Sakit mata karena las adalah masalah yang sering dialami oleh para Welder(tukang las) karena terpapar sinar ultraviolet dari proses pengelasan. Cahaya yang sangat terang ini tidak hanya mengganggu penglihatan sementara, tetapi juga berpotensi menyebabkan kerusakan serius pada mata jika tidak ditangani dengan tepat. Mulai dari iritasi ringan hingga gejala yang lebih parah, sakit mata karena las dapat mempengaruhi kenyamanan dan produktivitas. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas ciri-ciri, penyebab, serta langkah efektif untuk mengatasinya.
Daftar Isi
Ciri-Ciri Sakit Mata Karena Las

Mengenali sakit mata karena las sejak dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum yang sering dirasakan oleh penderita:
- Mata Merah dan Berair
Salah satu tanda awal adalah mata merah dan berair, menyerupai iritasi ringan namun berlangsung lebih lama dan terasa lebih intens.
- Perasaan Terbakar
Mata seringkali terasa seperti terbakar akibat paparan sinar las yang kuat. Sensasi ini dapat membuat mata sulit dibuka.
- Rasa Sakit pada Mata
Selain perih, rasa sakit dapat terasa di seluruh bola mata atau hanya pada area tertentu, membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu.
- Penglihatan Kabur
Sinar las yang kuat dapat menyebabkan penglihatan kabur sementara atau bahkan permanen jika kerusakan mata cukup parah.
- Sensitivitas terhadap Cahaya
Mata menjadi sangat sensitif terhadap cahaya terang, bahkan pencahayaan biasa dapat terasa menyakitkan.
- Sensasi Benda Asing
Beberapa penderita merasakan seperti ada benda asing di mata, menyebabkan mata terus berkedip atau terasa tidak nyaman.
- Mata Lelah
Paparan sinar las membuat mata terasa sangat lelah dan berat, meskipun telah beristirahat.
- Panas dan Gatal
Mata terasa panas dan gatal, seringkali memicu keinginan untuk menggosok mata, yang sebenarnya dapat memperburuk kondisi.
- Penglihatan Berbayang
Kerusakan pada lensa mata dapat menyebabkan penglihatan berbayang atau munculnya lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya.
- Mata Berkedut
Kelopak mata sering berkedut akibat otot-otot yang bekerja lebih aktif untuk melindungi mata dari iritasi.
- Nyeri Kepala
Nyeri kepala sering muncul, terutama di sekitar mata atau bagian belakang kepala, akibat paparan sinar las.
- Mata Kering
Meski mata sering berair, rasa kering tetap bisa dirasakan karena produksi air mata tidak seimbang dengan penguapan yang terjadi.
Mengenali ciri-ciri sakit mata karena las ini dapat membantu kalian mengambil langkah pencegahan atau perawatan lebih cepat agar kondisi tidak semakin parah.
Baca juga:
– Katarak
– LASIK
– Operasi Katarak Gratis 2025
Berapa Lama Sakit Mata Karena Las?

Durasi sakit mata karena las sangat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan dan respons tubuh terhadap perawatan. Untuk kasus ringan seperti iritasi pada permukaan mata, gejala biasanya mereda dalam 1-2 hari tanpa memerlukan intervensi medis. Namun, jika kerusakan terjadi pada Kornea atau bagian lebih dalam seperti Retina, waktu penyembuhan bisa lebih lama dan membutuhkan pengobatan khusus.
Jika gejala seperti mata merah, perih, atau penglihatan kabur berlangsung lebih dari dua hari, sebaiknya segera lakukan konsultasi dokter mata. Penanganan yang tepat sejak dini dapat mencegah komplikasi serius, termasuk risiko kerusakan permanen. Ingat, semakin cepat sakit mata karena las diobati, semakin besar kemungkinan untuk mempercepat proses pemulihan.
Selain itu, istirahat yang cukup dan menjaga mata tetap terhidrasi adalah langkah penting untuk mendukung penyembuhan. Hindari menggosok mata atau terpapar cahaya terang selama masa pemulihan untuk meminimalkan iritasi lebih lanjut. Jangan abaikan gejala yang terasa mengganggu, karena kesehatan mata adalah investasi jangka panjang.
Cara Mengatasi Sakit Mata Karena Las
Mengatasi sakit mata karena las memerlukan langkah-langkah yang tepat agar gejala dapat mereda dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan:
- Pertolongan Pertama
Segera jauhi sumber sinar las dan pindahkan diri ke tempat yang teduh. Basuh mata dengan air bersih yang mengalir selama minimal 15 menit untuk mengurangi iritasi. Hindari menggosok mata agar tidak memperparah kerusakan.
- Kompres Dingin
Gunakan kain bersih yang telah dibasahi air dingin untuk mengompres mata. Kompres dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan meredakan rasa sakit. Lakukan kompres secara berkala hingga mata terasa lebih nyaman.
- Gunakan Obat Tetes Mata
Obat tetes mata yang mengandung pelumas atau anti-inflamasi dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan akibat sakit mata karena las. Sebelum menggunakan obat tetes mata, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mata.
- Hindari Paparan Cahaya Terang
Kurangi paparan cahaya terang, termasuk sinar matahari langsung, selama masa pemulihan. Lindungi mata dengan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV agar mata tidak semakin teriritasi.
- Istirahatkan Mata
Berikan waktu istirahat yang cukup untuk mata. Hindari aktivitas yang terlalu melelahkan mata, seperti membaca, menonton televisi, atau menatap layar komputer dalam waktu lama.
- Konsultasi ke Dokter Mata
Jika gejala sakit mata karena las tidak kunjung membaik dalam beberapa hari atau bahkan memburuk, segera periksakan ke dokter mata. Dokter akan memberikan perawatan dan obat yang sesuai untuk kondisi kalian.
Dengan melakukan langkah-langkah di atas, kalian dapat mengurangi gejala dan mempercepat proses penyembuhan mata akibat paparan sinar las.
Baca juga:
– Operasi Katarak
– Minat Lasik? Ini List Dokter Lasik Yang Bisa Kamu Pilih
– Live Surgery di RS Mata KMU: Proses Operasi Bisa Dilihat Langsung oleh Keluarga
Cara Mencegah Agar Mata Tidak Sakit Karena Las

Mencegah sakit mata karena las adalah langkah penting untuk melindungi kesehatan mata, terutama bagi kalian yang bekerja di bidang pengelasan atau sering terpapar sinar ultraviolet. Dengan melakukan pencegahan yang tepat, resiko gangguan pada mata dapat diminimalkan. Berikut adalah beberapa cara yang efektif untuk mencegah sakit mata akibat las:
- Gunakan Kacamata Las yang Tepat
Pilih kacamata las dengan tingkat perlindungan sesuai intensitas cahaya yang dihasilkan. Pastikan kacamata memiliki fitur filter sinar UV untuk melindungi mata secara optimal.
- Kenakan Helm Las Pelindung
Selain kacamata, helm las adalah perlengkapan wajib saat mengelas. Helm ini memberikan perlindungan menyeluruh pada mata dan wajah, mengurangi paparan langsung sinar las.
- Hindari Melihat Langsung ke Sumber Cahaya Las
Jangan pernah melihat langsung ke sumber cahaya las, bahkan untuk waktu yang singkat. Cahaya tersebut sangat berbahaya bagi mata dan dapat menyebabkan iritasi hingga kerusakan serius.
- Gunakan Perlengkapan Pelindung Tambahan
Selain helm dan kacamata, gunakan sarung tangan, pakaian pelindung, dan pelindung wajah untuk melindungi diri dari percikan api dan sinar UV.
- Istirahatkan Mata Secara Teratur
Berikan waktu istirahat bagi mata, terutama setelah bekerja dalam waktu lama. Istirahat yang cukup membantu mata pulih dari paparan cahaya terang.
- Periksa Mata Secara Berkala
Lakukan pemeriksaan mata rutin untuk memastikan kesehatan mata tetap terjaga. Dokter mata dapat memberikan rekomendasi perawatan atau perlindungan tambahan jika diperlukan.
Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, Anda dapat bekerja dengan lebih aman dan mengurangi resiko sakit mata karena las. Perlindungan mata tidak hanya penting untuk kenyamanan saat bekerja, tetapi juga untuk menjaga kesehatan mata jangka panjang.
Tonton juga video menarik lainnya seputar edukasi kesehatan mata disini!










