Pernahkah sobat KMU mengalami bengkak kecil pada kelopak mata? Gangguan kesehatan mata tidak selalu berada di bagian dalam mata. Terkadang seseorang juga bisa mengalami gangguan pada bagian luar mata, seperti pada kelopak mata atau bagian bawah mata.
Gangguan pada bagian bawah mata biasanya seperti mata panda atau kantung mata. Umumnya gangguan ini bukan merupakan gangguan yang berbahaya. Sedangkan gangguan pada kelopak mata biasanya berupa bintitan dan pembengkakan. Apakah pembengkakan ini berbahaya?
Baca juga:Â
Katarak
Operasi Katarak Gratis
Daftar Isi
Apa Itu Bengkak Kecil di Kelopak Mata?
Sebelum membahas bahaya atau tidaknya bengkak kecil pada kelopak mata, pastikan sobat KMU paham dulu tentang apa yang dimaksud dengan pembengkakan kecil ini. Bengkak kecil di kelopak mata merupakan kondisi di mana terdapat benjolan pada kelopak mata, terlihat seperti bintitan.
Benjolan yang seperti bintitan ini umumnya tidak terasa nyeri, namun biasanya bernanah. Dalam dunia medis, kondisi ini biasa disebut dengan Hordelium. Selain itu ada juga kondisi bengkak kecil di mata yang merupakan bentuk dari penyumbatan kelenjar minyak dan sering disebut dengan Kalazion. Namun tidak semua bengkak kecil merupakan kondisi Kalazion.
Banyak orang yang menyepelekan gangguan mata ini karena pada awalnya hanya berupa bintitan kecil. Memang pembengkakan ini tidak menyebabkan gangguan penglihatan berat seperti Katarak. Meski begitu jika pembengkakan kecil ini tidak kunjung sembuh berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, maka bisa jadi kondisi mata berpotensi bahaya.
Penyebab Bengkak Kecil Bisa Menjadi Kalazion
Seperti yang sudah disinggung sekilas di atas, Kalazion merupakan penyumbatan kelenjar minyak yang terjadi pada kelopak mata. Minyak meibom yang menumpuk, menjadikan kelopak mata memiliki benjolan atau pembengkakan. Ada banyak penyebab bengkak kecil yang bisa menjadi Kalazion, yaitu:
- Kurang Menjaga Kebersihan di Area Mata
Salah satu penyebab paling sering dari bengkak kecil yang menjadi Kalazion adalah kurang menjaga kebersihan pada area mata. Penderita sering menyentuh bahkan mengucek area mata dengan kondisi tangan yang kotor.
Selain itu, sering kali sisa makeup pada area mata tidak dibersihkan dengan benar sebelum tidur.
- Komplikasi Dari Hordelium
Saat seseorang mengalami hHh secara total. Terkadang Hordelium justru meninggalkan sisa komplikasi karena adanya penyumbatan sisa bintitan yang kemudian berubah menjadi Kalazion.
Baca juga:Â
Mata Minus
Mata Panda
- Blefaritis Kronis
Blefaritis merupakan peradangan yang terjadi pada kelopak mata. Peradangan ini jika sudah kronis maka bisa menyebabkan timbulnya Kalazion. Selain Blefaritis, kondisi kulit seperti Rosasea juga bisa menyebabkan Kalazion.
- Kelenjar Meibom Tersumbat
Seperti yang dikatakan di awal, kondisi tersumbatnya kelenjar minyak pada kelopak mata bisa menyebabkan penumpukan minyak dan pada akhirnya terjadi pembengkakan yang akhirnya menjadi Kalazion.
Baca juga:Â
Mata Merah
Katarak
Katarak Lensa Premium
Gejala Kalazion yang Perlu Diwaspadai

Pada dasarnya, Kalazion bukan gangguan mata berat yang mengganggu fungsi penglihatan mata bagian dalam. Namun, ada beberapa gejala Kalazion yang perlu diwaspadai karena bisa menyebabkan kondisi yang lebih serius. Beberapa gejala tersebut adalah:
- Benjolan Tak Kunjung Sembuh
Normalnya benjolan Kalazion bisa sembuh atau mengecil dalam beberapa hari setelah rutin ditangani dengan penanganan tertentu seperti kompres. Namun jika dalam waktu 2 hingga 4 minggu benjolan tidak kunjung mengecil atau sembuh, maka gejala ini perlu diwaspadai.
- Benjolan Menekan Bola Mata
Gejala lebih serius yang sangat perlu diwaspadai adalah ketika benjolan Kalazion membesar hingga menekan bola mata. Gejala ini bahkan bisa menghalangi penglihatan dan membuat penglihatan jadi kabur.
- Ada Tanda Infeksi pada Benjolan
Secara umum benjolan Kalazion tidak terasa sakit. Namun jika benjolan berubah jadi sakit saat disentuh, terasa nyeri, dan benjolan memerah, maka bisa jadi benjolan tersebut sudah mengalami infeksi. Gejala seperti ini sangat perlu diwaspadai.
Baca juga:Â
Terapi Mata Minus Anak
Lebih Hemat Periksa Mata Dengan Paket KacamataÂ
- Kalaizon Muncul Berkali-kali Dalam Waktu Singkat
Selanjutnya saat Kalaizon sudah sembuh lantas dalam jarak waktu dekat muncul kembali di tempat yang sama atau berdekatan, maka kondisi ini sangat perlu diwaspadai. Bisa jadi benjolan tersebut lebih berbahaya dibandingkan Kalazion pada umumnya.
- Terjadi Perubahan Struktur Kelopak
Kalaizon normalnya tidak akan merubah bentuk atau struktur kelopak mata, melainkan hanya benjolan dari Kalaizon itu sendiri. Namun jika terjadi perubahan struktur kelopak mata, segera konsultasi dokter mata untuk mendapatkan diagnosa lebih pasti dan penanganan yang tepat.
Baca juga: Undian Hewan Kurban Untuk Pasien Operasi Katarak di KMU Trenggalek
Penanganan Kalaizon yang Tepat

Penanganan Kalaizon bisa dilakukan dengan tindakan mandiri maupun dengan penanganan medis secara langsung. Berikut ini beberapa penanganan yang bisa dilakukan:
- Kompres Hangat
Kompres Kalazion menggunakan kain bersih yang direndam air hangat. Kompres selama kurang lebih 10 hingga 15 menit. Ulangi hingga 4 kali dalam sehari untuk hasil maksimal pencairan minyak yang menyumbat.
- Obat Tetes Mata/ Salep
Jika terjadi peradangan hebat, biasanya dokter mata akan memberikan penanganan berupa salep atau obat tetes mata sejenis antibiotik.
- Injeksi
Injeksi yang dilakukan pada penderita Kalazion biasanya merupakan injeksi Steroid. Injeksi ini biasanya ditujukan untuk mengurangi peradangan. Namun tidak semua Kalazion harus ditangani dengan injeksi tersebut, karena bergantung pada tingkat kondisi Kalaizon itu sendiri.
- Operasi Kecil
Operasi kecil mungkin dibutuhkan jika Kalaizon tidak kunjung sembuh, bahkan hingga lebih dari satu bulan. Operasi ini berbeda dengan Operasi Katarak yang dilakukan untuk memperbaiki lensa mata. Operasi kecil pada kasus Kalaizon dilakukan untuk mengeluarkan isi benjolan tersebut.
Bengkak kecil pada kelopak mata umumnya bukan kondisi yang memerlukan tindakan serius. Namun pada beberapa kasus, kondisi bengkak kecil pada mata tidak bisa disepelekan jika sudah ada gejala-gejala lain yang juga serius. Untuk itu, segera periksa mata lebih dini saat sudah muncul gejala serius sebelum kondisi mata jadi lebih parah.
Tonton video lainnya di channel KMU:











