Bolehkah Operasi Katarak saat Puasa di Bulan Ramadhan?

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

28 June 2026

Bagikan

Bolehkah Operasi Katarak saat Puasa di Bulan Ramadhan?

Puasa di bulan Ramadhan seringkali membuat sebagian orang ragu untuk melakukan tindakan medis, termasuk Operasi Katarak. Banyak yang khawatir, apakah tindakan tersebut bisa membatalkan atau justru mengganggu ibadah yang sedang dijalani. Padahal, puasa seharusnya tidak menjadi hambatan untuk menjaga kesehatan, termasuk kesehatan mata. Justru, dengan penglihatan yang lebih jelas, ibadah selama puasa bisa dijalani dengan lebih nyaman dan khusyuk. Lalu, sebenarnya bolehkah Operasi Katarak saat puasa di bulan Ramadhan? Yuk, kita bahas bersama agar tidak lagi ragu.

Apakah Operasi Katarak Membatalkan Puasa?

Apakah Operasi Katarak Membatalkan Puasa_

Salah satu pertanyaan paling umum adalah apakah Operasi Katarak dapat membatalkan puasa. Kabar baiknya, Operasi Katarak ternyata tidak membatalkan puasa, lho. Hal ini karena prosedur Operasi Katarak umumnya menggunakan bius lokal, biasanya berupa obat tetes mata, bukan makanan atau minuman yang masuk ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan.

Secara medis dan juga didukung oleh pandangan para ulama, penggunaan obat tetes mata tidak membatalkan puasa karena mata bukan termasuk jalur terbuka menuju organ dalam seperti mulut atau hidung. Bahkan, penggunaan obat tetes mata selama puasa diperbolehkan karena tidak termasuk hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, atau memasukkan sesuatu ke dalam rongga tubuh tertentu.

Selain itu, dalam beberapa kondisi tindakan medis seperti suntikan atau anestesi juga tidak membatalkan selama tidak mengandung nutrisi atau tidak berfungsi sebagai pengganti makan dan minum. Jadi, kamu tidak perlu khawatir karena Operasi Katarak tetap aman dilakukan saat puasa tanpa harus membatalkan ibadah.

Baca juga:
– Operasi Katarak Gratis
– LASIK
– Glaukoma Onset Dini: Ancaman Penglihatan di Usia Muda

Proses Operasi Katarak yang Cepat dan Minim Tindakan

Proses Operasi Katarak yang Cepat dan Minim Tindakan - Puasa

Banyak orang membayangkan operasi sebagai sesuatu yang rumit dan memakan waktu lama. Padahal, Operasi Katarak termasuk tindakan yang cepat dan minim prosedur. Prosesnya biasanya hanya berlangsung sekitar 15–30 menit saja.

Selama operasi, pasien tetap dalam kondisi sadar karena hanya menggunakan bius lokal berupa tetes mata. Tidak ada suntikan yang menakutkan, dan prosesnya pun relatif nyaman. Teknologi modern yang digunakan saat ini juga membuat tindakan Operasi Katarak menjadi lebih aman dan minim risiko.

Setelah operasi selesai, pasien Katarak biasanya tidak perlu rawat inap dan bisa langsung pulang di hari yang sama. Hal ini tentu menjadi kabar baik, terutama bagi kamu yang sedang menjalani puasa, karena tidak perlu khawatir dengan proses pemulihan yang panjang di rumah sakit.

Baca juga:
– Manajemen Miopi: Cara Dokter Mata Mengendalikan Perkembangan Rabun Jauh
– Mengucek Mata Ternyata Berdampak Buruk Bagi Mata Loh!
– Apa Itu Lemak Mata? Kenali Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Operasi Katarak dengan Layanan One Day Service

Untuk memberikan kemudahan bagi pasien, banyak fasilitas kesehatan seperti RS & Klinik Mata KMU menyediakan layanan One Day Service untuk Operasi Katarak. Artinya, seluruh proses mulai dari pemeriksaan dokter mata, tindakan operasi, hingga kontrol awal bisa dilakukan dalam satu hari saja.

Layanan ini sangat cocok bagi kamu yang ingin tetap menjalani puasa dengan nyaman tanpa harus bolak-balik ke rumah sakit. Dengan sistem yang praktis dan efisien, pasien bisa mendapatkan penanganan yang cepat tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk ibadah di bulan Ramadhan.

Selain itu, dengan layanan ini, jadwal operasi juga bisa lebih fleksibel dan terencana. Kamu bisa memilih waktu yang tepat agar setelah operasi, kondisi mata sudah lebih baik saat mendekati momen Lebaran. Bayangkan betapa nyamannya bisa melihat keluarga tercinta dengan penglihatan yang lebih jelas di hari kemenangan.

Jadi, tidak perlu ragu lagi ya. Puasa bukanlah penghalang untuk melakukan Operasi Katarak. Justru, ini bisa menjadi momen yang tepat untuk memperbaiki kualitas penglihatan agar ibadah dan aktivitas selama Ramadhan semakin nyaman. Jika kamu mulai merasakan gejala seperti penglihatan buram, silau, atau berbayang, sebaiknya segera lakukan konsultasi dokter mata. Dengan penanganan yang tepat, kamu bisa menjalani puasa sekaligus mendapatkan penglihatan yang lebih jernih.

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218