Penderita buta warna sering mengalami kendala yang cukup besar, pasalnya mereka berpikir bahwa buta warna dapat menghalangi mimpi dan cita-cita mereka. Apakah benar seperti itu? Kali ini, KMU akan membahas 10 fakta dan mitos buta warna yang perlu kalian ketahui! Dalam artikel ini, kami akan mengungkap berbagai fakta dan mitos buta warna yang seringkali menjadi perdebatan, membantu kalian memahami lebih jauh tentang kondisi ini. Mari kita cari tahu bersama, apakah buta warna benar-benar bisa menghalangi impian, apakah ada cara untuk tetap meraih cita-cita meskipun dengan kondisi tersebut.
Daftar Isi
Fakta Buta Warna
ย Yaps, fakta dan mitos buta warna memang menarik untuk dibahas. Sebelum kita membahas mitos-mitosnya, mari kita lihat dulu fakta dari buta warna. Fakta dan mitos buta warna sering kali membuat banyak orang bingung, jadi penting untuk mengetahui kebenarannya. Berikut adalah beberapa fakta yang beredar di masyarakat mengenai buta warna, yang akan membantu kalian memahami kondisi ini dengan lebih baik.
1. Faktor genetik merupakan penyebab buta warna
Penderita buta warna total yang hanya bisa melihat satu warna saja memang disebabkan karena faktor keturunan, saat orang tua merupakan penderita buta warna maka kemungkinan terjadi akan turun pada keturunannya.
2. Telat mengetahui bahwa kelainan buta warna parsial
Buta warna parsial merupakan kelainan mata karena hanya bisa mempersepsikan beberapa warna saja, dan fakta kalau sesorangan yang mengalami buta warna ini telat mengetahui bahwa dirinya adalah penderita buta warna parsial, pasalnya mereka tau saat duduk di bangku sekolah yang biasa melakukan pemerikasaan berkala. Jadi sebaiknya dapat melakukan pemeriksaan dini di klinik mata terdekat jika terdapat keturunan atau orang tua yang dirasa merupakan penderita buta warna, lakukan pemeriksaan meskipun tanpa adanya gejala.
3. Faktor Didapat merupakan penyebab buta warna
Buta warna tidak hanya disebabkan karena faktor genetik tetapi juga bisa disebabkan karena faktor didapat yaitu penyakit tertentu di saraf yang dapat menimbulkan gangguan warna.
4. Buta warna faktor genetik susah untuk sembuh
Buta warna karena faktor genetik susah untuk mengalami kesembuhan karena buta warna ini sifatnya diturunkan dan mungkin jadi permanen.
5. Terlalu banyak minum alkohol/oplosan bisa menjadi faktor penyebab buta warna
Terlalu banyak minum oplosan dapat merusak mata dan menyebabkan buta warna, karena makula pada mata terganggu dan membuat penglihatan terganggu pada warna tetapi dapat disembuhkan dan kembali normal.
6. Buta warna banyak terjadi pada laki-laki
Buta warna banyak diderita oleh kaum laki-laki karena faktor kromosom X yang menjadi penyebab buta warna genetik pada laki laki.
Baca juga :
BUTA WARNA: GEJALA, PENYEBAB, TES, CARA MENGOBATI
Operasi Katarak Gratis
Mitos Buta Warna
Setelah membahas fakta-fakta seputar buta warna, kini saatnya kita membahas mengenai mitos dari buta warna. Ada banyak sekali mitos yang beredar di masyarakat tentang kondisi ini, dan penting bagi kita untuk mengetahui mana yang benar dan mana yang hanya sekadar mitos. Yuk, kita simak beberapa mitos tentang buta warna yang sering kali dipercaya oleh banyak orang. Dengan memahami fakta dan mitos buta warna, kita bisa lebih bijak dalam menghadapi dan memahami kondisi ini.
1. Penderita buta warna melihat warna abu-abu saja
Banyak yang sering menilai bahwa buta warna hanya melihat warna abu-abu saja dan itu adalah pernyataan yang salah. Buta warna memiliki beberapa jenis dan di pengaruhi oleh sel kerucut pada mata, jenis-jenis itu adalah:
- Trichomatic: Memiliki 3 sel kerucut tetapi memiliki persepsi warna berbeda dengan mata normal, contoh saat melihat warna merah mereka berpersepsi bahwa warna tersebut adalah warna merah muda/merah terang.
- Dichromatic: Memiliki 2 Sel kerucut dan hanya bisa membedakan warna tertentu, buta warna jenis ini biasa disebut buta warna parsial.
- Monochromatic: Memiliki 1 sel kerucut dan hanya bisa melihat 1 jenis warna saja yaitu abu-abu.
Baca juga :
3 Jenis buta warna yang harus diketahui
Mata Minus
2. Semua bayi terlahir buta warna
Bayi tidak mengalami buta warna sejak lahir tetapi hanya terhalangnya jarak fokus penglihatan karena sel kerucut pada mata bayi masih dalam proses pertumbuhan, bayi hanya mampu melihat jarak yang dekat saja.
3. Buta warna menghancurkan impian
Buta warna tidak menghancurkan impian, apabila kita memiliki cita-cita yang berkaitan dengan warna bukan berarti mimpik kita tidak dapat digapai jika kita mengalami buta warna, karena banyak cita-cita yang masih berkaitan yang tidak fokus 100% pada warna.
4. Ayah tidak bisa mewarisi buta warna
Mitos bahwa ayah tidak dapat menurunkan faktor buta warna, ayah atau orang tua laki-laki justru merupakan faktor bisa terjadinya buta warna, karena adanya kromosom X pada ayah.
Buta warna berbeda dengan penyakit mata lainnya seperti Katarak yang harus melakukan Operasi Katarak dalam proses penyembuhannya, adapula kelainan refraksi yang penyembuhannya dilakukan dengan metode LASIK. Buta warna dengan faktor genetik sulit untuk disembuhkan maka dari itu, penjelasan ini mematahkan beberapa stigma-stigma masyarakat mengenai buta warna dan segera melakukan pemeriksaan dini ke dokter mata di klinik mata terdekat.
Itulah informasi mengenai fakta dan mitos buta warna. Bagi kalian yang mengalami Katarak ataupun gangguan mata lainnya, kalian bisa banget untuk melakukan periksa mata ke RS & Klinik Mata KMU. Disana kalian akan ditangani dengan dokter mata yang profesional guna mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Disana juga bisa melakukan tes mata KMU maupun periksa mata KMU.
Jangan lupa untuk selalu melakukan konsultasi dokter mata agar kondisi mata kalian tetap terjaga. Sekian pembahasan kita kali ini mengenai fakta dan mitos buta warna, semoga bermanfaat terima kasih.
Silakan Saksikan Video Lain Tentang Kesehatan Mata :












