Berbicara soal mata lelah, Mata Lelah merupakan salah satu gangguan kesehatan mata ringan namun bisa jadi masalah berat. Ciri-ciri mata lelah perlu dikenali dengan baik agar meminimalisir resiko masalah mata yang berkelanjutan.
Mata lelah memang tidak tergolong penyakit berat yang menghilangkan penglihatan mata seperti Katarak. Meski begitu kondisi Mata Lelah tetap harus diwaspadai karena bisa juga berpotensi mengganggu fungsi refraksi mata.
Daftar Isi
Mengenal Mata Lelah
Sebelum membahas ciri-ciri Mata Lelah ada baiknya sobat KMU mengenal dulu apa yang dimaksud dengan Mata Lelah ini. Mata Lelah merupakan kondisi mata yang tidak sehat akibat terus menerus bekerja di depan gadget atau laptop. Mata lelah bisa dialami oleh semua kalangan, baik anak-anak maupun orang dewasa yang mana sering berhadapan langsung dengan gawai. Tidak hanya itu, Mata Lelah juga bisa disebabkan karena mata terlalu tegang saat terlalu fokus pada satu objek tertentu dalam waktu lama. Umumnya Mata Lelah bisa hilang dengan sendirinya saat mata sudah diistirahatkan. Namun ada juga kondisi Mata Lelah yang sudah parah sehingga butuh perawatan medis.
Ciri-Ciri Mata Lelah
Meskipun Mata Lelah tidak separah penyakit mata lain seperti Katarak, Glaukoma, Miopia dan lain-lain, namun penderita Mata Lelah akan merasa sangat tidak nyaman ketika gejalanya datang. Mata Lelah bisa dikenali dengan beberapa macam ciri-ciri atau gejala tertentu. Ciri-ciri Mata Lelah yang paling umum adalah sebagai berikut:
- Mengalami Diplopia atau gejala penglihatan berbayang dan buram.
- Mata terasa gatal dan keluar cairan seperti air mata.
- Penglihatan lebih sensitif terhadap cahaya atau mudah merasa silau.
- Karena lebih sensitif, mata jadi sering menyipit atau sulit membuka mata lebar.
- Mata menjadi kering.
- Terasa nyeri dan panas pada mata seperti terbakar.
Biasanya diiringi dengan ciri-ciri lain pada bagian tubuh selain mata seperti leher nyeri, pusing, pundak nyeri, sakit punggung dan lain-lain.
Baca juga:
Cara Dapatkan Program Operasi Katarak Gratis
5 Gejala Mata Tegang, Alarm Awal Jangan Diabaikan
Gejala Mata Lelah Saat Ujian Yang Sering Diabaikan
Penyebab Mata Menjadi Lelah
Seperti yang sudah sekilas disinggung di atas, Mata Lelah bisa terjadi karena beberapa sebab seperti:
- Terpapar Blue Light
Blue Light merupakan paparan cahaya yang berasal dari gadget atau gawai. Tentu saja blue light ini punya dampak yang sangat buruk bagi mata jika terus menerus terkena paparannya.
Itulah mengapa sangat tidak disarankan menggunakan gadget seharian penuh tanpa mengistirahatkan mata.
- Jarang Berkedip
Mata yang jarang berkedip biasanya disebabkan oleh tingkat fokus yang tinggi pada suatu objek. Kondisi seperti ini juga terbilang tidak sehat bagi mata.
- Membaca di Ruang Minim Cahaya
Meskipun mata masih dapat melihat tulisan di ruang yang minim cahaya, namun kebiasaan membaca tulisan di ruang redup sangat tidak baik bagi mata. Bahkan kebiasaan tersebut bisa menimbulkan gangguan refraksi yang berakhir pada penanganan dengan tindakan seperti Lasik.
- Bermain Video Game Terlalu Lama
Bermain video game di gadget tentu butuh konsentrasi penuh. Hal ini dapat membuat mata jadi tegang dan lelah.
- Melihat Tulisan Yang Terlalu Kecil
Hampir sama seperti membaca tulisan di ruang redup, membaca tulisan yang sangat kecil juga butuh fokus mata yang maksimal sehingga jika dilakukan dalam waktu lama akan membuat mata mudah lelah.
- Melakukan Pekerjaan Yang Butuh Konsentrasi Tinggi Lainnya
Selain beberapa hal di atas, masih ada beberapa pekerjaan yang memang butuh konsentrasi tinggi seperti mengemudi, menjahit, dan menulis yang dilakukan dalam kurun waktu lama.
Baca juga:
Atasi Mata Lelah Dengan 5 Tips Saat Belajar Online
Cara Olahraga Mata dan Manfaatnya
Tips Sehat Mata Yang Melihat Monitor Terlalu Lama
Solusi Atasi Mata Lelah
Tidak seperti Katarak yang harus ditangani dengan operasi Katarak agar bisa sembuh, penanganan mata lelah sebenarnya cukup sederhana. Bahkan mata lelah bisa diatasi dengan cara mandiri di rumah tanpa harus datang ke dokter mata. Namun kondisi ini hanya untuk mata lelah yang levelnya masih ringan. Dalam beberapa kasus kondisi mata lelah yang sudah parah bisa menyebabkan komplikasi dan harus mendapat penanganan khusus dari dokter.
Untuk solusi mengatasi mata lelah secara sederhana di rumah berdasarkan ciri-ciri mata lelah yang ada, diantaranya adalah:
- Untuk mata yang disebabkan karena terlalu lama melihat gadget, solusi yang bisa dicoba adalah mengurangi cahaya gadget menjadi standar normal yang tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap.
- Istirahatkan mata sesegera mungkin saat sudah timbul ciri-ciri mata lelah sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Cara mengistirahatkan mata bisa dengan melihat objek sejauh 6 meter kurang lebih selama 10-15 menit.
- Saat mata lelah diiringi dengan rasa kering, gunakan tetes air mata buatan seperti hypromellose.
- Kompres mata menggunakan air hangat.
Meskipun mata lelah bisa diatasi secara mandiri menggunakan cara-cara yang sederhana tersebut, namun tetap saja sobat KMU tidak boleh meremehkannya karena bisa berpotensi komplikasi.
Jika sudah terjadi komplikasi maka mata akan merasa tidak nyaman bahkan mengganggu aktivitas harian. Itulah mengapa jika sudah timbul ciri-ciri mata lelah, segera konsultasi dokter mata.
Sobat KMU juga bisa secara rutin periksa mata sebagai bentuk pencegahan gangguan kesehatan mata. Yuk biasakan periksa mata secara rutin mulai sekarang agar kesehatan mata tetap terjaga dengan baik.
Tonton juga video berikut untuk belajar tentang kesehatan mata lainnya:










