Mata Buram Kenapa? Jangan Langsung Salahkan Mata Minus, Bisa Jadi Katarak

Ditinjau oleh

RS & Klinik Mata KMU

Terakhir diperbaharui pada

10 August 2026

Bagikan

mata buram kenapa

Ada banyak jenis gejala gangguan kesehatan mata, salah satunya adalah gejala mata buram. Lantas mata buram kenapa? dan apakah berbahaya? 

Gejala mata buram seringkali dianggap sepele bagi sebagian orang. Padahal gejala ini bisa menjadi tanda bahaya karena merupakan salah satu gejala gangguan mata berat. Banyak orang mengaitkan gejala mata buram dengan gangguan Refraksi seperti Miopi atau Hipermetropi hingga Silinder. 

Mata Buram Tidak Selalu Karena Mata Minus Bertambah

Seperti yang disebutkan di atas, masih banyak orang menganggap bahwa gejala mata buram ini berkaitan dengan mata minus atau plus hingga Silinder. Padahal gejala mata buram tidak selalu berkaitan dengan gangguan Refraksi. 

Memang benar bahwa salah satu gejala gangguan Refraksi ini adalah pandangan mata menjadi buram atau tidak jelas saat melihat objek pada jarak tertentu. Namun kondisi mata buram bukan satu-satunya gejala yang dimiliki oleh penderita kelainan Refraksi. Lantas, mata buram kenapa?

Gejala mata buram bisa jadi disebabkan oleh kondisi gangguan kesehatan mata lainnya, seperti Katarak. Jika sudah didiagnosa Katarak, maka gejala mata buram ini tidak boleh dibiarkan begitu saja. Harus ada penanganan lebih lanjut agar tidak timbul gejala yang lebih parah dan berakibat fatal seperti kebutaan. 

Baca juga: Operasi Katarak Gratis

Katarak, Salah Satu Penyebab Mata Buram yang Sering Tidak Disadari

Gejala Katarak sebenarnya ada beraneka ragam, mulai dari mata yang terlalu sensitif terhadap cahaya, pusing berlebihan, hingga penglihatan buram karena tertutup kabut Katarak. 

Seringkali beberapa gejala ini kemunculannya tidak secara bersamaan, melainkan bergantian. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak penderita Katarak yang tidak menyadari gejala Katarak itu sendiri hingga kondisi Kataraknya menjadi tingkat berat. 

Baca juga: Mata Merah

Gejala mata buram menjadi salah satu gejala Katarak yang paling sering tidak disadari penderitanya bahwa itu adalah gejala Katarak. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, masih banyak penderita gejala mata buram yang beranggapan bahwa gejala tersebut tidak lain adalah gejala mata minus atau plus. 

Bahkan bagi penderita mata minus sendiri saat mengalami gejala mata buram, banyak yang mengira bahwa itu adalah gejala bertambahnya tingkat minus. 

Itulah mengapa konsultasi dokter mata menjadi hal yang sangat penting saat merasakan gejala penglihatan buram. Sehingga gejala ini tidak hanya berhenti pada pertanyaan mata buram kenapa? Namun ada diagnosa dan solusi untuk mengatasinya. 

Baca juga: Lasik

3 Tanda Katarak yang Perlu Diwaspadai 

Setiap gangguan kesehatan mata pasti memiliki gejala-gejala tertentu, termasuk Katarak. Sayangnya banyak penderita Katarak dini yang tidak menyadari tanda Katarak, sehingga kondisi mata Katarak menjadi berat dan terjadi kebutaan. 

Untuk menghindari resiko kebutaan karena Katarak, sobat KMU perlu tahu apa saja tanda Katarak yang sangat penting untuk diwaspadai. Berikut adalah 3 tanda paling sering muncul pada penderita Katarak yang harus diwaspadai: 

  1. Mata Berkabut

Tanda atau gejala pertama yang paling sering dan paling umum dialami oleh penderita Katarak adalah mata atau pandangan berkabut. Katarak sendiri disebabkan oleh menggumpalnya protein lensa yang mana faktor umumnya adalah usia yang sudah menua. 

Penggumpalan ini akan menutup lensa dan besarnya gumpalan akan membesar seiring berjalannya waktu, hingga muncul resiko kebutaan. Hal inilah yang membuat penderitanya merasakan tanda mata berkabut. 

Baca juga: Terapi Mata Minus Anak

  1. Penglihatan Silau

Penderita Katarak juga seringkali mengalami tanda penglihatan silau. Mata yang merasa silau terhadap cahaya, memang wajar. Namun pada penderita Katarak rasa silau ini bisa terlalu berlebihan, bahkan pada cahaya lampu biasa. 

Penglihatan yang silau ini bahkan lebih parah saat malam hari. Maka jika sobat KMU mengalami tanda ini, pastikan untuk segera konsultasi dokter mata

  1. Sering Ganti Kacamata Karena Ukuran Tidak Pas

Mata Katarak jelas berbeda dengan mata minus. Banyak orang yang masih mengira bahwa tanda mata buram yang dialaminya adalah tanda dari mata minus. Mata minus sendiri memang bisa diatasi dengan menggunakan kacamata. Lalu jika begitu, mata buram kenapa?

Penggantian kacamata pada penderita Miopi umumnya tidak sering terjadi, kecuali jika ada penambahan minus. Jika sobat KMU merasa sangat sering berganti kacamata karena merasa ukuran lensa tidak cocok pada mata serta penglihatan masih buram, maka waspada hal tersebut bisa jadi merupakan tanda Katarak yang harus segera ditangani. 

Baca juga: Katarak Lensa Premium 

Kapan Harus Memeriksakan Mata ke Dokter Spesialis Mata?

Katarak bukan sekedar gangguan kesehatan mata biasa seperti halnya mata panda yang bisa dihilangkan dengan serangkaian cara alami. Katarak bisa berkembang menjadi penyakit mata berat yang bahkan bisa menyebabkan kebutaan. 

Katarak hanya bisa diatasi dengan jalan operasi Katarak. Itulah mengapa sobat KMU sangat disarankan untuk segera periksa ke dokter mata jika sudah mengalami 3 gejala atau tanda Katarak paling umum, sebagaimana yang sudah dijelaskan di atas. 

Jangan menunggu hingga muncul gejala dan pertanyaan mata buram kenapa? segeralah memeriksakan mata ke dokter mata jika sudah ada tanda-tanda kondisi mata yang dirasa tidak nyaman. Sebagai langkah pencegahan, sobat KMU juga bisa melakukan pemeriksaan mata secara rutin meski belum muncul tanda atau gejala apapun. Pemeriksaan rutin pada mata sangat disarankan, setidaknya 6 bulan sekali. 

Atur Jadwal Konsultasi dan Bebaskan Keluhan Mata

sumber: dr. Edwin Damar Prabowo, Sp.M 

Tonton juga video kesehatan mata di channel KMU:

Lokasi kami

Klinik Mata KMU Madura
Ruko Khayangan, Jl. Halim Perdana Kusuma, Manggisan, Burneh, Kec. Bangkalan, Madura, Jawa Timur 69121
Klinik Mata KMU Trenggalek
Jl. Pahlawan Raya, Sukobanteng, Karangsoko, Trenggalek, Jawa Timur 66318
Ruang Edukasi
Jl. Perum Pondok Mutiara No. L 12, Banjarbendo, Sidoarjo, Jawa Timur 61213, Indonesia
Patient-Counseling
Ruko Permata, Kav. 34, 35, 37, Sidokumpul, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62212, Indonesia
Klinik Mata KMU Gresik
Jl. Sumatra No.27F, Kebomas, Gresik, Jawa Timur 61121, Indonesia
RS Mata KMU
Jl. Raya No.181, Wahyu, Plosowahyu, Kec. Lamongan, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur 62218