Penting! 3 Syarat Operasi Katarak Demi Keberhasilan Operasi

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

4 December 2025

Bagikan

syarat operasi katarak

Berbicara soal syarat operasi Katarak, Katarak tidak bisa dianggap sebagai masalah mata yang sepele. Bahkan Katarak bisa menyebabkan kebutaan permanen. Itulah mengapa harus segera ada tindakan operasi Katarak untuk menyembuhkannya secara total. 

Katarak bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan saat ini sudah banyak kasus Katarak dini yang menyerang anak muda, meskipun umumnya Katarak diderita oleh lansia. 

Apa Saja Syarat Operasi Katarak 

Banyak orang berfikir bahwa menjalani operasi Katarak adalah yang ribet dan menakutkan. Padahal saat ini operasi Katarak dan mudah dan tidak meninggalkan rasa sakit karena kecanggihan teknologi yang digunakan. Meskipun mudah dan tidak ribet, namun tetap ada syarat dan ketentuan yang harus dilakukan oleh pasien operasi Katarak. Tenang saja, syaratnya sangat mudah dan tentunya tidak ribet.

Ini dia 3 syarat yang harus dipenuhi sebelum operasi Katarak: 

  • Mandi dan Keramas.
  • Tidak menggunakan jenis make up dan aksesoris apapun. 
  • Serta wajib didampingi oleh satu orang. 

Selain 3 syarat utama tersebut, terkadang pasien juga dianjurkan untuk memakai kacamata saat keluar ruangan sebelum jadwal operasi tiba. Hal ini dilakukan untuk melindungi mata dari sensitivitas cahaya. 

Baca juga: Operasi Katarak Gratis

Jenis Metode Operasi Katarak

Dalam dunia medis, ada beberapa jenis metode yang digunakan pada operasi Katarak. Beberapa metode tersebut diantaranya: 

  1. Intrakapsular

Lensa mata memiliki bagian kapsul di belakangnya. Pada metode operasi Intrakapsular, dokter mata akan mengangkat lensa beserta kapsul tersebut lalu menggantinya dengan lensa baru tepat di area yang sama dengan lensa lama. 

Bila Katarak terjadi pada kedua mata maka biasanya akan dilakukan tindakan bergantian, setelah satu mata sembuh barulah dilakukan tindakan pada mata lainnya. 

  1. Ekstrakapsular

Umumnya metode Ekstrakapsular hanya digunakan saat lensa keruh pada Katarak susah dihancurkan. Berbeda dengan Intrakapsular, pada metode ini dokter akan mengangkat lensa tanpa bagian kapsulnya. Selanjutnya lensa baru akan dipasang.

Metode Ekstrakapsular biasanya membutuhkan lebih banyak sayatan pada prosesnya dan pemulihannya juga cukup lama. 

  1. Laser

Pada metode laser, dokter akan menggunakan teknologi laser khusus untuk menghancurkan keruh Katarak di lensa dan kemudian menyedotnya dan mengganti dengan lensa yang baru. 

  1. Phacoemulsification 

Hampir sama dengan metode laser, pada metode Phacoemulsification ini dokter juga akan menghancurkan lensa keruh, lalu menyedot/ mengeluarkannya kemudian menggantinya dengan lensa baru. 

Bedanya dengan metode laser, Phacoemulsification memanfaatkan kekuatan gelombang ultrasound atau frekuensi sangat tinggi untuk menghancurkan lensa keruh sebelum menggantinya dengan lensa baru. 

Metode ini juga sering dikenal dengan metode operasi Katarak lensa premium karena menggunakan lensa pilihan berkualitas premium.

Baik laser maupun Phacoemulsification, keduanya tidak membutuhkan sayatan besar bahkan sayatan cenderung bisa menutup dengan sendirinya. 

Dalam prakteknya, Klinik KMU sudah menggunakan teknologi Phacoemulsification untuk menangani Katarak dengan mudah tanpa rasa sakit. 

Baca juga: 
Lasik
Miopi

Larangan Setelah Operasi Katarak

Selain ada syarat operasi Katarak yang penting untuk dilakukan, ada juga larangan setelah operasi Katarak. 

Larangan ini juga tidak kalah penting dengan syarat operasi Katarak seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Diantara larangannya adalah: 

  1. Tidak Boleh Menggosok dan Menekan Mata

Meskipun sudah ada metode operasi Katarak yang cepat pemulihannya, namun tetap saja pasca operasi pasien dilarang menggosok bahkan menekan mata termasuk saat mata gatal. 

Menggosok dan menekan mata bisa beresiko menggeser posisi lensa yang sudah ditanam atau bahkan menimbulkan infeksi. 

  1. Hindari Aktivitas Berat

Aktivitas yang sekiranya bisa menyebabkan proses mengejan sebaiknya tidak lakukan, contohnya seperti mengangkat beban berat sekitar 5 hingga 10 kg. 

Selain itu hindari membungkuk dalam waktu lama karena bisa menyebabkan tekanan pada mata. 

Baca juga: 
Mata Minus
Mata Panda

  1. Hindari Mata Terkena Air

Kontak langsung dengan air bisa beresiko mata terkena bakteri yang menjadi penyebab infeksi. Jika ingin mencuci muka, pastikan melakukannya dengan sangat hati-hati. Selain air, pastikan mata tidak terkena sabun. 

  1. Jangan Sampai Mata Kemasukan Debu

Debu yang masuk ke mata bisa membuat mata merah dan menyebabkan iritasi. Tentu ini bukan kondisi yang baik untuk lensa baru yang sudah ditanam pada mata. 

Maka pastikan setiap keluar ruangan menggunakan kacamata pelindung. 

  1. Jangan Dulu Gunakan Riasan Mata

Produk kosmetik mata ditakutkan akan masuk ke dalam mata dan menyebabkan masalah baru pada mata. Setidaknya tunggu hingga dokter benar-benar menyatakan aman setelah operasi Katarak. 

Baca juga: 
Mata Merah
Terapi Mata Minus Anak

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Operasi Katarak?

Banyak yang masih mempertanyakan, sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk operasi Katarak? apakah setelah bisa memenuhi syarat operasi Katarak baru boleh ambil tindakan? 

Waktu yang tepat untuk bisa melakukan operasi Katarak tidak bergantung pada syarat operasi Katarak yang sebelumnya sudah dibahas. 

Waktu yang tepat untuk datang dan konsultasi dokter mata agar segera ditindak adalah dengan saat penglihatan mulai kabur dan aktivitas sangat terganggu karena hal itu. 

Kenali juga gejala-gejala Katarak agar tidak terlambat melakukan tindakan operasi. Pastikan sobat KMU memenuhi syarat dan ketentuan yang ada sebelum operasi dilakukan. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton juga:

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218