Halo sahabat KMU, apakah kalian pernah melihat mata anak tampak berair terus menerus? Jika hal itu terjadi pada anak, kalian harus waspada karena bisa jadi mengalami saluran mata tersumbat. Pada kasus ini banyak terjadi pada bayi yang baru lahir, namun tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada usia balita.
Usia bayi baru lahir sampai menuju balita sangat rentan mengalami penyakit atau gangguan termasuk pada mata yang dapat mengalami saluran mata tersumbat. Kondisi ini terjadi ketika saluran air mata anak tidak berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan air mata menumpuk dan mata tampak berair terus-menerus.
Apabila saluran mata tersumbat pada anak tidak mendapatkan penanganan dengan baik, kondisi tersebut dapat berkembang lebih lanjut hingga dapat menyebabkan infeksi pada mata anak. Nah, bagi para orang tua penting untuk mengetahui cara mengatasi saluran mata yang tersumbat pada anak. Maka silahkan simak penjelasan berikut ini untuk informasi selengkapnya!
Daftar Isi
Gejala Saluran Mata Tersumbat Pada Anak

Setiap penyakit mata yang terjadi tentunya akan menimbulkan gejala, namun pada usia anak cenderung tidak dapat merasakan gejala yang dialaminya. Peran orang tua sangat penting untuk mengetahui gejala apabila anak mengalami saluran mata tersumbat, semakin peka orang tua maka penanganan pada mata anak oleh dokter mata juga akan cepat dan tepat.
Adapun beberapa gejala saluran mata tersumbat pada anak yang harus diperhatikan orang tua, antara lain :
- Mata anak selalu terlihat berair meskipun tidak sedang menangis.
- Munculnya cairan lengket berwarna kuning atau hijau di sekitar mata pada saat bangun tidurÂ
- Kelopak mata terlihat bengkak atau merah karena iritasi.
- Mata anak sering terkena infeksi ringan yang muncul berulang kali.
- Terkadang mata bisa menjadi merah dan sedikit bengkak.
Apabila gejala tersebut tidak segera mendapatkan penanganan oleh dokter mata bisa berisiko menyebabkan beberapa penyakit pada mata, antara lain :
- Konjungtivitis (mata merah) terjadinya peradangan pada lapisan tipis yang menutupi bagian depan mata dan kelopak mata.Â
- Dakriosistitis adalah infeksi pada kantong air mata (dakriosista), yang terjadi akibat penyumbatan saluran air mata.
- Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata, yang bisa terjadi jika ada iritasi kronis akibat air mata yang tidak bisa mengalir dengan baik.
- keratitis (peradangan pada kornea) bisa terjadi akibat penyumbatan saluran air mata yang menyebabkan infeksi atau iritasi parah pada mata.
Sebelum terjadinya beberapa penyakit tersebut para orang tua harus selalu memperhatikan kondisi mata anak dengan peka terhadap gejala yang timbul pada mata anak saat anak mengalami keluhan pada mata.
Baca juga :Â
– Operasi KatarakÂ
– Meski Glaukoma Tetap Semangat Jalani Hidup, Pak Ladri Bagikan Tipsnya
– Kenali 6 Gejala Presbiopi dan Solusi Pengobatannya
Penyebab Umum Dan Solusi Perawatan

Penyebab saluran mata tersumbat pada anak ini bisa beragam, pada bayi yang baru lahir biasanya terjadi karena belum sempurnanya perkembangan saluran air mata saat lahir sedangkan pada anak usia balita atau diatasnya bisa sebabkan karena infeksi atau adanya sumbatan fisik pada saluran air mata.
Bila anak kalian mengalami kondisi tersebut, para orang tua bisa menerapkan beberapa solusi perawatan pada mata anak. Berikut ini beberapa solusi untuk mengatasi saluran mata tersumbat pada anak, antara lain :
- Lakukan pijatan lembut pada bagian pangkal hidung anak untuk membantu membuka saluran yang tersumbat yang sesuai dengan arahan dokter mata.Â
- Gunakan kain bersih yang dibasahi air hangat untuk membersihkan cairan yang keluar dari mata anak secara teratur.
- Selalu jaga kondisi kebersihan anak terutama pada bagian mata untuk menghindari infeksi.
- Gunakan obat tetes mata yang telah diresepkan oleh dokter mata untuk mempercepat penyembuhan.Â
Baca juga :Â
– Operasi Katarak Gratis
– Lasik
– Katarak
Kapan Harus Mencari Bantuan Medis?

Mungkin ada pertanyaan dari sahabat KMU atau pasien mata KMU, tentang kapan waktu yang tepat membawa anak ke dokter mata saat mengalami saluran air mata tersumbat? Tentunya ada beberapa indikasi yang perlu dilakukan penanganan lebih lanjut oleh dokter mata.
Waktu yang tepat untuk periksa dan konsultasi dokter mata, apabila kondisi mata anak tidak membaik setelah beberapa bulan perawatan di rumah, mata anak terlihat sangat merah, bengkak, atau muncul tanda-tanda infeksi yang semakin parah, anak mengalami demam yang bisa menjadi tanda infeksi serius dan ketika anak terlihat sangat tidak nyaman dan sering menggosok-gosok mata.
Bila mata anak tidak mengalami keluhan, para orang tua tetap perlu melakukan periksa mata rutin minimal 6 bulan atau 1 tahun sekali untuk memastikan kondisi mata anak dalam keadaan sehat. Bagi sahabat KMU bisa melakukan periksa mata anak di RS & Klinik mata KMU. Ayo segera datangi RS & Klinik mata KMU terdekat di kota kamu!
Â
Saksikan juga video lain tentang kesehatan mata di bawah ini :











