Retinopathy of Prematurity: Cerita Fida D’Academy tentang Pentingnya Skrining Mata Bayi Prematur

Ditinjau oleh

Terakhir diperbaharui pada

27 June 2026

Bagikan

Retinopathy of Prematurity_ Cerita Fida D'Academy tentang Pentingnya Skrining Mata Bayi Prematur

Retinopathy of Prematurity mungkin masih terdengar asing bagi banyak orang tua. Namun, bagi orang tua yang memiliki bayi prematur, kondisi ini menjadi salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus sejak dini. Retinopathy of Prematurity atau yang sering disingkat ROP merupakan gangguan pada Retina yang dapat terjadi pada bayi yang lahir sebelum waktunya. Jika tidak terdeteksi dan ditangani dengan tepat, kondisi ini berisiko menyebabkan gangguan penglihatan hingga kebutaan. Karena itulah, skrining mata pada bayi prematur menjadi langkah penting yang tidak boleh dilewatkan. Pengalaman yang dibagikan oleh Fida D’Academy pun menjadi pengingat bagi banyak orang tua tentang pentingnya pemeriksaan Retina sejak usia dini.

Apa Itu Retinopathy of Prematurity (ROP)?

Apa Itu Retinopathy of Prematurity (ROP)_

Retinopathy of Prematurity adalah penyakit mata yang terjadi akibat pertumbuhan pembuluh darah Retina yang tidak normal pada bayi prematur. Retina sendiri merupakan bagian mata yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak agar seseorang dapat melihat dengan jelas. Pada bayi yang lahir cukup bulan, perkembangan pembuluh darah Retina biasanya sudah hampir sempurna. Namun pada bayi prematur, proses perkembangan tersebut belum selesai sehingga berpotensi menimbulkan kelainan.

Kondisi Retinopathy of Prematurity dapat berkembang dalam berbagai tingkatan, mulai dari ringan hingga berat. Pada beberapa kasus ringan, ROP bisa membaik dengan sendirinya tanpa tindakan khusus. Namun pada kasus yang lebih serius, pertumbuhan pembuluh darah abnormal dapat menyebabkan jaringan parut dan bahkan pelepasan Retina yang berujung pada gangguan penglihatan permanen. Oleh karena itu, deteksi dan pemantauan secara rutin menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan mata bayi prematur.

Bayi yang lahir dengan usia kehamilan kurang dari 30 minggu atau memiliki berat badan lahir rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami Retinopathy of Prematurity. Selain itu, penggunaan terapi oksigen untuk membantu pernapasan bayi prematur juga dapat menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko terjadinya ROP, meskipun saat ini penggunaannya sudah diawasi secara ketat oleh tenaga medis.

Baca juga:
– Operasi Katarak Gratis
– LASIK
– Katarak

Mengapa Skrining Mata Sangat Penting?

Mengapa Skrining Mata Sangat Penting_ - Retinopathy of Prematurity

Salah satu tantangan terbesar dari Retinopathy of Prematurity adalah kondisi ini seringkali tidak menunjukkan gejala yang dapat dilihat langsung oleh orang tua. Bayi tetap tampak normal meskipun perubahan pada Retina sedang terjadi. Karena itulah, skrining mata menjadi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah bayi mengalami ROP atau tidak.

Pemeriksaan Retina pada bayi prematur biasanya dilakukan beberapa minggu setelah lahir sesuai rekomendasi dokter. Melalui pemeriksaan ini, dokter mata dapat memantau perkembangan pembuluh darah Retina dan menentukan apakah kondisi bayi memerlukan observasi rutin atau tindakan lebih lanjut. Semakin cepat Retinopathy of Prematurity terdeteksi, semakin besar peluang untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

Skrining mata juga penting karena kondisi ROP dapat berkembang dengan cepat. Bahkan pada bayi yang awalnya menunjukkan kondisi ringan, perubahan dapat terjadi dalam waktu singkat sehingga membutuhkan pemantauan berkala. Oleh sebab itu, orang tua disarankan untuk selalu mengikuti jadwal kontrol yang telah ditentukan oleh dokter mata.

Selain mencegah kebutaan, pemeriksaan mata rutin pada anak yang pernah mengalami Retinopathy of Prematurity juga membantu mendeteksi gangguan penglihatan lain yang mungkin muncul saat anak bertambah besar, seperti mata minus, juling, atau ambliopia.

Baca juga:
– Pak Yes Periksa Retina dengan Teknologi OCT di RS Mata KMU Lamongan
– Operasi Katarak
– Punya Diabetes dan Hipertensi? Ini Gejala Gangguan Retina yang Harus Diwaspadai

Cerita Nyata: Fida dan Pengalaman Skrining Mata Anaknya

Cerita Nyata_ Fida dan Pengalaman Skrining Mata Anaknya - Retinopathy of Prematurity

Fida D’Academy memiliki pengalaman yang sangat berharga terkait Retinopathy of Prematurity setelah melahirkan buah hatinya secara prematur. Sebelumnya, ia mengaku tidak mengetahui adanya istilah ROP yang dapat terjadi pada bayi prematur dan berisiko menyebabkan kebutaan.

Menurut cerita Fida, anaknya yang lahir prematur harus mendapatkan bantuan pernapasan menggunakan CPAP karena kondisi paru-paru yang belum berkembang sempurna. Dari situlah ia mengetahui bahwa bayi prematur memiliki risiko mengalami Retinopathy of Prematurity sehingga perlu menjalani skrining mata sejak usia dini.

Fida kemudian membawa putranya untuk menjalani pemeriksaan Retina secara detail oleh dokter spesialis mata. Dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa sang buah hati mengalami ROP Grade 2. Kabar tersebut tentu membuatnya merasa cemas dan khawatir. Namun dokter menjelaskan bahwa pada beberapa kasus, Retinopathy of Prematurity dapat membaik dengan sendirinya atau memerlukan tindakan laser apabila kondisinya berkembang lebih lanjut.

Syukurnya, setelah melalui pemantauan rutin, kondisi ROP pada putranya berangsur membaik tanpa memerlukan tindakan laser. Meski demikian, Fida tetap menjalankan kontrol mata secara berkala untuk memastikan kesehatan Retina anaknya tetap terjaga hingga sekarang.

Kini, meskipun usia putranya sudah menginjak tiga tahun, Fida masih rutin melakukan pemeriksaan mata setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Baginya, pemeriksaan rutin merupakan langkah penting untuk memastikan tumbuh kembang penglihatan anak berjalan dengan baik dan mencegah masalah yang mungkin muncul di kemudian hari.

Layanan Skrining Retina di RS & Klinik Mata KMU 

Layanan Skrining Retina di RS & Klinik Mata KMU - Retinopathy of Prematurity

Bagi orang tua yang ingin melakukan pemeriksaan Retinopathy of Prematurity atau skrining Retina untuk bayi prematur, RS & Klinik Mata KMU menyediakan layanan Retina yang lengkap dan didukung teknologi modern. Pemeriksaan dilakukan oleh dokter spesialis mata yang telah memiliki kompetensi sub spesialis Retina sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih komprehensif sesuai kebutuhan pasien.

Fida sendiri mengaku merasa nyaman melakukan kontrol rutin di RS Mata KMU Lamongan karena fasilitasnya yang lengkap dan ramah keluarga. Selain ruang tunggu yang luas dan nyaman, tersedia pula area bermain anak, coffee bar, layanan gawat darurat 24 jam, hingga fasilitas rawat inap bagi pasien yang membutuhkan tindakan operasi.

Tak hanya untuk kasus Retinopathy of Prematurity, layanan Retina di RS & Klinik Mata KMU juga didukung teknologi pemeriksaan modern seperti OCT (Optical Coherence Tomography) untuk membantu dokter mengevaluasi kondisi Retina secara lebih detail. Dengan pemeriksaan yang tepat dan rutin, berbagai gangguan Retina dapat dideteksi lebih dini sehingga peluang keberhasilan penanganan menjadi lebih besar.

Jika Si Kecil lahir prematur atau memiliki faktor risiko gangguan Retina, jangan menunda pemeriksaan mata. Skrining sejak dini dapat membantu melindungi penglihatan anak dan mencegah komplikasi yang tidak diinginkan. Segera jadwalkan konsultasi dokter mata dan pemeriksaan retina di RS & Klinik Mata KMU agar kesehatan mata buah hati tetap terpantau dengan baik.

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

Tonton juga video menarik lainnya seputar kesehatan mata disini!

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218