Retina mata merupakan salah satu bagian sangat penting pada mata. Untuk itu Retina perlu dijaga dari risiko bahaya penyakit mata, salah satunya dengan cara melakukan pemeriksaan Retina secara rutin. RS dan Klinik Mata KMU Lamongan saat ini menyediakan pemeriksaan Retina tanpa sentuh yang tentunya sudah menggunakan teknologi canggih.
Dengan adanya pemeriksaan Retina tanpa sentuh ini diharapkan sobat KMU yang masih merasa takut untuk melakukan pemeriksaan mata, kini jadi lebih berani dan bisa melakukan pemeriksaan secara rutin sebagai tindakan preventif penyakit mata berbahaya.
Baca juga:
Lasik
Mata Minus
Daftar Isi
Mengapa Kondisi Retina Perlu Diperiksa?
Sebagaimana yang dikatakan sebelumnya, Retina menjadi salah satu bagian penting pada mata. Kondisi Retina harus dijaga dengan baik. Pemeriksaan Retina dibutuhkan untuk menjaga dari adanya risiko penyakit mata. Untuk lebih detailnya, berikut ini alasan mengapa kondisi Retina perlu diperiksa:
- Deteksi Penyakit Retina
Seringkali beberapa penyakit Retina tertentu yang tidak menampakkan gejala signifikan di awal sehingga membuat penderitanya tidak menyadari penyakit Retina tersebut. Risiko bahaya karena Retina yang terlanjur parah karena tidak disadari bahkan bisa membuat penderitanya kehilangan fungsi penglihatan.
- Mencegah Risiko Kebutaan
Masih berkaitan dengan alasan pertama, pemeriksaan Retina juga penting untuk mencegah adanya risiko kebutaan akibat penyakit Retina yang sudah semakin parah. Dengan pemeriksaan Retina di awal, maka penanganan penyakit Retina bisa dilakukan lebih mudah dan minim risiko kebutaan.
- Pemantauan Penyakit Kronis
Biasanya pengidap penyakit Diabetes dan Hipertensi sangat rawan terkena gangguan Retina mata. Pengidap penyakit kronis ini membutuhkan pemantauan terhadap pergerakan pembuluh darah.
- Menemukan Penyakit Berbahaya Lainnya
Selain penyakit Retina itu sendiri, pemeriksaan Retina berguna untuk mendeteksi adanya penyakit berbahaya lainnya yang juga bisa menyebabkan kebutaan, seperti contohnya Katarak dan Glaukoma.
Baca juga:Â
Operasi Katarak
Operasi Katarak Gratis
Apa Itu Pemeriksaan Retina Tanpa Sentuh Mata?

Seiring canggihnya teknologi, saat ini pemeriksaan Retina mata bisa dilakukan tanpa dokter harus menyentuh area bola mata secara langsung. Istilah ini bisa juga disebut dengan CT Scan khusus mata.
Dalam dunia medis, pemeriksaan Retina tanpa sentuh mata disebut dengan OCT. Teknologi canggih ini bekerja secara detail dalam melakukan pemeriksaan Retina dengan cara memotret lapisan Retina hingga satuan mikrometer. Sehingga tidak perlu adanya sentuhan tangan dokter lagi untuk melihat kondisi Retina mata pasien.
Pemeriksaan ini aman karena tidak menggunakan radiasi karena hanya mengandalkan satu titik cahaya yang harus dilihat oleh pasien melalui alat OCT. Selain itu, proses pemeriksaan bisa dilakukan jauh lebih cepat dengan hasil yang lebih akurat.
Baca juga:Â
Mata Panda
Mata Merah
Bagaimana Proses Pemeriksaan Retina Dilakukan?
Pemeriksaan Retina dengan teknologi OCT memiliki beberapa tahapan proses. Berikut ini tahapan proses pemeriksaannya:
- Mula-mula dokter akan memberikan obat tetes mata khusus untuk melebarkan pupil mata agar pemeriksaan Retina tanpa sentuh ini bisa dilakukan dengan mudah.
- Selanjutnya sobat KMU akan diminta untuk meletakkan kepala pada penyangga kepala yang ada pada alat OCT. Hal ini dilakukan agar kepala tetap pada posisi stabil dan memudahkan proses pemeriksaan.
- Pemeriksaan dilakukan dengan alat sejenis oftalmoskop untuk memotret serta menganalisis kondisi Retina.
- Hasil potret Retina dipindai oleh alat dan hasil kondisi Retina bisa diketahui.
Secara umum proses pemeriksaan Retina tanpa sentuh dengan OCT ini terbilang sangat cepat dan hasilnya juga akurat. Tidak ada rasa sakit sama sekali sehingga sobat KMU tidak perlu khawatir.
Baca juga: Klinik Mata Gresik: Layanan Lengkap Untuk Menjaga Kesehatan Mata Anda
Gangguan Mata yang Dapat Dideteksi Melalui Pemeriksaan Retina

Tujuan utama dilakukan pemeriksaan Retina ini adalah untuk mengetahui kondisi Retina dan mendeteksi adanya gangguan mata pada Retina. Ada beberapa penyakit mata yang bisa dideteksi dengan pemeriksaan Retina tanpa sentuh ini, yaitu:
- Retinopati Diabetik
Retinopati Diabetik biasanya dialami oleh penderita Diabetes. Hal ini karena Retinopati Diabetik terjadi akibat kadar gula darah tinggi yang merusak bagian pembuluh darah yang ada pada Retina mata.
Seringkali Retinopati Diabetik tidak menimbulkan gejala signifikan di awak sehingga tidak disadari oleh penderitanya. Orang yang mengalami gangguan mata ini akan mengalami penglihatan kabur seperti gejala Miopi.
Selain itu biasanya penderita juga akan mengalami penglihatan floaters atau munculnya bintik hitam saat melihat objek.
- Degenerasi Makula
Pemeriksaan Retina tanpa sentuh juga bisa mendeteksi adanya kerusakan pada makula yang biasa disebut dengan Degenerasi Makula. Makula sendiri adalah bagian kecil yang ada pada Retina dan berfungsi mengatur penglihatan sentral serta ketajaman penglihatan. Tentunya Makula punya peran yang sangat penting pada penglihatan mata.
Gejala Degenerasi Makula memiliki kemiripan dengan gejala Katarak, yaitu penglihatan menjadi buram dan berbayang. Hanya saja pada Katarak penglihatan buram seperti ada kabut pada lensa.
Degenerasi Makula sendiri ada dua tipe, yaitu kering dan basah. Kedua jenisnya ini akan bisa dideteksi dengan alat OCT atau pemeriksaan Retina tanpa sentuh.
- Gangguan Saraf Mata
Saraf Mata menghubungkan antara otak dan Retina pada jalur penghubung tertentu sebagai pengiriman sinyal visual. Jika terjadi kerusakan pada jalur penghubung ini, maka penglihatan bisa terganggu bahkan bisa juga menyebabkan kebutaan permanen.
Gangguan saraf mata yang bisa dideteksi dengan OCT juga ada banyak jenisnya, salah satu contohnya adalah Glaukoma.
Baca juga:Â
Katarak Lensa PremiumÂ
Terapi Mata Minus Anak
Siapa yang Disarankan Menjalani Pemeriksaan Retina?
Memang pada dasarnya pemeriksaan kesehatan mata itu penting untuk semua usia. Namun ada beberapa kondisi mata seseorang yang menjadikannya termasuk kategori disarankan melakukan pemeriksaan Retina. Diantara kategori yang disarankan tersebut adalah:
- Penderita Diabetes
- Lansia dengan usia lebih dari 40 tahun
- Pasien Hipertensi
- Pasien dengan riwayat keluarga yang punya gangguan penglihatan
- Bayi prematur
Selain kategori di atas jika sobat KMU mengalami gejala penurunan penglihatan, maka sebaiknya segera konsultasi dokter mata dan melakukan pemeriksaan Retina agar lekas diketahui diagnosanya.
Baca juga: Kolesterol Tinggi Tidak Hanya Berbahaya Untuk Jantung, Mata Juga Bisa Terdampak
Layanan Pemeriksaan Retina di RS Mata KMU Lamongan
RS dan Klinik Mata KMU Lamongan menjadi salah satu Klinik Mata yang sudah menyediakan pemeriksaan Retina tanpa sentuh menggunakan alat OCT. Layanan ini menjadi salah satu layanan unggulan yang disediakan untuk semua sobat KMU Lamongan.
Pemeriksaan Retina menggunakan OCT dilakukan oleh dokter mata profesional yang memberikan jaminan hasil akurat dan penanganan gangguan Retina terbaik. Tidak perlu menunggu lama karena pelayanan ini dilakukan dengan kurun waktu yang cepat dan tepat.
Yuk segera periksa Retina mata untuk mencegah terjadinya risiko bahaya gangguan kesehatan Retina. Pemeriksa aman dan nyaman, kesehatan Retina juga jadi teratasi dengan baik.
Tonton juga video edukasi pemeriksaan mata lainnya di channel KMU:











