Sensasi mata terasa terbakar atau dikenal dengan Fotokeratitis adalah suatu kondisi yang menandakan bahwa mata Anda mengalami paparan sinar UV berlebih atau terpapar dalam waktu yang lama tanpa menggunakan pelindung mata.
Paparan sinar UV ini dapat terjadi bukan hanya dari cahaya matahari, namun juga terjadi akibat dari sumber cahaya lainnya, seperti flash kamera, las listrik, tanning bed, peralatan medis dan alat sterilisasi.
Bila Anda mengalami sensasi mata terbakar atau Fotokeratitis, mari simak penjelasan dari dokter mata untuk tahu gejala serta cara mengobatinya!
Daftar Isi
Memahami Fotokeratitis: Kondisi Mata Terbakar Sinar UV

Fotokeratitis adalah kerusakan pada area Kornea mata (lapisan bening terluar mata) yang terbakar atau mengalami peradangan akibat paparan dari radiasi sinar UV secara berlebih. Kondisi Fotokeratitis mirip “sunburn” yang terjadi pada kulit, namun ini terjadi pada Kornea mata manusia “sunburn of the eye”.
Sama seperti kulit yang bisa memerah dan terkelupas saat radiasi sinar UV dari cahaya matahari atau sumber sinar UV lainnya, sel-sel pada permukaan mata juga bisa mengalami kerusakan serupa. Bedanya, karena Kornea memiliki banyak saraf sensitif, rasa nyeri yang ditimbulkan seringkali terasa lebih tajam dan mendadak. Berita baiknya, kerusakan ini umumnya tidak bersifat permanen jika segera ditangani dengan cara yang benar.
Baca juga:
– Poli Spesialis Penyakit Dalam Menjadi Layanan Baru Di RS KMU!
– Rangkaian HUT ke-16 Eyelink, RS Mata KMU Lamongan Gelar Senam Lansia Sehat Di Alun-Alun Lamongan
– 3 Tujuan Terbaik untuk Melakukan Operasi Katarak Bekasi
Gejala Fotokeratitis yang Sering Muncul Secara Tiba-Tiba
Untuk mengetahui apakah Anda sedang mengalami Fotokeratitis, maka ada beberapa tanda atau gejala yang perlu Anda perhatikan. Berikut ini beberapa gejala yang mengindikasikan bahwa mata sedang terpapar sinar UV berlebih, antara lain:
- Rasa Nyeri dan Perih
Munculnya sensasi seperti terbakar atau tersengat pada mata. - Sensasi Mengganjal
Peradangan akibat paparan radiasi sinar UV membuat mata terasa seperti kemasukan pasir atau benda asing. - Mata Merah dan Berair
Produksi air mata meningkat secara drastis sebagai bentuk respon alami karena Kornea mata mengalami peradangan. - Fotofobia
Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya terang. - Pandangan Kabur
Kornea merupakan lapisan terluar mata yang sangat sensitif jika mengalami peradangan tak jarang akan menyebabkan penglihatan mendadak tidak fokus atau buram. - Kelopak Mata Bengkak
Pada beberapa kasus juga dapat menyebab area sekitar mata tampak sembab dan memerah.
Bila Anda mengalami gejala tersebut segeralah untuk melakukan pemeriksaan mata dan meminta dokter mata untuk meresepkan obat yang dapat mengurangi peradangan pada Kornea mata.
Baca juga:
– Operasi katarak gratis 2026
– Biaya pemeriksaan mata 2026
– Biaya Operasi katarak 2026
Penyebab Utama Fotokeratitis

Paparan sinar UV yang menyebabkan Fotokeratitis bisa berasal dari sumber alami maupun buatan. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:
- Sinar Matahari Langsung
Berada di luar ruangan dalam waktu lama tanpa kacamata hitam, terutama di dekat permukaan yang memantulkan cahaya seperti air laut, pasir putih, atau salju (sering disebut snow blindness). - Radiasi Alat Las
Paparan cahaya dari busur las tanpa pelindung mata (arc eye atau welder’s flash) adalah penyebab paling umum di lingkungan kerja teknis. - Lampu UV Buatan
Penggunaan tanning bed (ranjang penyamak kulit) atau lampu kuman (germicidal lamps) yang tidak hati-hati. - Refleksi di Dataran Tinggi
Semakin tinggi lokasi Anda (misalnya saat mendaki gunung), atmosfer semakin tipis dalam menyaring sinar UV, sehingga risiko mata terbakar meningkat.
Baca juga:
– LASIK
– Katarak
– Operasi Katarak
Cara Mengobati Fotokeratitis di Rumah untuk Meredakan Nyeri
Fotokeratitis biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 24 hingga 48 jam seiring dengan regenerasi sel pada Kornea mata. Namun, untuk meredakan rasa tidak nyaman di rumah, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:
- Segera masuk kedalam ruangan yang gelap dan hindari penggunaan gadget (HP/Laptop) untuk sementara untuk memberikan waktu istirahat pada mata.
- Lakukan kompres dingin dengan letakkan kain bersih yang telah dibasahi air dingin di atas kelopak mata yang tertutup untuk mengurangi peradangan.
- Gunakan tetes mata yang dianjurkan oleh dokter mata untuk membantu melembabkan Kornea yang teriritasi.
- Jika Anda pengguna softlens atau hardlens, segera lepas dan jangan gunakan hingga mata benar-benar pulih.
- Hindari Mengucek mata karena hanya akan memperparah kerusakan pada lapisan kornea.
Kapan Anda Harus Segera Menemui Dokter Spesialis Mata?

Kondisi Fotokeratitis bukan termasuk kedalam gawat darurat mata, namun dalam beberapa kasus kondisi Fotokeratitis juga perlu dilakukan penanganan segera mungkin oleh dokter spesialis mata. Berikut ini beberapa gejala yang mengindikasikan untuk segera dilakukan penanganan, antara lain:
- Gejala yang menetap lebih dari 48 jam.
- Rasa nyeri dan sensasi terbakar terasa semakin hebat dan tidak tertahankan.
- Terjadi penurunan tajam penglihatan secara mendadak.
- Melihat lingkaran cahaya (halos) saat melihat lampu.
Jangan ragu untuk konsultasi dokter mata bila kondisi Fotokeratitis semakin memburuk, karena bila dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan yang lebih serius pada organ mata. Mari segera jadwalkan diri Anda untuk melakukan konsultasi dan pemeriksaan oleh dokter spesialis mata di RS & Klinik mata KMU sekarang juga!
Saksikan video lain tentang kesehatan mata di bawah ini:











