Penularan penyakit mata sering terjadi dari kebiasaan sepele

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

1 July 2025

Bagikan

Penularan Penyakit Mata

Penularan penyakit mata sering kali tidak kita sadari. Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele ternyata bisa menjadi jalur utama penularan penyakit mata. Mulai dari menyentuh wajah dengan tangan kotor hingga berbagi alat make-up mata, semua ini bisa menjadi pemicu infeksi yang seharusnya bisa dicegah sejak awal.

Jenis Penyakit Mata yang Bisa Menular 

Penularan Penyakit Mata

Tidak semua penyakit mata bersifat menular. Namun, beberapa di antaranya memang mudah menyebar dan kerap muncul dalam lingkungan sekolah, kantor, hingga rumah tangga. Berikut beberapa contoh penyakit mata yang menular:

  • Konjungtivitis (mata merah): Disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Gejalanya termasuk mata merah, berair, gatal, dan bisa menular melalui kontak langsung atau tidak langsung.
  • Keratitis: Infeksi pada kornea mata yang bisa disebabkan oleh bakteri, virus, atau jamur. Meski lebih jarang menular secara langsung, keratitis yang disebabkan virus herpes bisa menyebar lewat sentuhan.
  • Blefaritis: Peradangan pada kelopak mata yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Kondisi ini bisa menular melalui peralatan pribadi yang terkontaminasi.
  • Trachoma: Infeksi mata kronis yang disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis, Trachoma menyebabkan gatal ringan dan iritasi pada mata dan kelopak mata. Kelopak mata kemudian akan membengkak dan keluar nanah dari mata. Trachoma sangat menular dan menjadi penyebab utama kebutaan akibat infeksi di beberapa negara berkembang.

Kebiasaan Sepele yang Bisa Jadi Jalur Penularan Penyakit Mata

Penularan penyakit mata sering kali terjadi melalui hal-hal yang tampak sepele. Banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan kecil mereka berperan besar dalam menyebarkan infeksi. Di antaranya:

  • Mengucek mata dengan tangan kotor: Tangan adalah perantara utama bakteri dan virus. Ketika tangan menyentuh mata, kuman pun ikut masuk ke jaringan lunak mata.
  • Berbagi handuk, bantal, atau alat rias mata: Barang-barang ini dapat menyimpan kuman dari penderita dan menularkannya kepada orang lain.
  • Tidak mencuci tangan setelah bepergian atau menggunakan transportasi umum: Banyak permukaan yang menyimpan virus dan bakteri, termasuk pegangan pintu, uang, atau gagang eskalator.
  • Menggunakan lensa kontak tanpa kebersihan yang tepat: Lensa kontak yang tidak dibersihkan atau digunakan terlalu lama bisa jadi tempat berkembang biaknya mikroorganisme.
  • Menyentuh mata setelah memegang ponsel, keyboard, atau benda umum lainnya: Banyak orang tidak sadar bahwa benda-benda ini sering kali jauh lebih kotor daripada yang terlihat.

Baca Juga :
Katarak 
Operasi Katarak

Kenapa Penyakit Mata Bisa Menular dengan Cepat? 

Penularan penyakit mata dapat menyebar begitu cepat karena lokasi dan cara penyebarannya yang sangat terbuka. Mata tidak memiliki pelindung alami seperti kulit, sehingga lebih mudah terinfeksi. Selain itu, ada beberapa faktor yang mempercepat penularan penyakit mata:

  • Mata sering disentuh secara refleks: Orang cenderung menyentuh mata tanpa sadar saat merasa gatal atau tidak nyaman.
  • Lingkungan yang padat dan tertutup: Seperti sekolah, kantor, dan transportasi umum, yang membuat kontak antarindividu tidak terhindarkan.
  • Kurangnya kesadaran akan higienitas: Banyak yang belum menyadari pentingnya mencuci tangan atau mengganti sarung bantal dan handuk secara rutin.
  • Waktu inkubasi yang tidak disadari: Beberapa penyakit mata menular bahkan sebelum gejala muncul, membuat penularan lebih sulit dikendalikan.

Baca Juga :
Lasik 
Operasi Katarak Gratis 

Siapa yang Rentan Tertular Penyakit Mata? 

Penularan Penyakit Mata

Meskipun semua orang berisiko, ada kelompok tertentu yang lebih rentan terkena penularan penyakit mata:

  • Anak-anak adalah kelompok pertama yang rentan terkena penyakit mata menular.  Karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sempurna dan sering bermain dalam kelompok, membuat penularan lebih cepat.
  • Lansia: Imunitas yang mulai menurun membuat lansia lebih mudah terinfeksi.
  • Pengguna lensa kontak: Apabila tidak merawat lensa dengan benar, risiko infeksi mata meningkat signifikan.
  • Pekerja dengan intensitas kontak tinggi: Seperti tenaga kesehatan, guru, atau customer service, yang sering berinteraksi dengan banyak orang.
  • Orang dengan riwayat alergi atau mata sensitif: Mata yang sudah dalam kondisi iritasi akan lebih rentan terhadap infeksi.

Langkah – langkah untuk Mencegah Penularan Penyakit Mata 

Pencegahan tentu jauh lebih baik daripada mengobati. Untuk menghindari penularan penyakit mata, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Cuci tangan secara rutin dengan sabun, terutama sebelum menyentuh wajah atau mata.
  2. Hindari berbagi barang pribadi, seperti handuk, alat make-up, kacamata, dan bantal.
  3. Gunakan tisu bersih sekali pakai untuk membersihkan area mata.
  4. Jangan mengucek mata, terutama jika tangan belum dicuci.
  5. Bersihkan lensa kontak sesuai petunjuk, dan jangan gunakan lebih lama dari waktu yang dianjurkan.
  6. Jaga kebersihan lingkungan, terutama di tempat tidur dan ruang kerja.
  7. Jangan memaksakan aktivitas saat mata sedang iritasi – istirahatkan mata dan hindari pemakaian kosmetik.

Baca Juga :
Fakta Tipisnya Retina Sama Dengan Besarnya Minus

Kapan Harus ke Dokter Mata? 

Tidak semua penyakit mata bisa sembuh sendiri, apalagi jika sudah menunjukkan gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter mata jika mengalami mata merah yang tidak kunjung membaik dalam dua hingga tiga hari, mata terasa nyeri atau perih, keluar kotoran berwarna kuning atau hijau dari mata, kelopak mata bengkak, atau mengalami gangguan penglihatan seperti penglihatan kabur dan sensitif terhadap cahaya. 

Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda infeksi atau peradangan serius yang memerlukan penanganan medis. Pemeriksaan dini sangat penting agar penyakit tidak berkembang menjadi lebih parah atau menular ke orang lain. Untuk penanganan yang cepat dan akurat, Anda bisa mengunjungi RS & Klinik Mata KMU.

Dengan fasilitas modern dan tim dokter mata yang profesional, KMU memberikan layanan pemeriksaan, diagnosis, hingga perawatan berbagai jenis penyakit mata dengan nyaman dan terpercaya. Jangan abaikan kesehatan mata Anda segera konsultasi ke dokter mata di RS & Klinik Mata KMU sebelum terlambat.

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Simak informasi lainnya pada video di bawah ini ya 

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218