Glaukoma adalah kerusakan pada saraf optik mata yang disebabkan karena meningkatnya tekanan intraokular (TIO). Tentunya ada beberapa pantangan penderita Glaukoma ini harus dihindari untuk cegah terjadinya kerusakan saraf optik yang lebih kronis.ย
Pantangan penderita Glaukoma terbagi kedalam beberapa jenis, seperti makanan yang harus di hindari, paparan polusi dan beberapa jenis aktivitas yang berisiko meningkatkan tekanan bola mata.
Untuk informasi selengkapnya mengenai pantangan penderita Glaukoma, mari simak penjelasan dari dokter spesialis mata berikut ini!
Daftar Isi
Pantangan Penderita Glaukoma Yang Harus Dihindari

Seperti yang dikatakan sebelumnya, penderita mata Glaukoma memiliki aturan pantangan. Pantangan ini ada bermacam-macam jenisnya, mulai dari makanan minuman dan pola hidup. Berikut ini beberapa makanan dan minuman yang jadi pantangan bagi para penderita Glaukoma:
1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Jenis makanan yang mengandung lemak jenuh dikenal tidak memiliki kandungan atau asupan gizi. Makanan yang tidak punya asupan gizi ini bisa meningkatkan nilai BMI atau Indeks Massa Tubuh.
Jika BMI ini nilainya meningkat, maka resiko munculnya Glaukoma juga akan semakin tinggi. Selain itu peningkatan BMI juga bisa menyebabkan adanya tekanan intraokular pada mata.
2. Makanan Mengandung Lemak Trans
Lemak trans merupakan jenis lemak yang kerap kali jadi penyebab tingginya kolesterol. Selain itu lemak trans juga bisa menyebabkan darah tinggi. Resiko banyak konsumsi lemak trans adalah rusaknya pembuluh darah di bagian manapun.
Saat pembuluh darah sudah rusak, maka cedera saraf optik kemungkinan besar akan terjadi. Inilah awal munculnya Glaukoma. Contoh makanan yang punya kandungan lemak trans adalah seperti donat, gorengan, dan lain-lain.
3. Makanan Alergen
Makanan alergen merupakan jenis makanan yang punya kandungan alergen dan sangat beresiko memberikan reaksi alergi. Jenis makanan inilah yang punya resiko besar membuat seseorang terserang Glaukoma.
Beberapa contoh makanan yang punya kandungan alergen adalah gandum, jagung, susu, kedelai, dan lain-lain.
4. Makanan dan Minuman Yang Rasanya Manis
Makanan dan minuman yang rasanya manis cenderung meningkatkan resiko diabetes. Jika mengalami diabetes, maka resiko Glaukoma akan semakin meningkat atau dua kali lipat lebih besar resiko Glaukomanya. Beberapa contoh makanan dan minuman manis pantangan penderita Glaukoma adalah es krim, kue, makanan yang diolah dengan dipanggang, soda, dan lain sebagainya.ย
Selain pantangan dalam hal makanan dan minuman, ada juga pantangan penderita Glaukoma dalam hal pola hidup. Diantara pola hidup yang jadi pantangan untuk penderita Glaukoma adalah:
5. Paparan Sinar Matahari
Secara umum paparan sinar matahari sangat bagus untuk kesehatan tubuh. Namun ternyata paparan sinar matahari ini adalah pantangan khusus bagi penderita Glaukoma. Mata akan terasa nyeri dan pandangan akan terlihat kabur saat melihat sekitar.
6. Minum Obat-obatan Warung
Obat warung adalah istilah yang dipakai untuk menyebut obat yang dijual secara bebas selain di Apotek. Reaksi obat bebas tersebut akan membuat tekanan bola mata glaukoma meningkat.
7. Hindari Minum Alkohol, Kopi, dan Merokok
Minuman alkohol, kopi dan kebiasaan merokok merupakan pantangan penderita Glaukoma yang harus benar-benar dihindari. Pasalnya ketiga kebiasaan tersebut akan memicu tekanan bola mata yang semakin tinggi.ย
8. ย Aktivitas Yang Harus Dihindari
Ada beberapa aktivitas yang termasuk kedalam pantangan penderita Glaukoma karena berisiko dapat meningkatkan tekanan bola mata. Berikut ini beberapa aktivitas yang harus dihindari antara lain:
- Angkat beban berat
- Menyelamย
- Yoga dengan posisi kepala terbalik
- Bermain alat musik tiup
Baca juga :ย
– LASIK
– Katarak
– Operasi Katarak
Anjuran Untuk Penderita Glaukoma
Tidak hanya menghindari pantangan, penderita Glaukoma juga harus melakukan beberapa anjuran kesehatan sehingga sakitnya tidak bertambah parah. Diantara anjuran kesehatan ini adalah:
1. Diet
Yang dimaksud diet di sini adalah mengontrol atau mengatur pola dan jenis makanan serta minuman yang dikonsumsi setiap harinya. Pastikan untuk rutin makan sayuran seperti wortel dan lain-lain.
2. Rajin Olahraga
Penderita Glaukoma tetap dianjurkan untuk olahraga rutin, namun konsultasi dengan dokter mata terlebih dahulu mengenai jenis olahraga yang diperbolehkan bagi para penderita Glaukoma.
3. Rutin Periksa Mata
Anjuran paling letting yang harus dilakukan oleh penderita Glaukoma adalah rutin periksa ke dokter mata. Dengan melakukan pemeriksaan secara rutin, pasien akan tahu perkembangan kesehatan atau kondisi matanya saat ini.
Utamanya saat mulai merasakan gejala Glaukoma, segera mungkin lakukan konsultasi dokter mata agar bisa segera ditangani tanpa operasi.ย
Baca juga:ย
– Operasi katarak gratis 2025
– Biaya pemeriksaan mata 2025
– Biaya Operasi katarak 2025
Pengobatan Glaukoma

Pengobatan Glaukoma bertujuan utama untuk mengendalikan dan menurunkan Tekanan Intraokular (TIO) agar kerusakan Saraf Optik tidak semakin parah. Perlu ditekankan bahwa glaukoma yang sudah merusak saraf optik tidak dapat disembuhkan total, namun progresifitasnya dapat dihentikan.
Tindakan pengobatan biasanya dilakukan secara bertahap, mulai dari yang paling non-invasif:
- Obat Tetes Mataย
- Terapi Laser
- Tindakan Operasi/Pembedahan
Bagi Anda yang perlu pengobatan terkait keluhan Glaukoma, Anda bisa melakukan pemeriksaan mata di RS & Klinik mata KMU terdekat. Jadi, ayo segera lakukan konsultasi segera dengan dokter mata di RS & Klinik mata KMU!











