Phthisis bulbi merupakan kondisi penyusutan bola mata yang bisa menyebabkan kerusakan permanen pada bola mata. Bola mata yang mengalami penyusutan atau kehilangan fungsinya secara signifikan akibat trauma berat, infeksi, atau penyakit mata kronis lainnya. Mata yang terkena biasanya menjadi kecil, keras, dan kehilangan kemampuannya untuk melihat. Lalu apa penyebab utama Phthisis bulbi?

Daftar Isi
Penyebab Penyakit Phthisis Bulbi
Phthisis bulbi terjadi akibat kerusakan berat pada struktur internal bola mata. Berikut beberapa penyebab umum dari kondisi ini:
- Trauma Mata. Cedera fisik serius pada bola mata, seperti tertusuk benda tajam, benturan keras, atau luka bakar kimia, dapat merusak struktur penting dalam mata. Jika tidak segera ditangani, trauma ini bisa berkembang menjadi phthisis bulbi.
- Infeksi bakteri atau virus yang berat dan menjalar ke bagian dalam bola mata (endophthalmitis atau panophthalmitis) dapat merusak jaringan mata secara permanen.
- Peradangan jangka panjang yang terjadi pada uvea atau bagian mata lainnya juga bisa menyebabkan degenerasi struktur bola mata dan berujung pada phthisis bulbi.
- Dalam kasus tertentu, komplikasi pasca operasi seperti kegagalan operasi retina atau glaukoma yang tidak tertangani bisa mempercepat kerusakan jaringan mata.
- Tumor ganas pada bola mata seperti retinoblastoma atau melanoma juga dapat memicu kehancuran bola mata, terutama jika pengobatan tidak dilakukan sejak dini.
Baca Juga : Biaya Operasi Pterigium di Klinik Mata KMU, Bisa Menggunakan BPJS Kesehatan
Gejala dari Phthisis Bulbi
Gejala phthisis bulbi cukup khas dan mudah dikenali, antara lain:
- Penyusutan bola mata atau mata tampak lebih kecil dibandingkan mata normal
- Warna Mata Menggelap atau Tidak Normal
- Penurunan atau Kehilangan Penglihatan Total
- Struktur Mata Mengeras dan kaku akibat pengerasan jaringan.
- Mata Kering atau Tidak Berkedip Normal
- Perubahan Posisi Bola Mata (Enophthalmos)
Cara Mendiagnosis Phthisis Bulbi

Diagnosis phthisis bulbi hanya dapat dilakukan oleh dokter mata melalui beberapa langkah berikut:
- Pemeriksaan Fisik Mata. Dokter akan mengamati bentuk, ukuran, dan warna mata secara langsung untuk mencari tanda-tanda penyusutan atau perubahan lainnya.
- Pemeriksaan Funduskopi. Dokter mata akan melihat bagian dalam bola mata menggunakan alat khusus untuk menilai kerusakan pada retina, lensa, dan struktur internal lainnya.
- USG Bola Mata (B-Scan Ultrasonografi). Pemeriksaan ini sangat berguna terutama jika bagian depan mata sudah keruh atau tidak bisa dilihat langsung, untuk mengevaluasi kondisi dalam bola mata.
- CT Scan atau MRI. Dalam beberapa kasus, CT scan diperlukan untuk menilai lebih rinci kerusakan jaringan di sekitar dan dalam bola mata, terutama bila ada kecurigaan tumor atau infeksi luas.
Bisakah Penyakit Phthisis Bulbi Diobati?
Sayangnya, phthisis bulbi adalah kondisi yang bersifat permanen dan tidak dapat dikembalikan ke fungsi normalnya. Fokus pengobatan pada kasus ini lebih kepada:
- Menghilangkan Sumber Nyeri atau Iritasi. Jika mata phthisis menimbulkan rasa tidak nyaman, perawatan simtomatik bisa diberikan seperti obat tetes atau tindakan pengangkatan bola mata (enukleasi).
- Pemasangan Protesa Mata. Setelah pengangkatan bola mata, pasien bisa menggunakan mata palsu (protesa) untuk tujuan estetika. Protesa ini tidak mengembalikan penglihatan, tetapi dapat memperbaiki penampilan wajah dan meningkatkan kepercayaan diri pasien.
- Konseling Psikologis. Menghadapi kehilangan fungsi penglihatan bisa berdampak emosional. Dukungan psikologis sangat penting, terutama jika penderita kehilangan penglihatan secara mendadak.
Baca Juga :
Operasi katarak
Operasi Katarak Gratis
Adakah Cara Mencegah Phthisis Bulbi?
Meskipun phthisis bulbi sendiri tidak bisa dibalikkan, ada beberapa langkah penting untuk mencegah terjadinya kondisi ini:
- Segera Tangani Trauma Mata
Jika mengalami cedera pada mata, segeralah periksa ke dokter mata untuk penanganan dini. - Kendalikan Penyakit Mata Kronis
Penderita glaukoma, uveitis, atau penyakit retina harus rutin kontrol ke dokter untuk memantau dan mengelola kondisi mereka. - Pengobatan Infeksi Mata dengan Cepat
Infeksi serius pada mata harus segera diobati dengan antibiotik atau antivirus yang sesuai untuk mencegah kerusakan parah. - Ikuti Anjuran Medis Setelah Operasi Mata
Jika pernah menjalani operasi mata, penting untuk mematuhi semua instruksi pemulihan dan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai jadwal. - Rutin Pemeriksaan Mata
Pemeriksaan mata rutin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat trauma atau penyakit mata, dapat membantu mendeteksi masalah lebih awal sebelum berkembang menjadi phthisis bulbi.
Phthisis bulbi merupakan kerusakan mata yang parah dan tidak tertangani, menyebabkan bola mata mengecil, mengeras, dan kehilangan fungsinya secara permanen. Meskipun kondisi ini tidak dapat diobati, diagnosis dan penanganan dini terhadap berbagai penyebabnya sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit ke tahap ini.
Pencegahan melalui perlindungan mata, pengobatan penyakit mata secara tepat, serta melakukan pemeriksaan rutin kesehatan mata di RS & Klinik Mata KMU menjadi langkah utama untuk menjaga kesehatan dan fungsi penglihatan. Jika Anda memiliki keluhan mata lainnya jangan tunda untuk berkonsultasi ke dokter mata. Deteksi dini dapat menyelamatkan penglihatan Anda.
Simak informasi lainnya di video ini yaa











