Kelopak mata bengkak adalah masalah umum yang dapat dialami siapa saja. Namun, ketika bengkak disertai dengan rasa nyeri, kemerahan, dan gangguan penglihatan, kondisi ini bisa menjadi tanda dari infeksi serius yang disebut selulitis orbita. Selulitis orbita bukanlah infeksi biasa yang bisa sembuh dengan sendirinya, melainkan kondisi medis darurat yang memerlukan perhatian segera. Memahami penyebab kelopak mata bengkak, gejala, dan cara penanganan selulitis orbita sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.
Baca Juga :ย
Daftar Isi
Apa Itu Selulitis Orbita?
Selulitis orbita adalah infeksi bakteri yang serius yang menyerang jaringan rongga bola mata, termasuk kelopak mata, otot-otot yang menggerakkan mata, dan saraf optik. Hal ini tentunya akan menyebabkan kelopak mata bengkak.ย
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri staphylococcus aureus dan streptococcus. Kondisi ini tidak bisa dianggap remeh karena bisa menyebabkan komplikasi serius, termasuk kehilangan penglihatan.ย
Baca Juga :ย
3 Hal yang Harus Dihindari Saat Mata Kelilipan
Gejala Selulitis Orbita
Adapun beberapa gejala selulitis orbita, diantaranya :ย
- Kelopak mata bengkak merupakan gejala utama dari selulitis orbita ini. Pembengkakan ini biasanya terjadi di satu sisi wajah dan dapat menyebar hingga ke pipi dan dahi. Bengkak ini berbeda dengan bengkak akibat alergi atau iritasi karena disertai dengan rasa nyeri yang cukup intens.
- Mata terasa nyeri. Nyeri yang dirasakan tidak hanya terbatas pada kelopak mata tetapi juga bisa meluas ke area sekitar mata. Nyeri ini seringkali bertambah parah saat mata digerakkan atau ketika ditekan ringan.
- Keluar cairan dari mata atau hidung. Cairan ini bisa berupa nanah atau lendir yang mengindikasikan adanya infeksi yang lebih parah. Cairan yang keluar dari mata biasanya disertai dengan gejala lain seperti kemerahan dan pembengkakan. Cairan dari hidung bisa menjadi tanda bahwa infeksi telah menyebar dari sinus ke orbita.
- Terjadi penurunan reaksi pupil mata
- Pada kasus yang lebih parah, selulitis orbita dapat menyebabkan gangguan penglihatan, seperti penglihatan kabur atau penglihatan ganda, hingga kesulitan membuka mata. Ini terjadi karena tekanan pada saraf optik atau struktur lain di dalam orbita.
Faktor Penyebab Kelopak Mata Bengkak atau Selulitis Orbita
Kelopak mata bengkak dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah beberapa penyebab utama dari kondisi ini:
- Infeksi sinus terutama sinusitis ethmoidalis, adalah penyebab paling umum dari selulitis orbita. Infeksi pada sinus dapat menyebar ke rongga mata melalui dinding tulang tipis yang memisahkan sinus dari orbita.
- Trauma pada Mata atau Sekitarnya. Cedera pada mata atau daerah sekitarnya, seperti goresan atau luka yang terinfeksi, bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri untuk menyebabkan selulitis orbita.ย
- Sistem Kekebalan Tubuh yang Lemah. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, seperti penderita diabetes atau mereka yang menggunakan obat imunosupresan, lebih rentan terhadap infeksi, termasuk selulitis orbita.
- Penyebaran dari Infeksi Lain. Infeksi di bagian tubuh lain, seperti kulit atau saluran pernapasan atas, dapat menyebar ke orbita melalui aliran darah.
- Infeksi gigi atau abses gigi yang tidak diobati dapat menyebar ke jaringan di sekitar mata, menyebabkan selulitis orbita.
Baca Juga :ย
Waspada Infeksi Mata Saat Musim Hujan
Macam – Macam Pemeriksaan Selulitis Orbita
Untuk mendiagnosis selulitis orbita, berbagai pemeriksaan dapat dilakukan oleh dokter mata. Berikut adalah beberapa jenis pemeriksaan yang umum dilakukan:
- Tes darah dapat membantu mengidentifikasi tanda-tanda infeksi, seperti peningkatan jumlah sel darah putih. Tes ini juga bisa digunakan untuk mengukur tingkat peradangan dalam tubuh.
- Kultur Cairan Mata dan Hidung. Mengambil sampel cairan dari mata atau hidung dan mengirimkannya ke laboratorium untuk dikultur dapat membantu mengidentifikasi jenis bakteri yang menyebabkan infeksi. Ini penting untuk menentukan antibiotik yang paling efektif untuk mengobati infeksi.
- CT scan memberikan gambaran rinci tentang struktur di dalam dan sekitar mata, termasuk adanya abses atau pengumpulan cairan lainnya. Ini membantu dalam menilai tingkat penyebaran infeksi dan merencanakan penanganan lebih lanjut.
- Menggunakan MRI mata. MRI adalah alat diagnostik yang sangat sensitif untuk mendeteksi peradangan dan infeksi di jaringan lunak. MRI memberikan gambaran yang lebih jelas tentang jaringan lunak di sekitar mata dibandingkan dengan CT scan.
Cara Mencegah Selulitis Orbita
Mencegah selulitis orbita melibatkan beberapa langkah pencegahan umum yang dapat membantu mengurangi risiko infeksi. Menjaga kebersihan diri yang baik, seperti mencuci tangan secara teratur dan menjaga kebersihan wajah dan mata, dapat mengurangi risiko infeksi.ย
Menjaga kesehatan secara keseluruhan, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan cukup istirahat, dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mampu melawan infeksi. Selain itu, menghindari kontak dekat dengan orang yang menderita infeksi bakteri, terutama jika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dapat mengurangi resiko terinfeksi. Namun, yang tak kalah penting adalah segera lakukan konsultasi dengan dokter mata ketika gejala awal timbul.ย
Untuk informasi lainnya Anda bisa mengunjungi channel youtube kami dibawah ini ya https://youtu.be/rEfrM3_c5ew?si=770r-tsidEHPZAZLย












