Obat tetes mata tanpa resep apakah aman? pertanyaan ini sering kali muncul karena banyak orang yang bertujuan untuk membuat mata jadi bening kembali setelah memakai obat tetes mata. Hal ini perlu diwaspadai karena tidak semua obat tetes mata aman digunakan, kecuali dengan resep dokter.
Pasalnya masih banyak sekali obat tetes mata yang mengandung Steroid dan saat ini dijual belikan secara bebas di Apotek. Gejala mata merah dan perih, seringkali membuat penderita akhirnya memutuskan untuk membeli obat tetes mata tanpa resep dokter dan menggunakannya agar mata sembuh.
Daftar Isi
Apakah Obat Tetes Mata Boleh Digunakan Sembarangan?
Berkaca dari kasus yang dijelaskan di atas, alih-alih ingin menyembuhkan mata, obat mata justru bisa memicu bahaya pada mata Jika digunakan secara sembarangan tanpa resep dokter.
Obat tetes mata ada banyak sekali jenisnya dengan kegunaannya masing-masing. Untuk itu obat tetes mata tidak boleh digunakan secara sembarangan. Ada resiko besar dan berbahaya yang bisa terjadi pada mata jika menggunakannya secara sembarangan.
Jika memang gangguan mata yang dialami termasuk gangguan ringan yang bisa diatasi dengan tetes mata, maka pastikan untuk menggunakan obat tetes mata yang sudah terjamin aman dan ikuti aturan pakai yang tertera pada kemasan.
Baca juga:Â
Mata Minus
Mata Panda
Jenis Obat Tetes Mata dan Perbedaan Fungsinya

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, obat tetes mata ada banyak sekali jenisnya dan setiap jenisnya pasti punya fungsinya masing-masing. Agar tidak menggunakan obat tetes mata tanpa resep dokter secara sembarangan, yuk kenali dulu beberapa jenis obat tetes mata berikut ini beserta fungsinya:
- Obat Tetes Pelumas
Obat tetes mata pelumas ini juga sering dikenal dengan istilah obat tetes air mata buatan. Sebagaimana namanya, obat tetes mata ini punya fungsi atau kegunaan sebagai pelumas mata yang kondisinya kering dan mengalami penurunan produksi air mata alami.
Sejauh ini, obat tetes mata pelumas termasuk obat tetes mata yang aman digunakan dan sering dijual di Apotek. Meski begitu, tetap patuh aturan pakai dan jangan memakainya secara sembarangan atau berlebihan.
- Antibiotik
Antibiotik ini berbeda dengan obat antibiotik yang diminum dalam bentuk kapsul, melainkan dalam bentuk obat tetes mata. Umumnya obat tetes mata antibiotik ini digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri pada mata. Obat tetes mata antibiotik ini akan bekerja dengan membunuh bakteri yang menyebabkan infeksi pada mata.
Obat ini tergolong obat yang harus menggunakan resep dokter. Pasalnya jika menggunakan obat tetes mata antibiotik secara sembarangan tanpa resep dokter, akan ada resiko resistensi bakteri yang menyebabkan infeksi jadi tidak kunjung sembuh.
- Dekongestan
Dekongestan merupakan jenis obat tetes mata yang digunakan hanya dalam jangka waktu pendek. Obat ini berfungsi untuk mengatasi mata merah akibat pelebaran pembuluh darah karena iritasi ringan.
Obat ini sangat tidak dianjurkan untuk digunakan dalam waktu lama karena bisa menyebabkan iritasi kembali terjadi. Untuk itu sangat penting menggunakan resep dokter jika ingin menggunakan obat tetes mata ini.
Baca juga: Mata Buram Kenapa? Jangan Langsung Salahkan Mata Minus, Bisa Jadi Katarak
- Kortikostiroid
Selanjutnya ada obat tetes mata jenis Kortikostiroid. Obat tetes mata jenis ini tergolong obat tetes mata berat dengan resiko yang serius. Untuk itu penggunaannya benar-benar harus dengan resep dan pengawasan dokter.
Obat tetes mata Kortikostiroid bisa menimbulkan resiko terjadinya Katarak hingga Glaukoma. Umumnya obat tetes mata ini tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang panjang karena resikonya yang sangat serius.
- Antihistamin
Obat tetes mata Antihistamin merupakan jenis obat tetes mata untuk mengatasi masalah mata akibat alergi, contohnya seperti Konjungtivitis alergi.
- Antiglaukoma
sebagaimana namanya, obat tetes mata antiglaukoma digunakan untuk mengatasi tekanan bola mata. Cara kerja obat ini, yaitu menurunkan produksi cairan mata secara berlebihan agar tekanan bola mata menurun dan mengurangi resiko terjadinya kerusakan mata akibat tekanan yang terlalu tinggi.
Risiko Menggunakan Obat Tetes Mata Tanpa Pemeriksaan

Setiap obat tetes mata tentu harus digunakan sesuai dengan fungsinya. Penggunaan obat tetes mata tanpa resep dokter atau secara sembarangan, akan menimbulkan berbagai risiko yang merusak mata.
Pasalnya kandungan bahan pada obat tetes mata tidak melulu merupakan kandungan bahan ringan. Banyak dari obat tetes mata ini yang mengandung bahan-bahan berat dan menimbulkan efek yang berat juga bagi mata.
Jika digunakan secara sembarangan, obat tetes mata bisa menyebabkan tekanan tinggi pada mata yang pada akhirnya menyebabkan Glaukoma. Selain menyebabkan Glaukoma, obat tetes mata ini juga beresiko menyebabkan Katarak.
Jika terjadi Glaukoma karena menggunakan obat tetes mata sembarangan, hal ini bisa memicu kebutaan permanen. Kabar buruknya, belum ada cara atau pengobatan untuk menyembuhkan Glaukoma secara total. Hal ini berbeda dengan Katarak yang bisa diatasi dengan cara operasi Katarak.
Baca juga:Â
Operasi Katarak Gratis
Katarak Lensa PremiumÂ
Mengapa Mata Merah Tidak Selalu Membutuhkan Obat Tetes?
Kebanyakan orang berfikir bahwa mata merah bisa diatasi dengan obat tetes mata. Pendapat ini tidak sepenuhnya salah karena umumnya mata merah disebabkan karena kondisi kering yang mana butuh obat tetes mata. Namun gejala mata merah tidak secara pasti dikarenakan kondisi mata kering.
Gejala mata merah bisa jadi merupakan tanda terjadinya masalah serius pada mata. Jika terjadi kondisi serius, maka tentu saja penggunaan obat tetes mata saja tidak cukup untuk mengatasinya.
Biasanya mata merah yang tergolong kondisi serius adalah mata merah yang disertai rasa nyeri dan kemerahannya tidak kunjung sembuh. Itulah mengapa saat terjadi mata merah, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter mata untuk memastikan kondisi mata tersebut.
Alih-alih ingin mengatasi mata merah, mata justru bisa terkena efek samping dari komposisi obat tetes mata yang sifatnya berat dan bahaya.
Baca juga: Terapi Mata Minus Anak
Cara Menggunakan Obat Tetes Mata Dengan Benar
Selain harus dengan resep dokter, cara penggunaan obat tetes mata juga harus dilakukan dengan benar agar tidak muncul risiko yang lebih buruk lagi. Ikuti beberapa cara berikut dalam menggunakan obat tetes mata secara baik dan benar:
- Selain pastikan untuk mencuci tangan dengan sabun sebelum menyentuh mata untuk mulai memakai obat tetes.
- Gunakan obat tetes mata sesuai dengan keluhan.
- Pastikan obat tetes mata aman digunakan, baik dengan resep dokter atau mengikuti aturan pakai pada kemasan obat.
- Dongakkan kepala dan tarik kelopak bawah mata.
- Teteskan obat sesuai dengan dosis yang benar.
- Jika obat sudah masuk, kedip-kedipkan mata dan pejamkan mata setidaknya hingga 2 menit untuk membuat obatnya bekerja secara maksimal.
Baca juga: 8 Ciri Obat Cair Kadaluarsa yang Harus Anda Waspadai
Konsultasikan Keluhan Mata Sebelum Memilih Obat Tetes
Pemilihan obat tetes mata secara sembarangan bisa menyebabkan berbagai risiko bahaya bagi mata. Jika terjadi keluhan pada kata dengan berbagai gejala tertentu, pastikan untuk segera konsultasi dokter mata terlebih dulu agar bisa diketahui apa penyebab dan diagnosa sakit mata yang dialami.
Dengan begitu obat tetes mata yang diberikan juga akan sesuai dengan keluhan. Menggunakan obat tetes mata sesuai resep dokter akan membantu mengatasi keluhan mata tanpa efek samping yang berbahaya. Pastikan juga untuk rutin periksa mata setidaknya 6 bulan sekali untuk memastikan kondisi mata tetap sehat dan mencegah risiko penyakit mata berbahaya meski tanpa gejala.
Tonton video kesehatan mata di channel KMU:











