Pernahkah kalian merasakan gatal-gatal di sekitar kelopak mata yang tak kunjung hilang? Bisa jadi itu bukan iritasi biasa, melainkan karena adanya kutu di bulu mata. Lho, kok bisa?
Sekadar untuk kalian ketahui, bulu mata kita bukan hanya berfungsi melindungi mata dari debu dan kotoran, tetapi juga bisa menjadi tempat nyaman bersarangnya kutu jika kebersihannya terabaikan. Kutu di bulu mata ini dapat menyebabkan masalah serius, bukan cuma sebatas rasa gatal, tetapi juga peradangan, hingga gangguan penglihatan ringan.
Daftar Isi
Sekilas tentang Kutu di Bulu Mata
Kutu ternyata bukan cuma bisa bersemayam di kepala kita. Akan tetapi, bisa juga bersemayam di bulu mata. Nah, jenis kutu yang biasanya ditemukan di bulu mata adalah Demodex folliculorum dan Phthirus pubis. Keduanya dapat hidup di area sekitar bulu mata dan kelopak mata dan menyebabkan rasa tidak nyaman serta iritasi ringan hingga berat.
Demodex folliculorum adalah kutu mikroskopis yang biasanya tinggal di folikel rambut, termasuk bulu mata. Adapun Phthirus pubis, yang lebih dikenal sebagai kutu kemaluan, juga dapat berpindah dan bersarang di bulu mata. Meski keduanya berasal dari jenis yang berbeda, kutu-kutu ini sama-sama dapat menimbulkan masalah kesehatan jika tidak ditangani.
Faktor risiko munculnya kutu di bulu mata cukup beragam, mulai dari kebersihan wajah yang kurang terjaga hingga penggunaan alat rias mata yang tidak steril.
Kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan sistem imun dan inflamasi pada kulit wajah, juga dapat meningkatkan kemungkinan munculnya kutu ini.
Meski tergolong sebuah kondisi yang tidak mengancam jiwa, keberadaan kutu di bulu mata tentu dapat mengganggu aktivitas sehari-hari kalian. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan area mata guna mencegah kutu-kutu bersarang di bulu mata.
BACA JUGA:
Alami Sakit Kepala Berkepanjangan? Awas Gejala Katarak!
Inilah Penyebab Mata Perih setelah Bangun Tidur
Operasi Katarak Gratis
Gejala Kutu di Bulu Mata

Ada beberapa gejala yang bisa kalian alami saat ada kutu di bulu mata kalian. Gejala-gejala itu sebagai berikut.
1. Rasa gatal pada kelopak mata
Rasa gatal terus-menerus. Terutama di sekitar akar bulu mata. Ini bisa menjadi tanda adanya kutu.
2. Kemerahan dan peradangan
Kelopak mata mungkin terlihat bengkak serta merah. Kondisi ini akibat reaksi peradangan.
3. Mata berair atau kering
Kutu di bulu mata dapat mengganggu produksi air mata. Dampaknya, mata bisa terasa kering atau sering berair.
4. Keluar kerak di bulu Mata
Munculnya kerak atau sisik di akar bulu mata juga menjadi tanda adanya infeksi kutu.
5. Sensasi seperti ada pasir di mata
Kalian mungkin merasakan seolah-olah ada pasir atau benda asing di mata.
6. Bulu mata rontok
Pada kasus yang lebih parah, keberadaan kutu di bulu mata dapat menyebabkan bulu mata rontok.
Kutu di bulu mata sendiri bisa ditularkan melalui kontak langsung antara penderita dengan orang lainya. Bisa juga karena penggunaan barang pribadi yang terkontaminasi, seperti handuk, bantal, maupun kerudung.
BACA JUGA:
Operasi Katarak
Katarak
LASIKย
Cara Menghilangkan Kutu di Bulu Mata
Menjaga kebersihan adalah kunci utama dalam mengatasi kutu di bulu mata. Karenanya, upayakan selalu membersihkan kelopak mata secara rutin.
Cara membersihkan bulu mata dapat menggunakan kapas lembut yang dibasahi air hangat. Bersihkan kelopak mata secara perlahan untuk menghilangkan kerak dan kotoran.
Tatkala sudah muncul rasa gatal dan infeksi akibat kutu, kalian bisa gunakan sampo bayi yang dicampur air hangat untuk membersihkan bulu mata. Caranya dengan mengusapkannya perlahan di sekitar kelopak mata dengan kapas bersih. Lalu, bilas hingga bersih.
Bisa juga dengan mengompres mata dengan kain hangat selama 5โ10 menit untuk membantu meredakan peradangan dan melonggarkan kerak di dasar bulu mata akibat serangan kutu.
Jika infeksi cukup parah, sebaiknya segera melakukan konsultasi dokter mata. Biasanya, dokter akan memberikan salep antibiotik atau anti-parasit yang aman digunakan di sekitar mata.
Penanganan medis diperlukan untuk mencegah komplikasi serius seperti Blefaritis kronis atau infeksi sekunder. Jangan ragu untuk berkonsultasi kembali dengan dokter mata jika gejala semakin memburuk.
Untuk mengantisipasi adanya kutu di bulu mata, kalian perlu memperhatikan hal-hal berikut.
- Hindari berbagi alat makeup dengan orang lain.
- Bersihkan kuas makeup secara teratur.
- Pastikan selalu membersihkan makeup sebelum tidur.
Tonton juga yuk, video edukasi kesehatan berikut ini :ย











