Operasi Retina Mata: Jenis, Biaya & Tips Pemulihan di KMU!

Ditinjau oleh

Terakhir diperbaharui pada

24 September 2025

Bagikan

Operasi Retina Mata: Jenis, Biaya & Tips Pemulihan di KMU!

Halo sahabat KMU, Apakah Anda memiliki keluhan pada Retina mata dan butuh untuk melakukan prosedur operasi Retina mata? Nah, pada kesempatan kali ini akan membahas secara lengkap mengenai prosedur dan layanan operasi Retina di RS & Klinik mata KMU! 

Jika, sahabat KMU ingin mengetahui biaya, prosedur, tips pemulihan, dan jenis operasi Retina mata di RS & Klinik mata KMU. Maka silahkan simak informasi selengkapnya pada penjelasan berikut ini! 

Apa Itu Operasi Retina Mata?

Apa Itu Operasi Retina Mata?

Operasi Retina mata adalah prosedur operasi mata untuk mengatasi masalah pada Retina mata, termasuk saraf dan jaringan-jaringan pada Retina. Tujuan operasi Retina mata adalah untuk mengembalikan fungsi Retina kedalam fungsi normalnya yaitu untuk menangkap cahaya dan cegah terjadinya kebutaan.

Operasi Retina Mata Berapa Lama?

Selama proses operasi ini memakan waktu kurang lebih 45 menit sampai 1 jam tergantung dari jenis operasi yang dilakukan dan tingkat keparahan penyakit yang dialami pasien mata. Sedangkan proses pemulihan pasca operasi memakan waktu sekitar 2 sampai 4 minggu. 

Berapa Biaya Operasi Retina di Indonesia?

Biaya operasi Retina mata di Indonesia ini sangat bervariatif, setiap rumah sakit atau klinik mata memiliki harga yang berbeda-beda. Biaya operasi Retina di Indonesia berkisar di antara 10 hingga 40 juta rupiah. Biaya operasi ini bisa berubah tergantung jenis layanan dan tindakan operasi yang dipilih pasien mata. 

Apakah bisa operasi Retina mata dengan BPJS? Selama tindakan operasi tersebut termasuk tindakan urgensi, dimana tindakan yang harus segera dilakukan karena jika tidak dapat sebabkan masalah serius hingga kebutaan mata, maka bisa di batu dengan BPJS Kesehatan. 

Operasi Retina saat ini bisa dibantu oleh BPJS kesehatan karena termasuk tindakan urgensi dan harus segera dilakukan. RS & Klinik mata KMU juga telah menyediakan layanan BPJS Kesehatan bagi pasien yang ingin melakukan operasi Retina. 

Baca Juga :ย 
Lasikย 
Katarak
Operasi Katarak

Kapan Operasi Retina Mata di Perlukan?

Untuk mengetahui kapan diperlukan untuk melakukan operasi Retina mata. Berikut ini beberapa kondisi yang perlu dilakukan tindakan operasi, meliputi: 

1. Retina Mata Lepas (Ablasio Retina)

Kondisi pertama ketika saat mengalami Retina mata lepas atau dikenal dengan Ablasio Retina (retinal detachment) adalah kondisi terlepasnya Retina dari posisi semula. Kondisi ini bisa berbahaya dan sebabkan kebutaan jika tidak segera dilakukan tindakan operasi Retina mata. 

2. Robekan Retina

Robekan retina dapat disebabkan oleh penuaan, cedera mata, atau kondisi lain seperti mata minus yang tinggi dan dalam tahap lanjut bisa berkembang menjadi Ablasi Retina. Untuk mencegah hal tersebut, umumnya dokter mata akan menyarankan untuk segera melakukan tindakan. 

3. Pendarahan Retina

Pendarahan retina adalah kondisi di mana terjadi perdarahan di dalam atau di bawah retina. Penyebabnya bisa beragam, termasuk Diabetes (Retinopati Diabetik), hipertensi, atau cedera. Bila sudah terjadi gumpalan darah di belakang Retina, dokter mata umumnya akan menyarankan untuk segera melakukan tindakan. 

Jenis Operasi Retina Mata di KMU

Jenis Operasi Retina Mata di KMU

pendarahan Retina. RS & Klinik mata KMU menyediakan 3 layanan untuk melakukan tindakan operasi Retina mata, meliputi: 

1. Injeksi Anti VEGF

Injeksi anti VEGF (Vascular Endothelial Growth Factor) merupakan jenis tindakan yang sering dilakukan pada penderita Retinopati Diabetik atau bisa juga pada penderita Degenerasi Makula. 

Injeksi anti VEGF dilakukan dengan menyuntikkan obat langsung ke dalam mata yang berperan menghambat pertumbuhan pembuluh darah abnormal pada Retina. Pembuluh darah abnormal ini dapat merusak retina dan menyebabkan kebocoran cairan atau pendarahan, sehingga membantu injeksi anti VEGF dapat mengurangi pembengkakan dan memulihkan penglihatan.

2. Laser PRP Mata

Tindakan laser PRP (Panretinal Photocoagulation) juga diperuntukan pada penderita pasien Diabetes yang sudah mengalami komplikasi hingga sampai stadium lanjut. Kondisi ini sebabkan pembuluh darah baru yang rapuh tumbuh di Retina. 

Laser PRP bekerja dengan membuat ratusan titik bakar kecil pada retina di area perifer. Hal ini bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan pembuluh darah abnormal dan mencegah pendarahan yang dapat menyebabkan kebutaan.

3. Operasi Vitrektomi 

Tindakan Vitrektomi dilakukan saat jaring saraf pada Retina terlepas atau Ablasio Retina, perdarahan vitreus, atau tarikan membran pada retina (macular pucker). Vitrektomi adalah operasi pembedahan untuk mengangkat vitreous yang bermasalah dengan tujuan memperbaiki hubungan anatomi, misalnya pada tractional retinal detachment. 

Baca juga :ย 
Operasi katarak gratis 2025
Biaya pemeriksaan mata 2025ย 
Biaya Operasi katarak 2025

Pantangan Setelah Operasi Retina Mata

Setelah menjalani operasi retina mata, ada beberapa pantangan yang perlu diperhatikan untuk memastikan proses penyembuhan pasca operasi seperti menghindari aktivitas yang memicu tekanan pada mata seperti:

  1. Aktivitas membungkuk
  2. Mengangkat benda berat
  3. Aktivitas yang meningkatkan tekanan mata lainnya
  4. Jika Anda perokok aktif hindari merokok terlebih dahulu setelah operasi retina mata karena hal tersebut akan mengganggu proses penyembuhan.ย 

Perlu diingat untuk tetap menghindari aktivitas yang meningkatkan tekanan mata dan jangan sesekali dilanggar serta lakukan perawatan dan pemeriksaan rutin ke dokter mata.ย 

Baca Juga :ย 
Cari Operasi Retina Mata di Tuban? Ini Solusi Tepat & Lengkap Hanya di KMU
Operasi Retina Mata di Bojonegoro, Ini Pilihan Tempat Terbaiknya!
Biaya Operasi Retina Mata di Gresik: Temukan Harga Terbaiknya di Sini!

Tips Pemulihan Pasca Operasi Retina Mata

Tips Pemulihan Pasca Operasi Retina Mata

Untuk memaksimalkan proses pemulihan pasca operasi Retina mata. Tentunya ada beberapa tips yang perlu Anda lakukan, antara lain: 

  1. Menghindari seluruh pantangan dari dokter mata, terutama menghindari aktivitas-aktivitas yang dapat meningkatkan tekanan bola mata.ย 
  2. Menjaga kebersihan area mata dengan tidak sembarang menyentuh area mata dalam keadaan tidak steril. Karena berisiko sebabkan infeksi akibat bakteri masuk kedalam mata.ย 
  3. Hindari juga menggosok mata jika terasa gatal atau mengganjal, karena ini bisa merusak area yang baru dioperasi dan menyebabkan infeksi.

Selain itu penting untuk melakukan kontrol dan konsultasi dokter mata secara rutin. Dokter akan memantau kondisi mata Anda, mengukur tekanan bola mata, dan memberikan instruksi lebih lanjut mengenai perawatan.

Bagi Anda memiliki keluhan pada Retina bisa lakukan skrining mata terlebih dahulu, di RS & Klinik mata KMU biaya skrining mata hanya 1 jutaan sudah termasuk seluruh fasilitas dan pelayanan yang nyaman.

Untuk cegah kebutaan dini, ayo segera kunjungi RS & Klinik mata KMU dan cek kondisi kesehatan mata kamu sekarang juga! 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Sumber : dr. Yosoef Aji Gatra Krisantono, Sp.M

Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini:

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218