Beraktifitas dalam kondisi mata yang mengalami gangguan memang sangatlah mengganggu. Salah satu contohnya adalah ketika penglihatan berkabut. Umumnya penglihatan yang mengalami gangguan berkabut adalah salah satu gejala yang dialami oleh penderita Katarak.
Katarak sendiri masuk dalam golongan permasalahan mata yang cukup berat. Pasalnya gangguan mata ini bisa membuat penderitanya mengalami kebutaan jika tidak segera ditangani.
Daftar Isi
Ingin Bebas Katarak Untuk Jaga Produktivitas
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Katarak bisa menjadi permasalahan serius yang membuat penderitanya mengalami kebutaan. Meski begitu penyakit mata ini masih bisa disembuhkan, dan satu-satunya cara menyembuhkan secara total adalah dengan operasi Katarak.

Hal tersebut bisa berkaca dari kasus yang dialami oleh Pak Alwi Burhanuddin. Pak Alwi sendiri merupakan salah satu pasien di RS dan Klinik Mata KMU yang sempat Mengalami gangguan penglihatan berkabut. Pak Alwi merupakan salah satu anggota DPR Trenggalek yang bekerja di Komisi Satu.
Kisah yang dialami Pak Alwi bermula 8 bulan yang lalu saat beliau mulai merasakan adanya benjolan yang mengganjal di bagian luar mata dan terdapat luka pada bagian tersebut.
Baca juga: Operasi Katarak Gratis di RS dan Klinik Mata KMU
Operasi Katarak Teknologi Terbaru di Sidoarjo
Pasca Operasi Katarak Premium: Pak Hari Rasakan Penglihatan Baru
Saat menyadari adanya luka tersebut Pak Alwi merasakan gejala penglihatan berkabut. Beliau berpikir bahwa penglihatan yang berkabut tersebut adalah akibat dari adanya luka benjolan yang ada di bagian luar mata.
Namun seiring berjalannya waktu saat luka tersebut sudah sembuh, penglihatan berkabut yang dialami oleh Pak Alwi tak kunjung membaik. Pada akhirnya beliau memutuskan untuk periksa dan konsultasi dokter mata ke RS dan Klinik Mata KMU.
Saat melakukan pemeriksaan tersebutlah pada akhirnya Pak Alwi didiagnosa mengalami gangguan mata Katarak. Dengan mengetahui resiko Katarak yang bisa mengganggu aktifitas Pak Alwi ingin penglihatannya kembali normal agar bisa menjaga produktivitasnya sehari-hari, apalagi beliau adalah seorang anggota DPR.
Tindakan Pengobatan Yang Diambil
Setelah mengetahui diagnosa penyakit yang dialami Pak Alwi, beliau tidak mau membiarkannya begitu saja. Pak Alwi lantas mengikuti arahan pihak RS dan Klinik Mata KMU untuk melakukan pengobatan dengan jalan operasi Katarak.
Awalnya beliau merasa deg-deg an karena sebelumnya belum pernah melakukan tindakan operasi seperti ini. Namun saat dijalani ternyata proses operasi tidak meninggalkan rasa sakit sama sekali berkat teknik operasi yang dilakukan oleh pihak medis dengan sangat baik.
Baca juga: Cegah Kebutaan, Ini Dia Perbedaan Katarak dan Glaukoma
Operasi Katarak Gagal Ditandai Mata Buram, Apakah Benar?
Selain itu tindakan operasi yang dilakukan oleh tim RS dan Klinik Mata KMU juga tidak memakan waktu yang lama dengan pelayanan yang sangat nyaman. Kini mata Pak Alwi kembali normal kembali dan bisa beraktifitas seperti sedia kala.

Percayakan Penanganan Katarak di RS dan Klinik Mata KMU
Dari perjalanan pengobatan Pak Alwi yang mengalami gejala penglihatan berkabut, beliau berpesan pada semua masyarakat agar segera periksa ke dokter mata dan mengambil tindakan pengobatan jika sudah mulai merasakan gejala yang tidak normal pada penglihatannya.
RS dan Klinik Mata KMU bisa menjadi pilihan utama dan terbaik untuk mengambil tindakan pengobatan bagi permasalahan mata. Apalagi saat ini sudah banyak dibuka berbagai cabang Klinik Mata KMU di beberapa kota yang ada di Indonesia.
Dokter spesialis mata dan fasilitas yang disediakan juga tentunya sudah sangat berkualitas. Selain melayani tindakan operasi mata Katarak, RS dan Klinik Mata KMU juga melayani tindakan koreksi mata Lasik yang bisa dipilih untuk mengatasi gangguan refraksi serta layanan tindakan gangguan penglihatan lainnya.
Jadi jangan tunggu sampai gejala parah, segera lakukan pemeriksaan dan pengobatan permasalahan mata di RS dan Klinik Mata KMU terdekat di kota mu ya.
Sumber: Pak Alwi (Pasien RS dan Klinik Mata KMU)
Simak juga informasi lainnya terkait layanan di RS dan Klinik Mata KMU seperti video di bawah ini:











