Anak-anak memang umumnya bertingkah lebih aktif dibandingkan orang dewasa. Bahkan keteledoran saat bermain pun terkadang menimbulkan hal yang mencelakakan mereka. Cedera mata anak sangat mungkin terjadi tanpa saat mereka bermain. Cedera yang ditimbulkan terkadang berdampak serius pada mata anak. Itulah mengapa saat terjadi cedera mata pada anak, harus segera ada penindakan medis agar tidak berdampak serius.Â
Baca juga:
Daftar Isi
Apa Itu Cedera Mata pada Anak
Cedera mata pada anak merupakan salah satu bentuk kecelakaan tidak disengaja yang mengenai mata anak. Cedera ini sifatnya bisa ringan maupun berat. Salah satu contoh dari sobat KMU yang mengalami cedera mata anak adalah Kayla Fairus Salma.
Cedera yang dialami oleh Kayla ini bermula saat bermain bersama teman, lantas matanya tertusuk sedotan yang dipakai untuk minum. Memang awalnya mungkin hal ini dianggap sebagai cedera ringan. Namun jika tidak segera ditangani akan menyebabkan kemungkinan buruk yang bisa terjadi.
Gejala yang muncul saat Kayla mengalami cedera mata pada anak adalah rasa perih pada mata yang tidak kunjung sembuh. Selain itu mata merah juga dialami oleh Kayla. Dengan gejala seperti ini tentu saja membuat orang tua Kayla merasa sangat khawatir dan berujung dibawanya Kayla ke RS dan Klinik Mata KMU.

Baca juga:
Apa Penyebab Cedera Mata pada Anak
Penyebab cedera mata pada anak umumnya sangat bervariasi dan tidak bisa mengacu pada satu sebab saja. Beberapa contoh penyebab di bawah ini seringkali menjadi sebab terjadinya cedera pada anak:
- Benda Asing
Benda asing yang merupakan partikel kecil, biasanya sangat mudah masuk ke dalam mata. Contohnya seperti debu, pecahan kaca, serpihan kayu, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Saat benda asing ini masuk ke mata anak, anak akan merasa sangat tidak nyaman. Untuk itu benda asing harus segera dikeluarkan dari mata anak.
- Goresan pada Kornea
Selain masuknya benda asing, adanya goresan pada Kornea mata juga bisa masuk dalam kategori cedera mata pada anak. Salah satu contoh nyatanya adalah yang dialami oleh Kayla saat terkena ujung sedotan. Kornea Kayla kemungkinan tergores oleh ujung sedotan sehingga menimbulkan gejala perih dan mata merah.
Baca juga:
- Benturan Pada Benda Tumpul
Benturan juga sangat mungkin terjadi pada mata anak saat bermain atau beraktivitas lainnya, seperti tidak sengaja terbentur siku teman, terbentuk tembok saat bermain, terjatuh, dan lain sebagainya. Benturan ini mungkin bisa menyebabkan pendarahan di dalam mata atau memar.
- Terkena Paparan Bahan KimiaÂ
Paparan bahan Kimia sangat mungkin mengenai mata anak karena keteledoran saat bermain atau saat ada orang dewasa menggunakan bahan kimia di dekat anak-anak lantas secara tidak sengaja mengenai mata anak.
Contoh paparan bahan kimia adalah seperti terkena semprotan serangga, cairan pembersih lantai, cairan pembersih kamar mandi, hingga sabun dan shampoo yang ada di kamar mandi.
- Sering Mengucek Mata
Anak-anak lebih sering mengucek mata dibandingkan orang dewasa karena kesadaran kesehatan mata yang mungkin belum dipahami oleh anak-anak. Sering mengucek mata bisa menyebabkan adanya gorengan pada mata dan Iritasi.
Baca juga:
Ciri-Ciri Cedera Mata Anak yang Perlu Diwaspadai
Biasanya ciri-ciri terjadinya cedera mata anak tidak bisa dipastikan karena akan bergantung pada penyebab cedera itu sendiri. Namun sangat penting bagi orang tua untuk mengetahui ciri-ciri atau tanda mata anak terkena cedera. Hal ini karena terkadang orang tua tidak bisa bersama anak dalam 24 jam non-stop. Beberapa tanda terjadinya cedera mata pada anak adalah:
- Fotopobia atau terlalu sensitif terhadap cahaya, utamanya cahaya matahari.Â
- Ada perubahan bentuk pada pupil dan Iris.Â
- Terjadi Hifema atau perdarahan di dalam mata.Â
- Ada rasa perih pada mata yang selalu dikeluhkan
- Mata terlihat memerah dan tak kunjung mereda.Â
- Anak jadi sukar atau tidak mau membuka mata saat orang tua ingin memeriksa matanya.
- Ada Keluhan mata nyeri yang tak kunjung sembuh.Â
Jika sobat KMU melihat adanya salah satu tanda tersebut pada anak, maka waspada dan segera lakukan konsultasi dokter mata ke Klinik Mata KMU sebelum terlambat menjadi kelainan mata yang parah.
Baca juga:
Apa yang Harus Dilakukan Saat Mata Anak Cedera?

Tidak semua cedera mata yang dialami oleh anak, harus secara langsung atau spontan dibawa ke dokter. Hal ini karena ada beberapa cedera ringan pada anak yang umumnya bisa diatasi secara mandiri. Beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua saat terjadi cedera pada anak adalah:
- Tidak Perlu Panik
Hal pertama yang harus dilakukan oleh orang tua saat terjadi cedera mata pada anak adalah jangan panik. Kecantikan justru bisa menyebabkan penanganan maya anak tidak bisa dilakukan dengan benar. Selain itu anak juga akhirnya akan ikut merasa takut dan panik. Alhasil mata anak tidak bisa diatasi dengan tepat.
- Segera Analisa Penyebab
Selanjutnya, orang tua harus bertanya pada anak apa yang sebenarnya terjadi sehingga matanya mengalami cedera seperti yang ditunjukkan. Dengan mengetahui penyebab, maka cara untuk mengatasi cedera tersebut akan jauh lebih mudah dilakukan.
Namun jika kondisinya anak tidak mau atau tidak bisa mengatakan apa yang menjadi penyebabnya, maka lakukan pengecekan terhadap gejala-gejala yang dialami.
Baca juga: Pemeriksaan Mata Anak: Langkah Ibu Menjaga Penglihatan Si Kecil
- Temukan Keputusan Solusi
Seperti yang dikatakan di awal, cedera pada anak bisa bersifat ringan maupun berat. Jika kondisi cedera termasuk ringan dan masih bisa diatasi secara mandiri di rumah, maka orang tua perlu mencari obat yang bisa dibeli di Apotek dan mengatasinya secara mandiri. Contohnya saat mata anak kemasukan debu, maka cukup berikan obat tetes mata yang cocok untuk anak-anak.
Namun jika dirasa cedera yang dialami parah dan menimbulkan kecemasan, maka segera periksa ke dokter mata dan ambil tindakan yang sesuai dengan arahan dokter.
- Segera Periksa ke Dokter Mata
Ada beberapa kondisi cedera darurat yang terjadi pada mata anak. Contohnya jika terjadi perdarahan parah pada mata anak, maka tidak perlu menunggu apapun dan segera bawa anak ke dokter mata.
Selain itu untuk gejala-gejala cedera mata anak yang menimbulkan rasa khawatir karena tak kunjung sembuh, maka segera periksa ke dokter mata anak.
Baca juga: Aturan Emas! Berapa Durasi Screen Time yang Baik Bagi Mata?
Kapan Cedera Mata Anak Harus Dibawa Ke Dokter
Tidak semua jenis cedera anak harus dibawa ke dokter. Lantas kondisi seperti apa yang membuat orang tua harus segera membawa anak ke dokter mata?
Cedera pada mata anak Segera cari pertolongan medis jika anak mengalami nyeri hebat, perubahan atau penurunan penglihatan, tidak dapat membuka mata, perdarahan pada mata, perubahan bentuk pupil, mata terkena benda tajam atau bahan kimia, maupun keluhan yang tetap menetap setelah pertolongan pertama.
Beberapa gejala atau kondisi mata tersebut tidak boleh diabaikan dan harus segera dibawa ke dokter mata. Periksakan mata anak ke Klinik Mata KMU yang punya pelayanan super dan membuat sobat KMU merasa aman dan nyaman tanpa rasa takut, utamanya bagi anak-anak.
Tonton juga video menarik lainnya:











