Beberapa orang saat menjalani puasa mengeluhkan pandangan mendadak tidak fokus atau sedikit buram saat sedang berpuasa, terutama di siang atau sore hari. Tentunya penyebab mata buram saat puasa ini disebabkan oleh beberapa faktor.
Kebanyakan kasus penyebab mata buram saat puasa adalah kurangnya cairan dalam tubuh yang mengakibatkan dehidrasi yang berpengaruh juga terhadap kondisi kesehatan mata. Fenomena mata buram saat puasa sering kali membuat orang merasa khawatir.
Maka untuk menjawab rasa khawatir Anda terhadap kondisi tersebut ini memiliki penjelasan medis yang berkaitan erat dengan perubahan metabolisme dan asupan cairan tubuh. Mari simak informasi selengkapnya pada penjelasan berikut ini!
Daftar Isi
Mengapa Mata Bisa Terasa Buram Saat Puasa?

Anda tidak perlu khawatir, karena kondisi mata buram saat puasa ini adalah kondisi wajar dan masih sangat bisa untuk ditangani. Penyebab mata buram saat puasa ini bukan karena adanya kerusakan saraf pada mata, melainkan penyebab mata buram saat puasa umumnya terjadi karena respon tubuh terhadap kondisi kurang cairan (dehidrasi) dan perubahan kadar glukosa.
Saat Anda tidak makan dan minum selama belasan jam, dimana lapisan air mata yang berfungsi menjaga permukaan mata tetap lembab, licin dan jernih dapat terganggu. Akibatnya, cahaya yang masuk ke mata tidak terbiaskan dengan sempurna, sehingga bayangan benda terlihat kabur atau buram.
Dokter mata menjelaskan, ada beberapa faktor yang dapat meningkatnya terjadinya keluhan mata buram saat puasa, antara lain:
- Faktor usia yang sudah mulai menua, karena umumnya seiring bertambahnya usia fungsi organ mata mengalami penurunan salah satunya tidak bisa optimal dalam memproduksi air mata.
- Memiliki riwayat penyakit seperti kelainan refraksi (mata minus, mata plus atau silinder).
- Pasien pasca operasi mata juga rentan mengalami kondisi mata buram saat puasa karena mata masih dalam proses pemulihan.
Baca juga:
– LASIK
– Katarak
– Operasi Katarak
3 Alasan Mata Buram Saat Puasa
Ada 3 alasan umum Anda mengalami mata buram saat puasa. Berikut ini beberapa penyebab mata buram saat puasa yang perlu Anda ketahui, antara lain:
1. Kurangnya Cairan Dalam Tubuh
Kurang cairan dalam kurun waktu 12 hingga 14 jam membuat tubuh dehidrasi, akibat terjadinya dehidrasi produksi air mata alami juga berkurang. Kondisi tersebutlah yang membuat mata terasa kering, merah, mengganjal dan terasa berpasir.
2. Kurang Cukup Istirahat
Adanya perubahan waktu istirahat yang pada ujungnya menyebabkan kurang tidur selama bulan puasa ini dapat berdampak pada kestabilan kadar air mata alami sehingga mata lebih mudah lelah dan kering.
3. Screen Time Berlebih
Kurangnya aktivitas fisik selama bulan puasa dan hanya menghabiskan untuk menatap layar HP atau laptop dalam waktu lama juga bisa berdampak pada kondisi mata Anda. Menatap layar dalam waktu lama dapat mengurangi frekuensi berkedip sehingga kelembaban mata kurang terjaga dan menyebabkan terjadinya mata kering.
Baca juga:
– Operasi katarak gratis 2026
– Biaya pemeriksaan mata 2026
– Biaya Operasi katarak 2026
Cara Mengatasi Mata Buram Saat Puasa

Setelah mengetahui penyebab mata buram saat puasa, maka jangan biarkan ketidaknyamanan mata buram saat puasa mengganggu ibadah Anda. Lakukan beberapa langkah berikut untuk mengatasi mata buram saat puasa, meliputi:
1. Penuh Asupan Cairan Tubuh
Untuk memenuhi cairan dalam tubuh, Anda perlu banyak konsumsi air pada saat sahur dan berbuka dengan takaran 2-4-2 (2 gelas saat buka, 4 gelas di malam hari, 2 gelas saat sahur) untuk memastikan cadangan cairan tubuh terpenuhi.
2. Gunakan Tetes Mata Buatan
Jika mata Anda terasa kering, mengganjal dan merah jangan ragu untuk menggunakan tetes mata buatan. Anda jangan khawatir apabila tetes mata dapat membatalkan puasa karena menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan penggunaan obat tetes mata saat puasa tidak membatalkan puasa. Gunakan tetes mata khusus pelumas mata untuk menjaga kornea tetap basah.
3. Istirahatkan Mata
Apabila Anda banyak menghabiskan waktu untuk menatap layar HP atau laptop, maka terapkan (aturan 20-20-20), saat bekerja di depan layar, setiap 20 menit, lihatlah benda sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik untuk melemaskan otot mata. Teknik ini mampu menjaga kondisi penglihatan mata supaya tidak mengalami buram saat puasa.
4. Penuhi Nutrisi Untuk Mata
Konsumsi makanan tinggi vitamin A dan Omega 3, sumber nutrisi tersebut bisa anda dapatkan dengan mengkonsumsi ikan, wortel, atau bayam dalam menu sahur dan berbuka untuk mendukung kesehatan lapisan air mata.
Baca juga:
– Mata Minus Silinder Anak: Penyebab, Gejala, & Solusi Tepat di KMU
– Brown McLean Syndrome pada Mata
– Mata Minus Parah, Salah Kacamata atau Salah Kaprah?
Kapan Harus Memeriksakan Mata ke Dokter?

Meskipun secara umum penyebab mata buram saat puasa bukan disebabkan karena kerusakan saraf mata, Anda perlu waspada terhadap kondisi-kondisi berikut ini:
- Pandangan tetap buram meskipun sudah berbuka puasa dan beristirahat.
- Mata terasa nyeri yang hebat atau sangat merah.
- Muncul kilatan cahaya (floaters) atau penyempitan bidang pandang secara mendadak.
- Riwayat penyakit Diabetes atau Glaukoma yang memerlukan pengawasan medis khusus selama berpuasa.
Apabila Anda mengalami kondisi-kondisi tersebut segera untuk periksa dan konsultasi dokter mata secepatnya. Bagi Anda yang ingin periksa mata dengan dokter spesialis mata berpengalaman, Anda bisa melakukan periksa mata di RS & Klinik mata KMU. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera lakukan periksa mata dan konsultasi dengan dokter spesialis mata hanya di RS & Klinik mata KMU!
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini:











