Kesehatan mata anak adalah salah satu hal yang perlu diperhatikan, terutama jika Mata Minus mereka terus bertambah. Banyak orang tua mungkin tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari seperti penggunaan gadget dalam jangka waktu lama atau membaca terlalu dekat dapat menjadi biang penyebabnya. Dengan memahami penyebabnya, orangtua diharapkan dapat mengambil langkah yang tepat demi mencegah Mata Minus anak bertambah.
Daftar Isi
Penyebab Mata Minus Anak Bertambah
Miopia alias Mata Minus merupakan sebuah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan melihat objek atau benda yang berada di kejauhan. Di kalangan anak-anak, Mata Minus sering kali bertambah seiring berjalannya waktu.
Lantas, kira-kira, hal apa saja yang bisa menjadi penyebab utama Mata Minus anak bertambah? Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya.
1. Kebiasaan membaca terlalu dekat
Salah satu biang utama utama Mata Minus anak bertambah adalah kebiasaan membaca atau menatap layar dengan jarak yang terlalu dekat. Ketika anak sering membaca buku, menggunakan gadget, atau menonton televisi dari jarak dekat, mata mereka bekerja lebih keras. Dan ini dapat memperburuk kondisi Miopia yang dideritanya.
2. Paparan layar digital dalam jangka waktu lama

Anak-anak yang terlalu sering menggunakan gawai dan dalam jangka waktu yang relatif lama cenderung memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami peningkatan Mata Minus. Menurut dr. Tania Maulani, Sp.M, dokter mata dari RS & Klinik Mata KMU, ukuran Mata Minus atau kacamata pada anak dapat bertambah bila terutama anak sering terpapar gadget karena kuatnya daya akomodasi dalam waktu yang lama. Selain itu, cahaya biru dari layar digital dapat menyebabkan ketegangan pada mata dan mempercepat perkembangan Miopia.
3. Kurangnya aktivitas di luar ruangan
Dijelaskan pula oleh dr. Tania, kurangnya aktivitas di luar ruangan bisa menjadi penyebab Mata Minus anak bertambah. Artinya, potensi minus anak bertambah semakin besar. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang jarang bermain di luar ruangan memiliki risiko lebih tinggi mengalami penambahan Mata Minus. Paparan cahaya alami di luar ruangan membantu menjaga kesehatan mata dan dapat mencegah perkembangan Miopia.
4. Faktor keturunan
Jika salah satu atau kedua orangtua memiliki Mata Minus, maka anak mereka memiliki risiko lebih besar untuk mengalami kondisi yang sama. Faktor genetik disebut-sebut dapat mempengaruhi struktur dan pertumbuhan bola mata, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kemungkinan bertambahnya Miopia.
5. Kurangnya asupan nutrisi
Kurangnya asupan nutrisi yang baik untuk kesehatan mata, seperti vitamin A, C, dan E, serta kebiasaan tidur yang tidak teratur, dapat mempengaruhi kesehatan mata anak. Hal ini dapat pula membuat percepatan Mata Minus anak bertambah.
6. Tidak menggunakan kacamata dengan tepat
Salah satu terapi untuk Mata Minus adalah dengan menggunakan kacamata yang diresepkan dokter mata. Anak-anak yang mengidap Mata Minus namun sama sekali tidak menggunakan kacamata sebagaimana yang diresepkan dokter dapat mengalami peningkatan Mata Minus. Pasalnya, mata yang terus-menerus dipaksa untuk fokus tanpa bantu kacamata justru dapat memperburuk kondisi Miopia, yang ujungnya membuat Mata Minus anak bertambah.
BACA JUGA:
Cara Mendapatkan Kacamata Gratis di RS & Klinik Mata KMU
Operasi Katarak
Katarak
Cara Mencegah Mata Minus Anak Bertambah
Dengan mengetahui sejumlah penyebab utama mengapa Mata Minus Anak bertambah, tentu saja orangtua diharapkan bisa mengambil langkah-langkah pencegahan sebagai berikut.
Pertama, ajarkan kebiasaan membaca secara baik. Pastikan anak selalu membaca dengan jarak yang cukup. Yakni memposisikan mata sekitar 30-40 centimeter dari objek yang dibaca. Dan juga menggunakan sumber pencahayaan yang memadai.
Kedua, batasi waktu penggunaan gadget.Terapkan aturan aktivitas menatap layar (screen time) yang sehat. Contohnya, misalnya, maksimal 2 jam per hari untuk screen time.
Ketiga, dorong aktivitas di luar ruangan. Seperti disarankan dr, Tania, ajak anak-anak bermain di luar rumah gunak mengurangi aktivitas di dalam ruangan atau mengurangi aktivitas menatap layar yang terlalu lama. Ajaklah anak beraktivitas di luar ruangan selama minimal 1 atau 2 jam setiap harinya untuk mendapatkan paparan cahaya alami.
Keempat, cukupi nutrisi untuk mata. Selalu sajikan makanan yang kaya akan vitamin A, vitamin C, dan vitamin E. Vitamin-vitamin ini berguna untuk menopang kesehatan mata sang buah hati.
Kelima, pastikan anak dapat beristirahat secara cukup.Tidur yang cukup dapat membantu mata beristirahat sehingga mengurangi risiko anak mengalami ketegangan mata.
BACA JUGA:
Pijat Mata untuk Atasi Mata Lelah, Amankah?
LASIK
Operasi Katarak Gratis
Periksakan Rutin untuk Hindari Mata Minus Anak Bertambah
Untuk lebih memastikan kesehatan mata anak, orangtua seyogianya membawa anak ke dokter mata secara rutin untuk melakukan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan mata anak. Ini guna memantau kondisi mata anak dan memastikan kacamata yang digunakan sesuai dengan kebutuhan – sekiranya ia mengidap Mata Minus sehingga menghindari Mata Minus anak bertambah.
Dengan melakukan pemeriksaan mata anak secara rutin, juga membantu mendeteksi lebih dini kemungkinan gangguan mata lainnya, seperti Mata Malas (Ambliopia) atau Mata Juling (Strabismus), yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata.
Salah satu opsi terbaik untuk melakukan pemeriksaan mata anak adalah RS & Klinik Mata KMU, yang menyediakan layanan pemeriksaan mata yang lengkap, mulai dari pemeriksaan refraksi, pemeriksaan Retina, hingga konsultasi dengan dokter spesialis mata anak.
Ditopang dengan peralatan yang modern dan tenaga medis yang andal dan berpengalaman, RS & Klinik Mata KMU menjadi pilihan terpercaya bagi orang tua yang ingin memastikan kesehatan mata sang buah hati.
Dengan pelayanan profesional, RS & Klinik Mata KMU siap membantu menjaga dan meningkatkan kualitas penglihatan anak Anda. Maka, jangan tunggu hingga keluhan mata anak semakin parah atau Mata Minus anak bertambah. Jadwalkan pemeriksaan mata secara rutin demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Ingat, penglihatan anak yang prima adalah kunci untuk mereka belajar, bermain, dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan bahagia dan penuh percaya diri.
Saksikan juga video tentang kesehatan mata di bawah ini :











