit mata lainnya yang bisa dideteksi sejak dini. 
  • Mencegah komplikasi gangguan mata jika kacamata yang diganti tidak sesuai dengan kondisi mata. 

Baca juga: 
Operasi Katarak 
Operasi Katarak Gratis

Tips Memilih Kacamata yang Tepat dan Nyaman

Tidak hanya nilai fungsi, nilai estetika terkadang juga dibutuhkan saat memutuskan untuk upgrade atau mengganti kacamata. Maka memilih kacamata harus dilakukan secara tepat. Bagaimana caranya? ini dia beberapa tips nya: 

  1. Sesuaikan Lensa Dengan Kondisi Mata

Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah memilih lensa yang tepat. Setelah melakukan pemeriksaan ke dokter mata terkait kondisi mata, maka akan lebih mudah memilih lensa mana yang harus digunakan untuk upgrade. Pastikan memilih lensa sesuai dengan kondisi mata terbaru. 

  1. Pilih Bentuk Kacamata Sesuai Bentuk Wajah

Dalam hal ini kesesuaiannya harus diperhatikan dari nilai estetika. Jangan menggunakan frame yang terlalu besar untuk bentuk wajah yang kecil. Setiap bentuk wajah biasanya memiliki kecocokan yang berbeda dengan bentuk frame kacamata. 

  1. Pilih Bahan Ringan

Utamanya bagi pemakai kacamata setiap hari, pemilihan bahan kacamata menjadi hal yang cukup penting. Pilihlah kacamata yang punya bahan ringan agar tidak terlalu menjadi beban mata. Beberapa bahan rekomendasi adalah seperti titanium dan asetat. 

  1. Pastikan Membelinya Secara Langsung

Saat ini memang sudah banyak sekali optik yang menyediakan pengiriman kacamata secara online. Namun, ada baiknya untuk membeli kacamata secara langsung agar bisa mencobanya dan menyesuaikan kecocokan kacamata pada mata sendiri. Membeli kacamata secara online berisiko mendapatkan kacamata yang salah. 

Baca juga: Mata Kering Saat Menggunakan Softlens? Ini Cara Mengatasinya

Setiap kacamata yang sudah tidak nyaman dipakai, sebenarnya adalah tanda awal kacamata harus diupgrade. Jangan menyepelekan upgrade kacamata bagi penderita gangguan Refraksi karena memaksa pemakaian kacamata yang sudah tidak sesuai dapat menambah tingkat keparahan gangguan Refraksi. 

Jika merasa sudah tidak ingin ketergantungan dengan kacamata, sobat KMU bisa memilih alternatif tindakan Lasik untuk mengganti lensa secara tetap sehingga bisa terbebas dari penggunaan kacamata maupun lensa kontak. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton video menarik lainnya dari KMU:

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218