Mata berkedut tandanya ada yang rindu? Pernahkah sobat KMU mendengar mitos mata berkedut seperti ini? Di kalangan masyarakat, mitos tentang kondisi mata berkedut masih banyak dipercaya. Bahkan di setiap daerah bisa memberikan arti atau makna yang bermacam-macam dari kejadian mata berkedut ini.
Kondisi mata berkedut sendiri bisa dialami oleh siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Kepercayaan tentang mitos mata berkedut membuat banyak orang akhirnya mengabaikan kondisi tersebut tanpa mau tahu fakta di baliknya.
Baca juga:
Daftar Isi
Apa Itu Mata Berkedut?
Mata berkedut merupakan kondisi yang mana mata mengalami kejang ringan dan terasa seperti berkedut-kedut. Mata berkedut terjadi secara terus-menerus dalam kurun waktu tertentu. Kondisi ini dalam dunia medis juga sering dikenal dengan sebutan Miokimia.
Kondisi ini bisa terjadi pada salah satu atau bahkan kedua sisi mata. Terjadinya kedutan juga bisa di area kelopak mata bawah maupun atas. Secara umum hampir semua orang pernah merasakan mata berkedut. Namun frekuensi kedutan tiap orang tentu berbeda-beda tergantung pada kondisi mata itu sendiri.
Mata berkedut sendiri sebenarnya tidak berbahaya. Kondisi mata ini termasuk dalam kondisi gangguan mata ringan, seperti halnya mata panda atau mata merah karena kelilipan.
Meskipun masuk dalam kategori gangguan mata ringan, namun mata kedutan sangat berpotensi menjadi tanda bahaya jika muncul beberapa gejala lain yang mengganggu.
Baca juga:
Mitos Mata Berkedut yang Banyak Dipercaya Masyarakat
Sebelumnya telah disebutkan secara singkat bahwa kondisi mata berkedut cukup akrab dengan mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Mitos mata berkedut yang paling banyak dipercaya oleh berbagai kalangan masyarakat adalah tanda adanya seseorang yang sedang rindu.
Orang yang matanya berkedut artinya sedang dirindukan oleh seseorang. Selain itu ada juga yang mengatakan bahwa ada seseorang yang membicarakannya sehingga matanya berkedut.
Mitos mata berkedut di beberapa daerah juga ada yang berbeda-beda. Salah satu contohnya lagi adalah mitos mata berkedut yang menjadi tanda bahwa seseorang akan memperoleh rejeki nomplok atau datangnya rejeki secara tidak terduga.
Baca juga:
Tentu saja mitos-mitos ini tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Dan pada akhirnya mitos-mitos hanyalah kepercayaan yang tidak menghasilkan apapun. Meski begitu terkadang bagi masyarakat yang kolot dan mudah percaya terhadap hal-hal mitos akhirnya mengabaikan kondisi mata berkedut.
Apalagi jika mata berkedut dibarengi dengan gejala mata buram atau gejala bahaya lainnya, maka hal ini bisa menjadi kondisi yang mengkhawatirkan jika diabaikan.
Fakta Medis di Balik Mata Berkedut

Setelah mengetahui mitos mata berkedut, perlu sobat KMU ketahui juga fakta di balik kondisi mata berkedut yang sebenarnya. Faktanya, mata berkedut ini merupakan bentuk dari pergerakan otot yang mengalami kejang ringan dan terjadi hanya dalam kurun waktu tertentu.
Berkedutnya otot pada mata ini terjadi karena mata yang terlalu lama digunakan tanpa jeda istirahat. Bisa dibilang berkedutnya mata menjadi tanda protesnya otot mata yang digunakan secara terus menerus tanpa adanya jeda.
Inilah mengapa sangat penting untuk mencukupkan waktu istirahat yang efeknya tidak hanya pada badan, namun juga pada bagian mata. Mata berkedut biasanya terjadi hanya dalam kurun waktu sebentar. Umumnya kondisi ini tidak memerlukan tindakan medis apapun karena bisa berhenti dengan sendirinya.
Baca juga: Terapi Mata Minus Anak
Berkedutnya mata juga bisa menjadi alarm pengingat bahwa mata butuh istirahat. Meski umumnya mata berkedut tidak butuh penanganan kompleks, namun jika kondisi ini diiringi dengan gejala gangguan mata lainnya maka segeralah konsultasi dokter mata untuk mengetahui kondisi mata lebih lanjut.
Penyebab Mata Berkedut yang Perlu Diwaspadai
Secara umum mata berkedut memang disebabkan oleh masalah ringan, seperti kurang tidur atau mata terlalu lelah. Namun ada beberapa kondisi yang mana beberapa kondisi tersebut menjadi penyebab mata berkedut dan sangat perlu diwaspadai. Apa saja itu?
- Hemifacial Spasm
Kondisi ini merupakan kondisi kejangnya otot yang hanya terjadi pada satu sisi wajah saja. Umumnya Hemifacial Spasm disebabkan karena adanya penekanan saraf wajah oleh pembuluh darah.
- Blefarospasme Esensial Jinak
Selanjutnya ada Blefarospasme Esensial Jinak yang merupakan kondisi kedutan kronis. Kedutan ini biasanya tidak bisa dikendalikan dan seringkali berpotensi menutup kedua mata secara rapat bahkan tanpa disadari oleh penderitanya.
- Gangguan pada Saraf dan Otak
Ada beberapa gangguan pada saraf mata dan otak yang bisa menjadi sebab terjadinya kedutan pada mata. Beberapa penyakit saraf seperti Parkinson dan Multiple Sclerosis juga menyebabkan adanya kedutan yang secara langsung berkaitan dengan gangguan saraf dan otak.
Baca juga: Mata Terkena Minyak Kayu Putih? Ini Cara Mengatasinya
Cara Mengatasi Mata Berkedut

Mengatasi mata berkedut sebenarnya tidak memerlukan tindakan medis serius seperti operasi Katarak yang harus dilakukan pada penderita Katarak karena secara langsung berkaitan dengan fungsi penglihatan.
Mata berkedut bahkan bisa diatasi secara mandiri di rumah tanpa perlu datang ke Klinik. Cara Mengatasinya cukup mudah:
- Gunakan air hangat untuk mengompres bagian mata yang berkedut terus menerus.Â
- Kurangi konsumsi kafein yang juga berpotensi membuat mata berkedut.Â
- cukupkan waktu istirahat atau tidur di malam hari.Â
- Batasi screen time dan aplikasikan Metode 20-20-20, yakni melihat objek sejauh 6 meter selama 20 detik dan dilakukan setiap 20 menit.Â
- Kelola stress yang ternyata tekanan stress bisa memicu kedutan mata.Â
- Manfaatkan obat tetes mata saat dirasa kata berkedut karena terlalu kering.Â
Baca juga:
Kapan Harus Memeriksakan Mata Berkedut ke Dokter?
Mata berkedut memang masalah mata yang ringan. Namun ada beberapa kondisi mata berkedut yang juga harus diwaspadai dan segera diperiksakan ke dokter mata.
Jika mata berkedut secara terus menerus dan berlangsung berhari-hari bahkan berminggu-minggu, maka kondisi ini harus diperiksakan ke dokter. Selain kondisi tersebut jika kedutan menjalar ke bagian wajah yang lain, bisa jadi ini tanda adanya kondisi yang tidak normal.
Baca juga: Penglihatan Buram dan Pusing, Apakah Pertanda Mata Minus?
Sobat KMU juga sangat disarankan untuk periksa mata jika mata berkedut dibarengi dengan kondisi penglihatan buram dan terjadi nyeri pada bagian mata tertentu.
Tidak ada salahnya untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin demi mencegah kondisi gangguan-gangguan mata yang bisa mengembang menjadi berat kondisinya butuh sehingga butuh tindakan yang lebih ekstrem.
Yuk tonton video menarik lainnya di KMU:











