Pernahkah Anda tiba-tiba merasakan pandangan mata menjadi kabur atau buram yang sesaat kemudian diikuti oleh rasa pusing atau sakit kepala? Meskipun sering dianggap sepele dan reda setelah beristirahat, kondisi penglihatan buram dan pusing yang terjadi secara berulang bisa jadi merupakan sinyal dari adanya gangguan kesehatan tertentu pada organ penglihatan Anda atau sistem tubuh lainnya.
Penyebab utama penglihatan buram dan pusing yang terjadi bersamaan adalah adanya kelainan refraksi mata yang belum dikoreksi, seperti mata minus (Miopi), mata plus (Hipermetropi), atau mata silinder (Astigmatisme).
Kondisi ini memaksa otot mata bekerja ekstra keras (akomodasi berlebih) untuk memfokuskan bayangan objek, sehingga memicu ketegangan saraf yang menjalar menjadi sakit kepala. Selain itu, gejala ini juga bisa disebabkan oleh mata lelah, Anemia, Hipotensi, hingga tekanan bola mata tinggi (Glaukoma).
Daftar Isi
Penyebab Penglihatan Buram dan Pusing

Apabila Anda mengalami penglihatan buram dan pusing, ada beberapa penyebab yang mendasari terjadinya kondisi tersebut. Berikut ini penyebab munculnya keluhan penglihatan buram dan pusing, antara lain:
1. Kelainan Refraksi (Mata Minus, Plus, atau Silinder)
Ketika Anda memiliki kelainan refraksi yang belum terdiagnosis atau jika Anda sudah memakai kacamata namun ukurannya sudah tidak sesuai lagi, maka mata akan dipaksa untuk terus berkontraksi guna memperjelas objek yang dilihat. Ketegangan otot mata (Astenopia) yang berlangsung terus-menerus ini secara otomatis akan mengirimkan sinyal nyeri ke otak, yang bermanifestasi sebagai rasa pusing di area dahi atau belakang mata.
2. Mata Lelah Digital (Digital Eye Strain)
Banyak dokter mata yang menjelaskan bahwa menatap layar komputer, laptop, atau smartphone selama berjam-jam tanpa jeda membuat frekuensi berkedip berkurang drastis. Akibatnya, mata menjadi kering, buram, dan otot-otot orbital menegang. Efek radiasi silau dari layar gawai juga mempercepat timbulnya rasa pusing atau migrain.
3. Akibat Stres dan Kecemasan Berlebih
Kondisi psikologis seperti stres kronis memicu pelepasan hormon adrenalin secara masif. Hormon ini menyebabkan pembuluh darah menyempit dan otot di sekitar mata menegang. Hal ini memicu gejala psikosomatis berupa pandangan yang mendadak kabur atau buram sementara yang disertai rasa melayang atau pusing.
4. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi) atau Anemia
Saat tubuh kekurangan sel darah merah atau mengalami penurunan tekanan darah secara mendadak (misalnya saat tiba-tiba berdiri dari posisi duduk), suplai oksigen dan darah menuju otak serta saraf mata akan berkurang sejenak. Efek instan yang dirasakan pasien adalah pandangan yang menggelap atau buram disertai pusing berputar.
5. Gejala Awal Glaukoma
Ini adalah kondisi medis yang wajib diwaspadai. Glaukoma terjadi akibat adanya peningkatan tekanan cairan di dalam bola mata yang berisiko merusak saraf optik. Salah satu gejala akut dari glaukoma sudut tertutup adalah pandangan yang buram secara mendadak, melihat lingkaran cahaya disekitar lampu, disertai nyeri mata hebat yang menjalar menjadi pusing kepala berat.
6. Cedera otak
Karena sejumlah aktivitas, otak mungkin saja mengalami cedera, mulai dari gegar otak ringan hingga hingga cedera otak traumatik. Penyebabnya macam-macam. Bisa kecelakaan saat olahraga, kecelakaan lalu lintas, terjatuh, dan sebagainya. Pada tingkat keparahan tertentu, cedera otak mungkin saja membuat penglihatan jadi buram dan perasaan pusing.
7. Stroke
Stroke berlangsung tatkala ada gangguan pada pasokan darah ke otak. Beberapa gejala yang dapat menjadi indikasi stroke yakni kesulitan berbicara, sakit kepala yang timbul secara tiba-tiba, mati rasa atau kelemahan pada salah satu sisi tubuh atau wajah. Gejala lain yaitu penglihatan buram dan pusing.
Baca juga:
– Katarak
– Operasi Katarak
– LASIK
Apakah penglihatan buram dan pusing juga bisa pertanda Mata Minus?

Keluhan penglihatan buram dan pusing sering kali menjadi indikasi kuat adanya kelainan refraksi yang belum dikoreksi. Hal ini ditegaskan oleh dr. Evy I. Apidian, Sp.M, Dokter Spesialis Mata yang berpraktik di RS & Klinik Mata KMU.
Menurut dr. Evy, apabila seseorang sering mengeluhkan pandangan buram yang dibarengi dengan nyeri kepala, ada kemungkinan pasien tersebut mengalami mata minus (Miopi) sekaligus kondisi mata silinder (Astigmatisme).
“Apabila terjadi kondisi seperti ini, maka diharapkan pasien bisa segera menggunakan ukuran kacamata yang sesuai agar otot mata tidak terus-menerus tegang,” jelas dr. Evy.
Beliau juga menambahkan bahwa dalam banyak kasus di lapangan, beberapa pasien sebenarnya sudah mengetahui bahwa mereka harus mengenakan kacamata, tetapi sering kali enggan memakainya.
“Dampaknya, kondisi penglihatan mereka justru akan bertambah buram. Jika sudah demikian, pasien wajib diperiksa ulang untuk memastikan apakah sudah ada perubahan ukuran lensa kacamata atau belum,” tambah dr. Evy.
Baca juga:
– Operasi katarak gratis 2026
– Biaya pemeriksaan mata 2026
– Biaya Operasi katarak 2026
Langkah Pertama Untuk Mengatasi Penglihatan Buram dan Pusing
Penanganan keluhan ini harus disesuaikan dengan akar penyebabnya. Berikut adalah beberapa langkah pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan secara mandiri:
- Terapkan Rumus 20-20-20: jika keluhan muncul saat bekerja di depan laptop, istirahatkan mata setiap 20 menit sekali dengan melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik untuk merilekskan otot mata.
- Lakukan Kompres Hangat: tempelkan kain hangat di atas kelopak mata yang tertutup selama 5-10 menit untuk melancarkan sirkulasi darah di sekitar area orbital dan meredakan ketegangan saraf.
- Penuhi Hidrasi dan Nutrisi: minum air putih minimal 2 liter sehari dan konsumsi makanan kaya zat besi jika pusing dipicu oleh kelelahan atau anemia.
- Hindari Mengucek Mata: mengucek mata saat pandangan kabur justru berisiko melukai lapisan kornea dan memperparah keluhan.
Baca juga:
– Kenali Gejala Herpes Mata & Dapatkan Pengobatan Segera
– Adakah Obat Katarak Selain Operasi? Ini Penjelasan Medisnya
– Penting! Ketahui 4 Gangguan Mata Karena Kolesterol Tinggi
Cara Tepat Memastikan Penyebab Gejala

Ada banyak faktor yang mendasari terjadinya keluhan penglihatan buram dan pusing, sehingga sebagai orang awam yang belum mengerti tentang kondisi mata tidak diperkenankan untuk menerka penyebabnya terjadinya keluhan tersebut. Untuk memastikan penyebab penglihatan buram yang disertai pusing Anda perlu melakukan pemeriksaan mata dan konsultasi dokter mata terlebih dahulu.
Di RS & Klinik Mata KMU, Anda dapat melakukan pemeriksaan sekaligus konsultasi dengan dokter spesialis mata mengenai keluhan mata yang sedang Anda alami. Pemeriksaan oleh dokter mata akan memberikan hasil diagnosa yang akurat sehingga penanganannya bisa tepat dan cepat.
Jadi, jangan ragu apabila untuk melakukan pemeriksaan mata dan konsultasi dokter mata apabila Anda mengalami keluhan pada kondisi penglihatan. Ayo segera lakukan pemeriksaan mata segera mungkin di RS & Klinik Mata KMU terdekat dari kota Anda!
Sumber: dr. Evy I Apidian Sp.M.
Saksikan video tentang kesehatan mata lainnya di bawah ini!











