Halo sahabat KMU, siapa yang masih mengira bahwa Katarak hanya terjadi pada lansia? Faktanya mata Katarak usia berapapun bisa terjadi, termasuk pada para anak muda. Bahkan Katarak juga bisa terjadi pada bayi yang baru lahir yang dikenal dengan Katarak Kongenital.
Memang secara persentase Katarak yang terjadi pada orang tua atau lansia lebih besar, namun tidak menutup kemungkinan Katarak bisa terjadi pada selain orang tua yang disebabkan oleh beberapa faktor.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui beberapa faktor risiko terjadi Katarak pada penjelasan berikut ini!
Daftar Isi
Mitos: Katarak Hanya Terjadi Pada Orang Tua

Pendapat atau klaim yang menyatakan Katarak hanya terjadi pada para orang tua adalah mitos dan faktanya Katarak usia berapapun bisa terjadi, termasuk pada orangtua, anak-anak bahkan bayi baru lahir.
Katarak bisa terjadi pada segala usia dikarenakan penyebab kekeruhan lensa bukan hanya karena faktor umur saja, melainkan banyak faktor yang bisa sebabkan lensa mata menjadi keruh. Salah satu penyebab kekeruhan lensa mata di usia muda adalah karena trauma atau cedera.
Baca juga:Â
– Tanda -Tanda Katarak Pada Lansia dan Solusi Pengobatannya
– Operasi IOL Exchange: Kisah Pasien Katarak Dini dan Buram Lagi
Fakta: Semua Usia Bisa Mengalami Katarak
Beberapa fakta penelitian ilmiah menyatakan bahwa kenyataan di lapangan Katarak usia berapapun bisa terjadi. Penelitian yang dilakukan rumah sakit mata Cicendo (Indonesia) periode Januari 2017 sampai Desember 2019, memberikan temuan hasil terdapat 224 anak mengalami Katarak.
Sedangkan data penderita Katarak secara global menurut World Health Organization (WHO) menyatakan sekitar 2,2 miliar orang di dunia mengalami gangguan penglihatan (Visual Impairment) dan sekitar 65,2 juta orang mengalami gangguan penglihatan karena Katarak yang belum ditangani atau belum dilakukan operasi Katarak.
Penyebab Katarak yang Sering Tidak Disadari

Mengapa Katarak usia berapapun bisa terjadi? Tentunya ada beberapa penyebab selain penuaan yang menyebabkan terjadinya mata Katarak. Berikut ini beberapa penyebab yang mendasari terjadinya Katarak, antara lain:
- Trauma mata yang terjadi karena benturan tumpul, luka tusuk, atau paparan zat kimia/radiasi pada mata yang merusak struktur lensa dan dikenal sebagai Katarak traumatik.
- Diabetes dan Hipertensi bisa memicu terjadinya kekeruhan lensa mata karena tingginya kadar gula dalam darah atau tekanan darah yang lebih dari batas normal.Â
- Katarak pada bayi atau dikenal dengan Kongenital terjadi karena faktor keturunan, kelainan genetik, atau infeksi (misalnya Rubella) saat ibu hamil.
- Paparan sinar matahari berlebihan dalam jangka panjang tanpa pelindung mata dapat merusak protein lensa.
- Penggunaan obat-obat tertentu, seperti kortikosteroid (oral, hirup, atau topikal) dalam jangka panjang
Baca juga :Â
– LASIK
– Operasi katarak gratis 2025
Risiko Katarak yang Bisa Muncul Sejak Usia Muda
Katarak pada usia muda seringkali dipicu oleh stres oksidatif yang berlebihan, di mana peningkatan radikal bebas akibat merokok atau paparan sinar UV mempercepat kerusakan dan penggumpalan protein kristalin di lensa.
Pada individu dengan Diabetes Melitus yang tidak terkontrol, terjadi gangguan osmotik ketika glukosa diubah menjadi sorbitol di dalam lensa, yang menarik air dan menyebabkan serat lensa membengkak dan keruh.
Faktor risiko lainnya termasuk trauma fisik yang merusak struktur lensa, penggunaan kortikosteroid jangka panjang yang mengganggu metabolisme lensa, serta kelainan genetik atau infeksi saat kehamilan yang menyebabkan Katarak kongenital karena kegagalan perkembangan serat lensa yang normal.
Baca juga:Â
– Biaya pemeriksaan mata 2025
– Biaya Operasi katarak 2025
Jangan Tunggu Kabur, Periksa Mata Secara Rutin

Setelah mengetahui Katarak usia berapapun bisa terjadi, lalu jangan pernah sesekali untuk malas melakukan pemeriksaan mata rutin ke dokter mata minimal 6 bulan atau 1 tahun sekali.
Ingat! jangan menunggu penglihatan kabur kemudian melakukan konsultasi dokter mata, karena bisa jadi kondisi tersebut berbahaya bagi kesehatan mata bahkan bisa berisiko kebutaan jika dibiarkan dalam waktu lama.
Jadi, bagi sahabat KMU penting sekali untuk melakukan pemeriksaan mata rutin, ayo segera lakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter spesialis mata favorit kalian hanya di RS & Klinik mata KMU terdekat di kota kamu!
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini:











