Halo sahabat KMU, apakah kalian pernah mengalami gejala atau ciri ciri mata kering? Tanda atau gejala yang paling umum adalah merasa matanya seperti perih dan tidak nyaman. Apalagi sekarang merupakan era digital yang dimana mata bisa sangat lama untuk menatap gadget atau laptop, sehingga kondisi ini dapat memicu terjadinya penyakit tersebut.
Pada dunia kesehatan mata, kasus penyakit mata kering atau dry eye merupakan kasus yang paling sering dialami oleh pasien mata. Apabila terjadi mata kering terus menerus dan kondisi tersebut tidak segera ditangani maka akan menyebabkan rasa tidak nyaman pada mata dan risiko terjadinya komplikasi mata lain. Untuk informasi selengkapnya, simak penjelasan berikut ini!
Baca juga :
– Operasi Katarak
– Operasi Katarak Gratis
– Lasik
Daftar Isi
Definisi Mata Kering
Nah, tentunya untuk membantu menjelaskan terkait kondisi mata kering akan di bantu oleh salah satu dokter mata sebagai narasumber. Beliau adalah dr. Idham Mustahid Arifin, SpM, salah satu dokter spesialis mata di RS & Klinik mata KMU.
Menurut dokter Idham kondisi ini merupakan suatu kondisi seseorang yang tidak mempunyai kualitas air mata yang cukup untuk lubrikasi atau melumasi permukaan bola mata. Padahal, air mata sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kejernihan permukaan mata, yang itu sangat mendukung fungsi mata secara umum.
Jika pasien mata mengalami mata kering, maka gejala yang paling umum adalah terjadinya mata merah, terasa gatal, dan terasa sangat mengganjal. Bahkan ada juga gejala lain berupa mengalami mata berair. Mengapa gejala tersebut muncul? Hal tersebut bisa terjadi karena secara jumlah, air mata masih normal tapi secara kualitas kurang bagus. Ketika air mata keluar sebentar, justru menguap dan akhirnya membuat berair.
Baca juga :
– Risiko Katarak Yang Tidak Tertangani, Simak Penjelasannya!
– 4 Jenis Retinopati Beserta Gejala dan Cara Mengobatinya
Apa Penyebab Mata Kering ?
Penyebab untuk mata kering sendiri secara umum ada 2, yaitu karena penurunan jumlah air mata dan penurunan kualitas air mata. Pada mata, terutama struktur air mata, terdapat lapisan air mata. Mulai dari Mucous layer, Watery Layer, dan Oil layer, yang ketiganya merupakan komponen sangat penting untuk fungsi air mata
- Mucous layer : diproduksi oleh bagian kornea mata dan sangat berperan untuk penyebaran air mata ke seluruh permukaan bola mata.
- Watery Layer : penampung air mata dan sumber airnya diproduksi oleh lacrimal gland yang berada di bagian dalam kelopak mata atau atas bola mata.
- Oil Layer : berfungsi menampung minyak yang diproduksi dari meibomian glands yang terletak di kelopak mata bagian bawah serta dapat menjaga air mata agar tidak gampang menguap.
Ketiga lapisan tersebut berperan menjaga menjaga kuantitas serta kualitas dari air mata. Nah, mata kering bisa terjadi karena adanya gangguan di salah satu atau beberapa bagian dari lapisan-lapisan bagian pendukung air mata tersebut. Gangguan tersebut, bisa dipicu oleh beberapa faktor penyebab berikut :
- Usia : Penuaan membuat fungsi mata semakin menurun, termasuk bagian air mata yang melumasi mata. Kondisi ini dapat membuat terjadinya keluhan mata kering bagi seorang lansia. Tak hanya penyakit tersebut mata Katarak juga sering terjadi pada lansia
- Jenis Kelamin : Keluhan dari penyakit ini bisa lebih sering menyerang pada perempuan dibandingkan jenis kelamin laki-laki karena adanya faktor hormonal.
- Kondisi Lingkungan : Keluhan yang membuat mata menjadi kering ini bisa dipicu oleh kondisi sekitar yang mengenai mata langsung. yakni suhu ruangan berpendingin, seperti AC, kipas angin, atau tempat lain yang bersifat kering.
- Penggunaan Obat & Penyakit Tertentu : Setiap konsumsi obat tentu ada efek samping untuk fungsi bagian tubuh yang lain, termasuk juga mata yang bisa menjadi kering. Begitu pun pada penyakit tertentu, yang juga bisa menyerang mata sehingga bisa menyebabkan mata menjadi kering.
Penanganan Mata Kering
Adapun tahap yang dilakukan sebelum dilakukan penanganan, dokter mata akan melakukan diagnosis mulai dari identifikasi keluhan pasien hingga pemeriksaan kualitas dan kuantitas air mata. Jika sudah diketahui titik letak gangguan dan penyebabnya, maka bisa dilakukan penanganan mata kering yang tepat.
Adapun beberapa opsional menurut Dr. Idham Mustahid Arifin, SpM, yang bisa mengatasi keringnya mata serta gejala tidak nyaman yang menyertainya, adalah sebagai berikut :
- Menambah Air Mata: Jika kekurangan air mata menjadi penyebab utama, obat tetes mata yang diresepkan oleh dokter bisa membantu meningkatkan jumlah air mata.
- Menghambat Air Mata : Jika obat tetes mata tidak cukup, metode lain adalah menjaga agar air mata tidak cepat hilang, seperti menutup saluran pembuangan air mata.
Untuk sahabat KMU atau pasien mata KMU yang ingin terhindar dari mata kering yaitu langka awal yang bisa dilakukan adalah konsultasi dokter mata dan periksa mata secara rutin. Adapun beberapa langkah lain untuk pencegahannya, antara lain :ย
- Tidak Lupa Untuk Berkedip : Berkedipย merupakan mekanisme yang membuat melumasi mata dengan air mata pada permukaan mata secara menyeluruh.
- Penggunaan Kacamata : Penggunaan kacamata pada aktivitas luar ruangan dapat membuat mata terlindung dari paparan sinar matahari, polusi debu dan benda asing lainnya.
- Air Minum yang Cukup : Minum air putih yang cukup berperan untuk mencegah kurangnya cairan tubuh termasuk jumlah air mataย sehingga bisa cegah mata kering.
- Menghindari Lingkungan Kering : Sebisa mungkin untuk tidak terlalu sering berada pada lingkungan yang kering atau bahkan cenderung untuk menghindari.ย
Bagi sahabat KMU atau pasien mata KMU yang mengalami masalah mata, seperti mata minus, mata silinder, mata plus dan lain sebagainya. Untuk menghindari komplikasi lain pada mata maka lakukan tes mata KMU atau periksa mata KMU sebagai langkah awal. Jadi tunggu apa lagi? Ayo kunjungi RS & Klinik mata KMU terdekat di kota kamu!
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini :ย














