Setiap mata pasti memiliki kekuatan sensitivitas kontras yang bisa membedakan mana terang dan gelap. Cek sensitivitas kontras biasanya digunakan untuk mengukur normal atau tidaknya sensitivitas kontras yang dimiliki orang tersebut.
Tes ini jelas berbeda dengan tes ketajaman penglihatan mata yang mana bisa dilakukan secara mandiri dan sederhana. Tes sensitivitas kontras harus dilakukan oleh tenaga medis profesional dengan menggunakan alat khusus.
Daftar Isi
Apa Itu Tes Sensitivitas Kontras?
Tes sensitivitas kontras merupakan tes medis yang dilakukan pada mata untuk mengukur seberapa mampu mata membedakan terang dan gelap atau kontras dari suatu objek.
Tes ini dilakukan juga untuk mengetahui seberapa baik seseorang melihat suatu objek dalam pencahayaan yang berbeda. Tes kontras mata ini dilakukan untuk mendeteksi dini adanya gangguan pada mata pasien yang mana gangguan mata tersebut tidak bisa hanya sekedar dites dengan tes ketajaman visual.
Biasanya tes sensitivitas kontras ini digunakan untuk mendeteksi penyakit mata berat sejenis Katarak, Retinopati Diabetik, Glaukoma, dan lain sebagainya.
Baca juga:Â
Operasi Katarak
Operasi Katarak Gratis
Cara kerja tes ini menggunakan bagan yang biasa disebut dengan bagan Pelli-Robson. Pada bagan ini terdapat beberapa huruf kapital yang punya tingkat kontras semakin berkurang pada setiap baris.
Pada prosesnya nanti sobat KMU harus membaca huruf-huruf tersebut dimulai dari huruf yang punya kontras paling tinggi hingga huruf yang punya kontras paling rendah.
Dokter mata akan menjadikan hasil nilai sensitivitas kontras pada huruf dengan kontras paling rendah sebagai acuan hasil tes sensitivitas kontras.
Baca juga:Â
Lasik
Mata Minus
Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Sensitivitas Kontras?
Ada 3 jenis faktor yang dapat mempengaruhi tingkat sensitivitas kontras pada mata seseorang. Faktor-faktor ini juga akan sangat berpengaruh terhadap hasil cek sensitivitas kontras. Diantara beberapa faktornya adalah:
- Faktor Fisiologis
Pada faktor ini sensitivitas kontras seseorang dapat dipengaruhi oleh kondisi cahaya, usia, hingga tingkat penerangan ruang. Utamanya pada lansia yang kondisi matanya sudah sangat sensitif sehingga lebih rentan mengalami penurunan terhadap sesitivitas kontrasnya.
- Faktor Patologis
Faktor patologis artinya tingkat sensitivitas kontras seseorang dipengaruhi oleh adanya penyakit mata tertentu yang diderita oleh orang tersebut.
Beberapa penyakit mata yang dapat mempengaruhi tingkat sensitivitas kontras seseorang adalah Katarak, Glaukoma, Neuritis Optik, dan Degenerasi Makula. Beberapa jenis penyakit mata tersebut akan meningkatkan faktor resiko seseorang terkena gangguan pada sensitivitas kontrasnya.
Itulah mengapa sangat penting untuk mengenali gejala penyakit mata yang diderita, salah satuya adalah dengan melakukan periksa mata rutin dan melakukan cek sensitivitas kontras pada ahlinya.
Baca juga:Â
Katarak Lensa PremiumÂ
Terapi Mata Minus Anak
- Faktor Struktural dan Optik Mata
Faktor struktural dari mata itu sendiri juga sangat mempengaruhi kontras mata. Misalnya pada kelainan Refraksi seperti Miopi atau Silinder, kontras mata bisa rendah. Adapun faktor struktural ini biasanya adalah bawaan lahir atau punya latar faktor genetik.
Beberapa kelainan struktur mata lainnya juga bisa menurunkan tingkat sensitivitas kontras mata seseorang. Meskipun punya latar faktor genetik atau bawaah lahir, namun struktur mata yang tidak normal ini bisa diatasi dengan penanganan medis yang disesuaikan.
Baca juga:Â
Mata Merah
Mata Panda
Cek Sensitivitas Kontras Mata Di Sini!

Cek sensitivitas kontras mata memang harusnya dilakukan oleh tenaga medis profesional. Namun jika sobat KMU ingin tahu hasil sederhana dari tingkat kontras mata, kini sobat KMU sudah bisa melakukan tes sensitivitas kontras mata secara online melalui link https://www.eyelink.co.id/eyelink_self_screening/contras.
Pada laman tersebut sobat KMU akan disuguhi dengan beberapa macam tahapan cek sensitivitas kontras , kemudian hasil akhirnya bisa langsung dilihat. Namun perlu diingat tes online sederhana ini tidak bisa dijadikan patokan akhir untuk menentukan adanya gangguan mata. Sobat KMU harus tetap konsultasi dokter mata secara langsung untuk mengetahui adanya permasalahan pada mata.
Untuk mendapatkan hasil akhir yang akurat, yuk periksa dan tes sensitivitas kontras matamu ke RS dan Klinik Mata KMU terdekat.











